
saat ini, Lin feng berlari dengan mengeksekusi langkah awan mengambang
saat lin feng mendengar raungan Patrick nan, dia mempersiapkan diri untuk apapun yang akan datang.
setelah beberapa saat, 2 orang muncul di depan lin feng dan menghalangi jalan nya
Lin feng berlari maju tanpa memperdulikan mereka.
dengan sniper di tangan nya, Lin feng menembak 2x.
Bom bom
saat lin feng menembak, terdengar suara ledakan kecil dari sniper nya
2 peluru melesat menembus angin.
tus tus
terdengar suara tusukan saat peluru menembus 2 orang tersebut
ke dua orang tersebut hanya berada di puncak kondensasi qi, bahkan jika lin feng menembak tanpa serangan diam², asalkan itu tembakan pertama dan mereka belum pernah di tembak, mereka takkan bisa menyadari bahaya sniper dan menghindar tepat waktu
Lin feng tak mempedulikan 2 mayat tersebut dan menyerbu ke kejauhan
beberapa orang yang berada di ranah awal dan menengah kondensasi qi mendengar raungan Patrick nan dan berusaha menghentikan lin feng untuk menyenangkan Patrick nan
namun, lin feng bahkan tak repot menghabiskan peluru sniper nya
dengan satu telapak tangan, lin feng menerbangkan masing² dari mereka bahkan tak mengurangi kecepatan nya
mereka di terbangkan hingga menabrak bangunan di sekitar entah masih bernafas atau tidak
meskipun hati Lin feng sedikit dingin, dia mengeraskan kepala nya dan tak mempedulikan apapun
ini adalah pertama kali nya lin feng membunuh, bagaimanapun hati nya tak tenang, belum lagi yang dia bunuh bukan hanya satu orang.
lin feng mengeraskan hati nya dan terus berlari deng mengeksekusi langkah awan mengambang setelah beberapa saat lin feng akhitnya melihat gerbang kota.
meskipun ada yang menjaga gerbang tersebut, mereka semua sangat lemah, Lin feng menerobos dan menerbangkan mereka semua
saat keluar dari gerbang kota, lin feng meluncur ke kedalaman hutan hingga menghilang dari pandangan semua orang.
setelah Lin feng pergi, beberapa orang tiba di gerbang kota.
di antara mereka ada Patrick nan.
ekspresi patriack nan sangat jelek, bagaimana bisa bocah di awal kondensasi qi meloloskan diri dari dia yang di ranah roh, setelah itu, membunuh 2 pejuang puncak kondensasi qi untuk lolos dari pengejaran?
"Patrick, apakah kita akan mengejar?" tanya seorang yang berada di puncak kondensasi qi
"huff jangan, anak ini sangat aneh, dia mampu melukai ku entah apa yang dia gunakan" ucap Patrick nan melihat ke kedalaman hutan, dia masih mengingat bahwa jika reaksi nya sedikit terlambat, dia pasti sudah mati
" sebarkan perintah ku, kirim berita ke kota² terdekat di sekitar hutan ini, sebarkan poster anak itu, siapa pun yang membawa kepala nya akan mendapatkan 100 batu roh kelas rendah" ucap Patrick nan memberi perintah
di sisi lain, lin feng masih berlari dengan sekuat tenaga ke kedalaman hutan
saat lin feng berlari, dia tiba² memikirkan sesuatu dan mata nya menyala
pantas saja Langkah awan mengambang ku tak bisa menembus tingkat ke 3
"rupanya selain cepat dan mengurangi hambatan udara, itu harus nya mengandung ilusi dan menipu persepsi seseorang" ucap lin feng dan melihat ke arah belakang
"seperti nya mereka tak mengejar" ucap lin feng dan mulai mencoba langkah awan mengambang dengan pencerahan yang baru saja dia alami
Lin feng mulai mengeksekusi langkah awan mengambang selain dengan energi qi dia juga menggunakan sedikit energi jiwa untuk ilusi lada persepsi
benar saja, Lin feng berhasil menembus tingkat ke3 dari langkah awan mengambang.
saat lin feng mengeksekusi langkah ini, gerakan nya hanya sedikit lebih cepat dari sebelum nya namun, terdapat ilusi yang menyertai nya saat dia bergerak,
terkadang dia muncul di satu sisi namun sebenar nya dia sudah mencapai sisi lain, kadang dia seperti telah mencapai tempat di depan nya namun sebenar nya dia masih belum sampai
"cepat itu bagus, tapi bukan berarti lambat itu buruk" ucap lin feng setelah merasakan perubahan dalam langkah awan mengambang nya
"namun ini saja belum cukup untuk mengalahkan orang tua sialan itu, sepertinya aku harus berlatih di hutan ini untuk sementara waktu" ucap lin feng membuat keputusan
namun, memikirkan ini, dia kembali mengingat pembunuhan yang telah di lakukan dia lakukan.
huff tenaa..ng pembunuhan yang ku lakukan untuk melindungi diri, lagi pula pembunuhan di dunia ini adalah hal biasa.
lin feng menenangkan diri dalam hati dan mengeraskan hati nya
lin feng memikirkan bahwa benua lima elemen adalah tempat yang kejam, dia tak bisa berhati terlalu lembut
bagaimana kedepannya dia menghadapi musuh² nya
lagi pula dia akan menggunakan kekuatan nya bukan untuk membunuh sembarangan
memikirkan ini, lin feng memutuskan untuk tinggal sementara di hutan ini
hutan ini berbatasan langsung dengan hutan monster dan hanya fi pisahkan oleh sebuah sungai besar namun, bedanya, di hutan ini, terdapat hewan buas tingkat 4 dan 5
hutan ini di sebut hutan kabut karena di hutan ini, kabut biasanya muncul di saat² tertentu dan menutupi seluruh hutan ini