
Lin feng yang mendengar suara gadis itu segera menoleh
segera, seorang gadis kecil yang manis dengan jubah berwarna hitam memasuki garis pandang nya
tak butuh waktu lama bagi gadis kecil itu sampai ke pohon mereka berada
dan segera, saat gadis kecil itu sampai, gadis kecil itu menatap nya dengan mata berbinar
" salam kenal nona, saya adalah Lin feng" ucap Lin feng dengan menakupkan tinju nya
" Lin feng? hehe nama ku Mu Xia He, emm.. apa kau mau menjadi pelayan ku? aku membutuhkan seseorang untuk mengangkat barang saat berbelanja" kata gadis kecil itu dengan polos, matanya berbinar saat melihat lin feng
"ini.." mata Lin feng gelap, bagaimana bisa kau ingin menjadikan ku pelayan mu saat pertama kali melihatku? apakah wajah ku seperti seorang pelayan?
tenang huuf dia hanya bocah jangan di ambil hati kata² nya
Lin feng menenangkan diri sendiri dan segera tersenyum dan berkata
"nona, bukankah tak sopan saat meminta seseorang menjadi pelayan mu saat pertama kali bertemu?"
"benarkah? aku berjanji akan membelikan mu banyak baju bagus jadi.. kau tak perlu memakai pakaian sobek lagi.." ucap gadis itu lagi sambil memandang pakaian Lin feng dengan tatapan polos
mendengar ini, Lin feng segera melihat pakaian nya, dan menemukan bahwa, pakaian nya memang seperti pengemis.
"nonaa.. bukannya aku tak mampu membeli pakaian oke, hanya saja, semua pakaian ku telah hancur saat bertarung dengan hewan buas" ucap Lin feng dengan lemah
"tapi.." ucap gadis kecil itu namun segera di potong oleh orang tua
" sudah², He'er jangan memaksa adik kecil ini untuk menjadi pelayan mu, " ucap orang tua itu dari samping
mendengar ini, gadis kecil itu menggembungkan pipi nya dan berkata" hemp kalau kalau begitu nanti kakek harus menemani ku berbelanja "
" apa? tidak², he'er.. um.. sebaik nya kau ajak saja ayah mu, ayah mu memiliki banyak uang, nanti dia bisa membelikan mu lebih banyak barang mahall" mendengar kata² gadis kecil itu² orang tua itu tiba-tiba panik
gadis kecil itu adalah satu² nya cucu nya dan di dia telah di manjakan sejak kecil oleh semua orang di keluarga nya dan dia telah sangat menyukai berbelanja
saat gadis kecil itu berbelanja, dia akan berlari dengan semangat berputar di pasaran dan membeli apapun yang dia inginkan
saat melihat sebuah barang, pertama² dia tak menyukainya namun, setelah pergi dari toko tersebut, dia akan berubah pikiran dan kembali untuk membeli nya.
" emm benar juga, baik lah kek ayo kita pulang, aku ingin mengajak ayah berbelanja" ucap gadis kecil itu dengan bersemangat
"huff"
mendengar ini, orang tua itu menghela nafas lega.
" Baik lah, bocah kami harus pergi sekerang, saat kau sudah cukup kuat dan datang ke kota kaisar api, mampir lah ke keluarga Mu" ucap orang tua itu dan membungkus gadis kecil dengan energi qi dan mulai melayang di udara
"eh? senior..., apakah kau tau kota terdekat dari sini? aku sedang tersesat dan tak tahu harus ke arah mana" melihat orang tua dan gadis kecil itu melayang di udara dan semakin tinggi, Lin feng cukup terkejut namun dia segera sadar dan dengan cepat menanyakan arah.
dia memang menduga bahwa orang sekelas orang tua itu dan guru nya harus bisa terbang.
namun saat melihat nya secara langsung, dia masih sedikit terkejut dan kagum
" Lurus ke arah sana, ada sebuah kota kecil" ucap orang tua itu dan segera, dia dan gadis kecil itu menembak ke langit dan tak butuh waktu lama bagi mereka untuk menghilang dari garis pandang Lin feng.
" sungguh cepat" ucap Lin feng saat melihat orang tua dan gadis menghilang di kejauhan
" suatu saat nanti, aku pasti bisa secepat itu juga" ucap lin feng dengan mata berbinar
pada saat ini, Lin feng semakin bersemangat untuk berkultivasi, dia ingin segera bisa terbang secepat nya
setelah beberapa saat, Lin feng kembali ke akal sehat nya dan segera berlari ke arah yg di tunjuk oleh orang tua
setelah 3 jam berlari, Lin feng akhir nya sampai di depan sebuah kota
dari ukuran gerbang kota saja, terlihat jelas bahwa kota ini lebih besar dari kota Bai
gerbang kota ini dapat menampung 4 kereta kuda yang berjejer memasuki kota bersama.
di atas gerbang kota, terdapat sebuah papan nama yang bertuliskan
Kota kejatuhan.
#Note: manakupkan? atau menangkupkan atau gimana yak yang bener? komen di bawah yaak
author masih belajar nulis jadi maaf kalo bahasa nya salah²