love village girls

love village girls
perjanjian



**karena merasa lelah hyuji tidak sempat membersihkan dirinya setelah sampai rumah hyuji langsung terlelap tidur


melihat semua itu jungwoo merasa kasihan pada istrinya itu.


dia mendekati hyuji mencoba untuk memijit lembut badan hyuji,tangannya telaten memijitnya hingga hyuji merasa badanya sedikit rileks penasaran mengapa tubuhnya begitu nyaman hyuji perlahan membuka matanya mendapati sosok suaminya itu sedang memijit kaki dan juga tangannya


"jungwoo apa yang kamu lakukan?"hyuji bangun dan mencoba menghentikan pijitan jungwoo


"kamu nggak bisa lihat? atau sudah buta"


"bukan begitu tapi kenapa kamu begitu baik bukankah kamu begitu keras padaku semalam"singgung hyuji


padahal mereka sudah suami istri tapi masih ada rasa canggung dan tak enak di antara keduanya.


jungwoo memang merasa bersalah pada hyuji atas apa yang dia lakukan dia tau dia memang salah karena termakan cemburu buta tapi dai juga bersyukur karena hal itu mereka bisa menikah.


"sudahlah, aku mau makan siapkan makanan"jungwoo berdiri dan mengambil HPnya


"jungwoo aku tidak tau masak,apa kamu ingin makan makanan **** lagi"ungkap hyuji


"istri macam apa ini,jika tidak tau masak tugas mu apa?"ketus jungwoo yang langsung membuat hyuji kecewa"aku jadi istrimu karena terpaksa dan mana aku pikir harus berakhir seperti ini,dasar brengsek"gumam hyuji dalam hati sambil mencondongkan bibirnya kedepan


"kamu kan kaya sewa saja pembantu atau beli makanan cepat saji gituh doang susah"sinis hyuji


"terus kerjaanmu apa? diranjang ajah nggak becus,sebenarnya keahlianmu apa sih dasar nggak berguna"jawab jungwoo yang membuat hyuji tersentak berteriak


"HYAAAAA aku menikah denganmu karena terpaksa dan lagi pula kamu itu menjadikan aku istri bukan pembantu aku juga bukan ******* yang hanya akan memuaskanmu saja, CERAIKAN AKU SEKARANG"teriak hyuji.dia sungguh berteriak sangat keras tapi jungwoo malah tertawa melihat tingkah istrinya itu


"baiklah,okee tenang dulu begini saja buatkan aku teh dan kita bicarakan secara baik baik sayang"masih tertawa jungwoo mencoba membujuk hyuji agar tidak terlalu marah


hyuji hanya cemberut dan langsung turun kebawah unnt membuatkan jungwoo teh


tapi yang dia bawah malah air putih


"aku tidak tau membuat teh,minun ini saja"menyodorkan gelas dengan kasar jungwoo malah tertawa melihat istrinya yang lagi ngambek itu


"sebenarnya yang kamu tau itu apa?aku bingung mengapa aku tertarik dengan gadis bodoh ini"gumam jungwoo pada dirinya.


hyuji yang mendengar itu memukul,mencubit menggigit tubuh jungwoo


"hahahahahaha berhenti sakit sayang"jungwoo terjatuh dikasur dengan hyuji diatasnya yang masih mencubit tubuhnya


"siapa suruh kamu menghinaku,aku tidak akan memberikan mu ampun"geram hyuji


tapi tiba tiba jungwoo membalikkan badan hyuji menjadi di bawah dan dia diatasnya dia juga menyamankan posisi hyuji agar kakinya tidak tergantung dilantai.


"kalau begitu jangan kasih ampun puaskan aku"kata jungwoo dan langsung mencium geli leher hyuji


"hahahaha geli hentikan jungwoo"tawa hyuji menahan lumatan kegelian yang di sebabkan lidah jungwoo dilehernya


jungwoo berhenti dan menatap dalam mata hyuji yang masih tertawa dibarengi senyum melihatnya


"katakan,apa kamu tidak akan meninggalkanku?"tatap serius jungwoo


"apa aku boleh mencintaimu"kali ini jungwoo benar benar serius


hyuji terhenti ketawa dan menatap dalam mata jungwoo karena heran apa maksud jungwoo


"a...pa maksudmu"


"apa kamu akan selalu berada disisiku,kamu tidak akan meninggalkan ku kan, kamu tidak akan pergi kan"mata jungwoo serasa berair mengatakan itu


"jungwoo aku tidak kemana mana,ada apa denganmu"tanya hyuji melihat tingkah jungwoo yang tak biasa


"jangan tinggalkan aku,aku mencintaimu kumohon jangan tinggalkan aku"memeluk hyuji dengan sangat keras


"jungwoo kenapa?apa ada masalah"


jungwoo bangun untuk duduk disamping kasur tatapannya kosong sangat kosong


hyuji ingin menenangkannya tapi dia tidak tau apa yang terjadi


"hey,kamu kenapa? apa aku berbuat salah?"aku minta maaf"


lalu jungwoo tiba tiba memegang bahu hyuji


"buatkan aku anak!!tidak masalah kamu tidak tau masak,tidak masalah kamu hanya malas malasan, tidak masalah juga kamu tidak mencintaiku tapi aku ingin punya anak darimu"kata jungwoo dengan serius menatap mata hyuji dengan tatapan yang tidak bisa di artikan


"apah?katakan kenapa?kenapa kamu begini? "


tanya hyuji kaget karena jungwoo tiba tiba minta anak


"jawab!!buatkan aku anak agar kamu tetap disisiku,meskipun kamu tidak mencintaiku aku akan berusaha agar kamu mencintaiku"tukas jungwoo lagi dengan menggoyang goyangkan bahu hyuji


"jungwoo dengar,aku tidak akan meninggalkanmu dan soal anak dia tidak langsung turun begitu saja jungwoo sadarlah"


"janji? kamu tidak akan meninggalkanku?"kali ini jungwoo lain dari hari hari lain dia bagaikan anak yang sedang tak mau sekolah takut berpisah dari ibunya.....


"iyah aku janji"menenangkan jungwoo


"dan aku akan berusaha untuk hamil tenang saja aku akan berusaha"tambah hyuji lalu memeluk jungwoo


karena merasa hangat nyaman dipelukan hyuji jungwoo memejamkan matanya sembari membanting pelan ke kasur..


mereka berakhir dengan tidur berpelukan sampai malam**...