Lin Feng

Lin Feng
9. idiot



Lin feng yang telah tiba di gerbang depan gerbang kota bergegas masuk ke dalam kota


Di balik pintu gerbang dan tembok yang tinggi itu, terdapat kota yang padat dengan gedung² 2 sampai 3 lantai berjejer di kedua sisi jalan


Lin feng berjalan menyusuri jalan sambil melihat² sekeliling


setelah beberapa saat, Lin feng segera sampai di depan sebuah toko dengan gedung berlantai 3


terdapat papan nama bertuliskan " toko awan"


Lin feng segera memasuki toko tersebut.


segera setelah Lin feng memasuki toko tersebut, seorang gadis berusia 16 atau 17 tahun menghampiri nya


"selamat datang tuan muda, ada yg bisa saya bantu?" ucap gadis itu


" bawakan aku 10 pasang pakaian dan 1 jubah yang cocok untuk ku, sisa uang nya untuk mu." ucap Lin feng sambil memberikan sebuah kantung emas kepada gadis itu


Lin feng sedikit terkejut terkejut, saat di kota Bai, dalam sebulan saat Lin feng masih mencuri di kota bai, dia tau seperti apa orang² memperlakukan orang lain


takut pada yang kuat dan menindas yang lemah, orang² tanpa latar belakang yang kuat akan di tindas apalagi, yg terlihat seperti pengemis


awal nya dia berpikir bahwa dia akan di usir saat masuk ke toko dan harus menunjukan beberapa koin emas sebelum mendapat perlakuan yang sedikit baik


dia tak menyangka gadis di depan nya sangat akan sopan


" baik tuan muda, tuan muda bisa menunggu sebentar, saya akan mengambil pakaian terbaik di lantai 2" ucap gadis tersebut dengan tersenyum gembira sambil berlari ke lantai 2


dia sangat senang, kantung emas tersebut berisi, setidak nya 50 koin emas, sedangkan harga pakaian pesanan Lin feng, hanya sekitar 20 koin emas, gaji bulanan nya saja hanya 2 koin emas


setelah kurang dari 10 menit, gadis tersebut kembali dengan membawa beberapa pasang pakaian di tangan nya


" silahkan di lihat tuan muda, ini adalah pakaian dengan bahan terbaik dan dengan model yang cocok dengan tuan muda" ucap gadis tersebut


dari keringat di kening nya, terlihat jelas bahwa dia telah bekerja keras untuk mencari pakaian² ini


" terima kasih, apakah kau memiliki saran penginapan yang nyaman di kota ini?" ucap Lin feng sambil memasukan pakaian ke dalam cincin penyimpanan nya


melihat dari warna dan model serta tekstur baju tersebut, itu seharusnya berkualitas tinggi dan cocok untuk nya


"jika ingin penginapan yang mewah, lurus ke timur di pusat kota, ada sebuah penginapan 4 lantai, penginapan musim semi, jika ingin yg tenang maka ada sebuah penginapan sederhana lurus ke selatan, di jalan cabang di depan, ada sebuah penginapan berlantai 2 penginapan air tenang" ucap gadis tersebut dengan jelas


" baiklah terima kasih, sampai jumpa" ucap Lin feng dan segera pergi dari toko tersebut


segera Lin feng berjalan ke arah selatan dan tak butuh waktu lama bagi nya untuk sampai di penginapan air tenang yang di maksud gadis itu


Lin feng dengan cepat masuk dengan koin emas di tangan nya untuk menghindari masalah dan memesan kamar


dia sangat lelah karena bertarung dengan hewan buas dan sudah rindu dengan kasur yang empuk


setelah sampai di kamar nya, Lin feng segera membersihkan diri dan mengenakan pakaian baru nya sebelum tidur.


keesokan hari nya, Lin feng terbangun saat matahari sudah tinggi


Lin feng segera keluar dari penginapan dan pergi ke restoran berlantai 2 yang tepat di sebrang penginapan


setelah bertanya² kepada orang² yang sedang makan dengan mengorbankan 2 koin emas, Lin feng akhir nya sedikit paham tentang keadaan kota ini.


legenda mengatakan, kota kejatuhan adalah tempat dimana seorang pendekar tahap kaisar pernah jatuh ( terbunuh)


pedang tersebut memancarkan berbagai pemahaman tentang kultivasi pedang dan hukum.


banyak orang berdatangan ke sini untuk melihat dan merasakan nya sehingga, tempat ini menjadi ramai dan menjadi kota ini.


sayang nya, setelah pedang tersebut berada di sini selama seminggu, pedang tersebut di menghilang entah kemana.


di duga, pedang tersebut telah di ambil oleh seseorang yg kuat


setelah makan hingga kenyang, Lin feng memutuskan untuk berjalan² di kota


beberapa saat kemudian Lin feng tiba di sebuah tempat yang sangat ramai, ini adalah pasar namun bukan pasar biasa melainkan pasar khusus kultivator.


di pasar ini, kebanyakan di jual peralatan kultivator seperti pedang, tombak sampai armor


selain peralatan, ada juga berbagai herbal namun, lin feng tak mengetahui seperti apa fungsi mereka


Lin feng mampir ke beberapa toko untuk melihat² namun belum ada yang menarik minat nya


setelah berputar² sebentar mata Lin feng tiba² tertuju pada sebuah benda di toko yang iya lewati


"berapa harga pisau tua ini?" ucap Lin feng memegang sebuah pisau


" hahaha, nak mata mu memang tajam, itu adalah pisau yang di temukan di reruntuhan kuno, kualitasnya sangat baik, 50 koin emas" ucap penjaga toko sambil tersenyum


" 20 koin emas dengan tongkat ini, jika tidak, aku akan pergi" ucap lin feng langsung sambil menunjuk sebuah tongkat besi tua


"deal" ucap penjaga toko langsung dengan senyum lebar


Lin feng segera membayar nya, dan memasukan pisau dan tongkat tersebut ke dalam cincin ruang nya


"bocah tunggu"


saat lin feng hendak pergi, terdengar suara dari belakang nya


segera lin feng menoleh dan melihat seorang pemuda berusia sekitar 16 atau 17 tahun sedang berjalan ke arah nya


" bocah, keluarkan barang yang kau beli tadi, aku ingin membeli nya" ucap pemuda itu dengan mendominasi saat sampai di depan Lin feng


" idiot" ucap lin feng berbalik dan hendak pergi


.


.


.


.


(prev cap 9): makan batu)


maaf kalo bahasa nya kurang pas


masih belajar


kalo ada yg kurang pas, komen aja biar saya perbaiki di bahasa nya


dan untuk up nya kalo gk ada apa² 1x sehari ya.. soal nya ini bukan novel translate + masih belajar jadi gk bisa buru² takut malah ngaco