Lin Feng

Lin Feng
2. guru?



1 bulan kemudian


Lin feng telah bereinkarnasi selama 1 bulan


Setiap harinya setelah bangun lin feng akan menyerap energi alam kemudian mencuri dan menyerap energi alam lagi dan kemudian tidur saat malam hari tiba


Setelah mencuri beberapa kali lagi, lin feng mulai bisa menyelinap dan mencuri tanpa ketahuan


Di tambah karena iya telah menjadi kultivator, meski sesekali ketahuan mencuri, lin feng tetap bisa melarikan diri dengan mudah


setelah 1 bulan bekerja keras, lin feng telah memurnikan tubuh nya sebanyak 4 kali dan ukuran datian nya sudah hampir sebesar telur


meski sudah memurnikan tubuh 4 kali, datian lin feng masih bisa di murnikan


setelah tinggal di kota ini selama sebulan, lin feng telah terbiasa dengan kehidupan di kota ini


Lin feng telah mengetahui garis besar kehidupan di kota ini


meski ada banyak informasi pada ingatan pemilik tubuh sebelumnya, namun informasi nya hanya yg paling umum. karena pemilik tubuh sebelum nya dari kecil hanya tinggal di keluarga bai, dan ketika di usir dia hanya memikirkan bagaimana bisa makan setiap hari nya.


dan ketika pemilik tubuh sebelumnya mati pun dia masih bocah sehingga dalam ingatan nya dia bahkan tak tau bentuk kota bai


kota bai adalah kota yg di kuasai oleh keluarga bai


selain keluarga bai, ada juga 2 keluarga lain nya yg juga hanya sedikit lebih lemah dari keluarga bai


berdasarkan rumor, kultivator terkuat di kota ini adalah ketua keluarga bai sebelum nya yg berada di ranah kondensasi qi tahap akhir


dan yg membuat lin feng heran adalah, generasi muda di kota ini, sudah merupakan genius saat bisa memurnikan tubuh sebanyak 2 atau 3x, dan itupun usia mereka sudah di atas 16 tahun, belum lagi mereka sudah tak bisa lagi memurnikan tubuh mereka, dan harus memasuki ranah kondensasi qi


Lin feng masih 7 tahun, dan dia sudah memurnikan tubuh nya sebanyak 4x dan masih bisa melanjukan, jadi, bukankah dia adalah genius tiadatara?


namun ketika dipikirkan lagi mungkin itu karena kota ini hanya kampung udik, dan di luar sana masih banyak orang yg lebih genius.


saat ini, lin feng sedang berjalan di tengah kota, hari ini dia berencana berhenti mencuri dan ingin mencari pekerjaan


setelah berjalan beberapa saat lin feng akhirnya sampai di depan sebuah toko, yah lebih tepat nya di sebut bengkel pandai besi yang bangunan nya terlihat bobrok.


lin feng memutuskan untuk belajar pandai besi setelah beberapa pertimbangan, dan iya juga ingin menempa sesuatu.


lin feng memasuki bengkel tersebut dan melihat seorang pria tua yg berusia sekitar 50an sedang berbaring santai di kursi santai, kepalanya tanpa bulu dari kumis, janggut, alis, hingga rambut semua nya menghilang tak tau kalu bagian lain.


"pak tua apakah kau menerima magang? aku ingin belajar pandai besi" ucap Lin feng mendekati orang tua itu.


namun, orang tua itu hanya membuka sedikit mata nya dan melirik lin feng sebelum kembali menutup matanya.


melihat ini, lin feng tak marah, dia masih bocah 7 tahun dan dari yg dia dengar, meski toko ini bobrok namun, kualitas senjata yg di buat adalah yg terbaik


"pak tua aku ingin belajar pandai besi, tenang saja pak tua, aku cukup bertenaga" ucap lin feng kembali, namu pak tua itu tak bergeming dan tak memperdulikan nya


" pak tua aku adalah kultivator lihat aku punya cukup tenaga untuk menempa" lin feng tak menyera dan berdiri di samping pak tua itu sebelum menunjukan aura nya


mendengar ini, orang tua itu akhirnya membuka mata nya dan melihat lin feng dari atas ke bawah dan menggelengkan kepala namun, segera dia melihat lin feng lagi dan melotot seakan matanya akan keluar kemudian dia jatuh dari kursinya.


apa yg di lakukan pak tua ini? apa aku setampan itu?


melihat pak tua itu, lin feng heran dan berkata dalam hati


"ka ka kau sudah memurnikan tubuh 4x? dan sepertinya masih bisa beberapa kali lagi? hahha baik² aku akan menerima mu, sekarang kau adalah murid ku hhahaha tak kusangka ada juga bocah yg lumayan di tempat kecil ini"


setelah jatuh, orang tua itu buru buru bangun dan memegang bahu lin feng dengan kuat hingga bahu lin feng kesakitan.


