love village girls

love village girls
seharian penuh



****mereka berdua bercumbu terlalu lama


hingga jungwoo sambil ngos ngosan membuka baju hyuji dan celana hyuji yang tersisa hanya bra dan cd saja,hyuji membantu jungwoo untuk membuka kaos dan celananya.


jungwok berbisik di telinga hyuji


"janganlah terlalu agresif"cium jungwoo di pipinya


yah memang kali ini hyuji sangat membara nafasnya seperti memburu dia tidak sabaran ketika ******* bibir jungwoo tangannya juga mulai lihai meraba woo kecil dan itu membuat jungwoo sangat panas akan wanita itu


jungwoo melanjutkan ciumannya mulai dari pipi leher dada dan lama dipayudara


jungwoo ******* sangat pelan karena dia takut hal seperti waktu itu akan terjadi sementara hyuji sudah melingkar tanganya di leher jungwoo dan sesekali mendesah


"aaaahhh tuuuaann"sambil memejamkan matanya


entah karena itu sakit atau memang keenakan.


"jangan panggil aku tuan sayang"bisik jungwoo yang membuat hyuji semakin bergairah


jungwoo mencium perut hyuji lanjut kebawah,dan dia bertanya dulu pada hyuji


"apakah sudah tidak sakit?"


hyuji hanya menggelengkan kepalanya


jungwoo kemudian memaikan lidahnya di area itu belum apa apa hyuji sudah kebelet


"aaauuu aku mau pipiiisss tuuaann"


jungwoo yang tak karuan melekatkan woo kecil di area hyuji


"pipislah sayang ayoo pipissss"mencumbu bibir hyuji dan setelah hyuji mengeluarkan cairannya woo kecil langsung beraksi karena sudah pernah dimasuki jadi lubang hyuji sudah tidak terlalu sulit bagi woo kecil dengan satu dua goyang woo kecil yang lolos


jungwoo memeluk hyuji dengan erat.


"ini mungkin akan sakit,tapi tahanlah nanti kau akan menikmati" dan ternyata benar setalah jungwoo menggoyang sedikit hyuji sudah merasakan perih tapi dia menahannya jungwoo yang melihat hyuji kesakitan ******* bibir hyuji agar tidak terlalu sakit lama kelamaan hyuji mulai menikmatinya


mereka melakukan itu sepanjang hari sampai hyuji terkulai tak berdaya jungwoo menyudahi permainannya karena memang dia sudah kehabisan tenaga,


jungwoo berakhir dengan memeluk hyuji mencium keningnya dan mereka tertidur sampai malam.


saat itu yang lebih dulu bangun adalah jungwoo dia melihat hyuji tertidur seperti kecapean.


dia mengambil ponselnya


"halo binsen,pesankan tempat untuk 2 orang di restaurant ayah"


"baik tuan"


jungwoo tidak tega membangunkan hyuji tapi karena kasian hyuji belum makan seharian jadi terpaksa ia bangunkan


"sayang ayo bangun,kita makan dulu"


hyuji masih belum bangun jadi jungwoo mencium bibirnya lalu berbisik


"kamu beneran akan hamil jika tidak bangun"


"buka pintunya aku mau pipis"seru jungwoo pada hyuji


"tapi aku sedang mandi"


"buka atau aku akan mendobraknya"


"baiklah tapi ambilkan handuk dulu aku lupa membawanya"


jungwoo mengiyakan tanpa mengambil handuknya


durakkkk!!! pintu dibuka seketika jungwoo langsung memeluk hyuji yang tidak memakai apa apa itu


"berbaliklah dan tutup matamu"pinta jungwoo dan langsung pipis


setelah selesai ia mengangkat hyuji ke bak mandi menaruh busa dan membersihkan pundak hyuji.


hyuji yang tersenyum karena perlakuan manis jungwoo padanya


setelah mandi mereka ganti baju dan langsung menuju restaurant pesanannya.


"kita mau kemana?"tanya hyuji menatap jungwoo


dan seperti biasa sikap jungwoo berubah berbanding terbalik dari sebelumnya


muka datarnya dan pendiamnya muncul lagi


"tuan kita mau ke mana? "tanya hyuji lagi


"aku sudah bilang jangan panggil aku tuan"dingin jungwoo menjawabnya dengan nada membentak


begitulah jungwoo dimana beda situasi beda sikap....


hyuji terdiam karena bentakan jungwoo


tak lama kemudian mereka sampai


dan waaalaaahhh sebuah suasana yang tenang, romantis alunan musik yang lembut dijiwa hyuji yang melihat semua itu langsung terpukau dan mengikatkannya pada orang tua didesa,bagaimana ia dari kecil sampai dewasa dibesarkan dengan baik,walau dia tak sekolah tapi orang tuanya tetap mengajarkan bagaimana ia harus bersikap baik di depan orang,cara menghormati,sopan santun walau kadang ia tidak tahu malu saaat berada doli keramaian.


"duduk"pintah jungwoo jutek


"tuan yang lain pada kemana?" tanya hyuji melihat jungwoo dan itu membuat jungwoo melolot melihatnya karena jungwoo sudah banyak mengingatkan bahwa jangan panggil dia tuan.


"kemari"panggil jungwoo pada hyuji


hyuji berdiri dan mendekat jungwoo dan plakk hyuji mendapat tamparan lagi dari jungwoo.


"sudah kubilang jangan panggil aku tuan,apa kamu tidak mengerti bahasa? sudah *******,bodoh lagi,dasar sampah."sentak jungwoo dan memalingkan wajahnya.


hyuji yang mendengar kata kata itu sudah tidak tahan lagi dia bercurah air mata dan terduduk dilantai sambil menangis...


jungwoo malah asik memotong steaknya tanpa memperdulikan hyuji.sampai steak jungwoo habis hyuji tidak berhenti menangis dan tiba saatnya untuk pulang


"awas(menendang hyuji) heh kalau kamu terus berdiam disitu aku tinggal kamu disini jangan harap aku peduli**...