
setelah masuk dalam rumah hyuji berbincang dengan orang tuanya mengabaikan jungwoo begitu saja.
syukur jungwoo mengerti dan hanya tersenyum bahagia karena wajar saja seorang anak merindukan orang tuanya sampai tak menghiraukan orang disekitar.
takut mengganggu jungwoo keluar untuk melihat lihat dia berjalan menuju pantai.karena memang rumah hyuji dekat dengan pantai
jungwoo merasa tenang berada disitu dia memejamkan matanya dengan sangat tenang lama dia berada dipinggir pantai hyuji yang merasa jungwoo tak didekatnya mencari diluar
"apa kalian melihat tuan jungwoo? "tanya hyuji pada bodyguard yang sengaja jungwoo sediakan untuk menjaga hyuji
"tuan muda pergi ke pantai nona"dengan sigap bodyguad menjawab
hyuji menyusul jungwoo karena takut jungwoo kenapa kenapa wajar saja jungwoo adalah orang baru disitu walau hyuji tau jungwoo menpunyai penjagaan
sakinh tenangnya jungwoo tak nenyadari hyuji sudah memperhatikan dia dari kejauhan
hyuji merasa sangat tenang melihat jungwoo terlihat beda dari sikap kasar dan dinginnya
jungwoo yang saat ini memperlihatkan sisi lain dari dirinya.
hyuji mendekati jungwoo karena ingin memanggilnya jalan jalan agar dia dapat sedikit fresh karena perjalanan jauh.
"apa begitu indahnya sampai kamu tidak menyadari keberadaanku? " tanya hyuji dari belakang yang langsung membuyarkan lamunan jungwoo,berbalik dan melihat senyum indah di sore itu membuat jungwoo sangat senang berada di desa hyuji
"ayo akan ku bawa berjalan jalan"menarik tangan jungwoo
ditengah jalan mereka berdua berjalan karena memang jungwoo sengaja tidak membawa bodyguard karena ingin menghabiskan waktu bersama hyuji
tiba tiba dari kejauhan terlihat para remaja yang notabenenya adalah sahabat sahabat hyuni berlari ke arah mereka meneriaki nama hyujii
"hyujiiiiiii kang hyujiiii"teriak yuri
setelah sampai teman teman hyuji memeluk dan mencium cium hyuji karena saking rindunya
"hyaaa mengapa kau tambah cantik"tanggap bongsu
"iyah kau tambah cantik dan seperti terlahir kembali,kulit putihmu sangat kelihatan"tambah yuri kagum melihat hyuji
dan dari belakang ada pria yang tak kalah tampan dari jungwoo menghampiri
"aku sangat merindukanmu"sambil memeluk dan cipika cipiki dengan hyuji yang lantas saja membuat jungwoo geregetan ingin langsung menonjok wajah pria itu
tapi jungwoo melihat hyuji bahagia melihat pria itu juga seketika jungwoo merasa sesak didadanya yang tak bisa dia ungkapkan apalagi melihat gadis yang akan menjadi istrinya itu dipeluk pria lain
"waahh aku juga merindukanmu apa kau makan dengan sangat baik? tubuhmu kelihatan sangat kekar"puji hyuji pada pria itu dan tambah membuat jungwoo terbakar api cemburu
"aku sangat merindukan sampai bekerja terlalu keras untuk menyusulmu ke kotaa"berpelukan lagi
"jangan seperti itu sunwa aku kan jadi malu melihatmu"tertawa malu pada sunwa sambil memukul manja
hyuji dan teman temannya pergi berjalan pelan meninggalkan jungwoo yang mereka anggap seakan akan tak ada.
sedangka jungwoo yang memerhatikan mereka dari belakang menganga karena tidak percaya apa yang baru saja ia alami
yahh hyuji mengabaikannya
"binsen apa aku tidak kelihatan?beraninya dia"?geram jungwoo
"ayo balik" tugas jungwoo lagi dan langsung pergi balik kerumah hyuji
lama hyuji dan teman temannya bercerita hingga hyuji menyadari jungwoo tak bersamanya
"astaga,apa aku meninggalkannya?dia akan marah besar kalau seperti ini".
hyuji langsung berpamitan pulang pada teman temannya dan berlari menuju rumah
sampai dirumahnya dengan ter engah engah karena habis lari dia mendapati bodyguard jungwoo sedang makan tapi tidak melihat jungwoo jadi dia bertanya pada binsen dan binsen memberitahu baru tuan jungwoo ada dipantai alasan melepas penat.
hyuji menyusul jungwoo tapi dia melihat jungwoo yanh terdiam duduk menatapi langit malam dengan wajah sendu kecewa.
"apa yang kau lakukan disini"mencoba menyapa jungwoo
"tidak ada"dingin dan cuek jungwooo
"lalu mengapa kamu disini"tanya hyuji lagi yang sembari duduk disamping hyuji
"mencoba agar terlihat olehmu"ketus dingin jungwoo lagi
"maafkan aku,aku terlalu gembira bertemu teman temanku tadi sampai tidak memperhatikanmu"nada menyesal hyuji hingga membuat jungwoo menatapnya
"aku sudah bilang kamu itu milikku dan akan selalu begitu,tapi berani beraninya laki laki tadi memelukmu dan menciummu didepanku? apa kamu sama sekali tidak menganggapku ada? apa kamu sudah tidak membutuhkanku lagi karena sudah pulang? apa kamu tidak memikirkan perasaanku? jelas jungwoo yang membuat hyuji kaget mengapa jungwoo seperti itu dia sama sekali tidak bisa ditebak kadang sikapnya berlebihan
"apa yang kamu bicarakan? dia itu hanya temanku lagipula aku tidak ada hubungan denganmu mengapa kamu berlebihan seperti ini?"
jungwoo merasa selama ini hyuji memang tidak menganggapnya ada hyuji hanya butuh karena tidak tau bagaimana itu kota padahal selama ini dia tidak sadar bahwa dia yang sangat butuh kehadiran hyuji selama ini.
karena sangat marah jungwoo membanting badan hyuji dipasir pantai dan langsung ******* kasar bibirnya dengan sangat Cepat mulai dari bibir leher dada semua di ***** dengan sangat hasrat dan tanpa sadar
hyuji dengan sekuat tenaga agar bisa lepas tapi lagi lagi hyuji mendapat amukan amarah jungwoo.dia menampar wajah hyuji menggigit bibirnya hingga berdarah dan merobek dengan kasar baju hyuji.
hyuji menangis karena hal itu jungwoo juga menggaruk lengan atas hyuji hingga menyisakan bekas disana
malam itu jungwoo benar benar hilang kendali dia melahap tubuh hyuji melampiaskan amarahnya
karena sudah tidak tahan hyuji jatuh lemas dan tak berdaya melihat tubuh hyuji itu jungwoo langsung menghentikan tindakannya.