
**hampir 1 jam lebih jungwoo menunggu hyuji bangun akhirnya hyuji bangun dengan tatapan heran,dia berusaha bangun tapi sangat sakit dia area bawahnya
"auuuhh sakitnya"rintih hyuji
"awas dasar kebo dari tadi nggak mau bangun"pintal jungwoo
dia berlalu ke kamar mandi meninggalkan hyuji yang sedang kesakitan.
setelah habis mandi jugwoo keluar dengan membasuh rambutnya yang basah
"heh bangun,nggak tau hari udah siang"bentak jungwoo ke hyuji
"aku mau bangun tuan tapi sakit sekali auuuuhh"
jungwoo yang merasa curiga langsung menarik selimut yang menutupi tubuh telanjang hyuji dan betapa kagetnya dia karena yang dia lihat hyuji bersimbah banyak darah dia kaget dan langsung bertindak,,dengan paniknya dia mengambil air untuk membersihkan tubuh hyuji
"tuan jangan,aku malu tuan"tolak hyuji.
"apa kau masih perawan?apa semalam hal pertamamu? tanya jungwoo penasaran
"Iyah tuan dan tuan mengambil semuanya"kembali menangis
jungwoo kaget dia tidak menyangka ternyata dia salah terhadap hyuji
sembari membersihkan tubuh hyuji jungwoo melihat semua perbuatanya semalam bercak merah di leher hyuji,luka gigit di bibir dan payudaranya ruam merah dipipi kanan hyuji dan yang lebih parah bengkak yang sakit di **** ***** hyuji.
jungwoo lalu mengambil ponselnya dan menelfon seseorang.
"halo jinwa,,apa obat buat bengkak di******wanita?"tanya jungwoo yang sepertinya menelfon dokter
"sepertinya kaka berulah lagi yah"goda wanita itu
"cepat katakan calon istriku membutuhkannya"
yang seketika membuyarkan mata hyuji setelah mendengar kata calon istri
"apah calon istri sejak kapan brengsek ini melamarku dan sejak kapan aku bilang aku cinta dia"gumam hyuji dalam hati.
setelah selesai dengan jinwa jungwoo langsung memesan obat yang di beritahu jinwa
"BINSENNNNNN!!!!!!"teriak jungwoo
"iyah tuan,saya tadi mencari anda!,
"sudahlah beli kan obat ini Cepatt"
"baik tuan"
tak lama setelah memberi perintah pada binsen jungwoo langsung mengangkat hyuji untuk dimandikan(mayat kali ah)
apa yang tuan lakukan?turunkan aku"auuuhh sakit"rontak kesakitan hyuji
jungwoo tetap diam sampai kamar mandi jungwoo dengan lembut membersihkan hyuji
"tuan saya bisa sendiri silahkan tuan keluar"
jungwoo tetap tak bergeming
"tuan say_____"belum sempat hyuji berbicara
jungwoo langsung mencium bibir hyuji dengan lembut
"auuuhhh"kesakitan
"sekali lagi kamu bicara aku halimin kamu"
hyuji langsung terdiam dia heran kenapa jungwoo seperti itu semalam dia bagai serigala sekarang sikapnya jauh berbeda
setelah selesai jungwoo membasuh pelan tubuh hyuji dengan handuk dan dia pakaikan juga baju untuk hyuji
tiba tiba binsen datang dan memberikan obat yang di pesannya tadi
"baik tuan"
belum sempat hyuji bertanya apa itu jungwoo sudah mulai membuka lagi celananya
hyuji kaget dia pikir jungwoo akan melakukan hal aneh tapi jungwoo hanya ingin mengobati luka yang ia perbuat semalam
karena perih hyuji memejamkan matanya karena takut bersuara.
melihat hal itu jungwoo hanya tertawa kecil dan setelah selesai dia memakaikan kembali celana hyuji.
"kamu bisa jalan kan"dingin jungwoo
hyuji tak menjawab
"setelah ini turun dan makan habis itu minum obat"ketus jungwoo
hyuji tetap diam
"kalau orang ngomong jawab *******"marah jungwoo yang membuat mata hyuji kembali mengeluarkan air mata.
"dasar cengeng"kemudian menggendong hyuji untuk turun.
baru saja hyuji duduk tiba tiba ada yang datang..
"kaka woo kakaaaa?"berteriak memanggil jungwoo
"aku disini"
"kaka mana dia?"
jungwoo menunjuk hyuji yang dari tadi bingung siapa lagi ini
wanita itu menghampiri hyuji
"astaga lihatlah apa yang kau lakukan kaka" membolak balikkan wajah hyuju
dan juga melihat dalam baju hyuji.
hyuji menghindar dan bertanya tanya kenapa dia ini dengan muka bingung.
"ohiya aku lupa,namaku jinwa aku adik kaka woo"sambil senyum manis
"kang hyuji"membalas senyum
"oh ternyata namanya hyuji"guman jungwoo dalam hati
"kaka apa kaka sedang mabuk semalam dan melampiaskan sama pembantu ini?"tanya sembarangan jinwa
"aku bukan pembantu ******"ketus kesal hyuji dalam hati"
"dia bukan pembatu dia calon istriku"dingin jungwoo
"apah"?kaget hyuji
"kau akan jadi istriku dan mulai sekarang jangan pernah melakukan apa apa tanpa sepengetahuanku"tegas jungwoo
"wooooo kaka seperti kaka sedang dilanda cinta yah aku akan memberi tahu ayah bye".
jinwa berlari keluar meninggalkan mereka berdua
"tuan aku tidak pernah menerima tuan dan aku tidak ada kepikiran untuk menikah dengan tuan"jelas hyuji
"aku pengatur diriku dan kamu nggak berhak mengatur aku,kalau bukan karena kamu masih perawan aku juga nggak sudi untuk menikah denganmu aku juga punya harga diri tau"tegas jungwoo
hyuji yang masih tak percaya berjalan sempoyongan ke kamar
jungwoo yang melihatnya tidak peduli dia pergi keluar untuk bertemu teman temannya dan meninggalkan hyuji sendiri dirumah**.