"sial pak tua, pelan kan tenaga mu"


lin feng pegang bahunya ingin melepaskan diri namun, tenaga pak tua itu sangat kuat


" ou hahha baik² hahaha mulai sekarang kau adalah murid ku haha baik, ayo ikuti aku " pak tua itu tertawa dan menarik lin feng ke belakang bengkel


segera saat tiba di belakang bengkel, orang tau itu menarik lin feng ke arah toilet.


melihat ini, lin feng segera berusaha melepaskan tangan nya" pak tua apa yg kau lalukan? lepaskan aku hei.." lin feng berteriak dan berusaha melepaskan tangan nya


namun pak orang tua itu tak berhenti dan dengan wajah masih tersenyum dia terus menarik lin feng ke arah toilet


setelah sampai di depan toilet, pak tua itu segera mengambil beberapa kunci sekaligus dan membuka pintu,


lin feng yg masih berusaha memberontak dan melepaskan diri pun bingung melihat isi toilet


di balik pintu toilet itu, ada lorong ke bawah tanah


segera pak tua itu menarik lin feng ke dalam dan dan menutup pintu


lin feng tak melawan dan mengikuti pak tua itu karena penasaran" apakah ini ruang rahasia? keren.." lin feng bersemangat saat mengikuti pak tua


setelah melewati lorong, terdapat ruangan yg panas dengan tungku besar di tengah ruangan


lin feng yg tangan nya masih di pegang pak tua melihat sekeliling dengan penasaran


ada berbagai senjata yg terpajang di dinding


"hahaha murid baik, sangat jarang ada orang yg bisa memurnikan tubuh hingga 5 kali di kekaisaran ini, apalagi sepertinya kau bisa melakukan hingga 6 kali atau lebih" pak tua itu tertawa dan menepuk² bahu lin feng


"ya ya ya, berhenti memukul bahuku" lin feng menggerutu, meskipun itu hanya tepukan, bahu lin feng terasa sakit.


sial keras sekali tangan pak tua ini, dia pasti sangat kuat.


" hahaha baik, baik nak siapa nama mu, dari keluarga mana kau" pak tua itu melihat lin feng dan dia tak bisa berhenti tersenyum


di kerajaan Yan, sudah ratusan tahun tak muncul seorang anak yg bisa memurnikan tubuh nya lebih dari 5 kali


namun di dipan nya adalah seorang anak yg akan bisa memurnikan tubuh nya hingga 6 kali dan kalau beruntung mungkin bisa 7x


huh memurnikan tubuh sebanyak 7x bahkan di benua 5 elemen, keberadaan nya masih cukup menarik perhatian


meskipun tubuh bisa di perkuat dengan teknik penempaan tubuh, namun bicara potensi jika seseorang yg melakukan temper 3x dan seorang yg melakukan temper 7x di bandingkan maka


dengan teknik yg sama, orang dengan 7x temper (pemurnian) dapat menampar orang dengan 3x temper hingga mati dengan sekali tamparan


meski sumberdaya yg di butuhkan juga lebih banyak, namun hasil nya berkali² lipat


juga, orang dengan temper yg lebih banyak akan dapat menyerap Qi dengan lebih evisien dan lebih murni.


bisa di bilang semakin banyak temper sebagai fondasi, semakin baik untuk masa depan


" nama murid ini adalah Lin Feng dan murid ini adalah yatim piatu" lin feng sedikit menunduk


"apakah benar? bagaimana selama ini kau berkultivasi?" orang tua itu sedikit terkejut, sudah melakukan 4x temper dan tanpa dukungan keluarga? luar biasa


"murid ini hanya menyerap energi alam dan kemudian meledak kan nya" lin feng berkata dengan hormat karena, dia menyadari bahwa guru nya sangat kuat saat dia di seret tadi.


"benarkah? kau tak punya teknik kultivasi? sungguh aneh, bagaimana kau bisa sampai tingkat ini?" orang tua itu sedikit heran, namun itu segera di gantikan dengan kebahagiaan, bukan kah anak itu monster


"ehehehe murid ini malu, emm guru.. karena kita sudah menjadi guru dan murid, ehem apakah guru punya teknik kultivasi yg bagus" Lin Feng berkata sambil menyenggol orang tua itu


"heh bocah bau, tentu saja guru punya teknik yg bagus, lihat ini." ucap orang tua itu dan mengeluarkan sebuah buku dari balik jubah nya dan menyerahkan nya ke Lin feng


" teknik kultivasi kelas kuning, penjara kabut?" Lin feng menerima buku itu dan sedikit kecewa


" bocah bau, apa yg kau kecewakan, teknik tingkat kuning kelas atas adalah batas bisa di pelajari dengan ranah mu sekarang" pak tua itu menjelaskan dengan sabar


semakin lama dia melihat murid nya, semakin dia menyukai nya


" sudah lah, berlatih dengan teknik itu di sini, tempat ini cukup padat dengan energi alam" ucap orang tua itu dan keluar dari ruangan