Lin Feng

Lin Feng
7. orang tua suka mengagetkan



setelah beberapa saat beristirahat, energi jiwa Lin feng akhirnya kembali pulih ke puncak nya


Lin feng memperhatikan diri nya sendiri, berdasarkan energi qi di dalam tubuh nya, mungkin butuh beberapa hari sampai Lin feng mencapai ranah kondensasi qi dengan teknik dinamo tingkat ke 2 nya


setelah mencapai ranah kondensasi qi, datian Lin feng sangat luas, belum lagi energi qi yang di serap akan langsung terkondensasi sesuai dengan ranah kondensasi tingkat awal lin feng


untuk mencapai tingkat menengah, Lin feng harus mengisi datian nya hingga penuh sebelum meng kondensasi ulang qi nya agar menjadi kondensasi Level menengah


selain energi qi Lin feng juga memperhatikan kekuatan fisik nya.


kekuatan fisik nya hanya sedikit kalah dari hewan buas tingkat puncak


Lin feng melihat otot di tubuh nya dan merasa itu sangat keren, jika ada orang yang melihat nya, mereka pasti akan mengira nya anak berusia belasan tahun.


namun, saat Lin feng melihat otot² nya dia juga menemukan bahwa pakaian nya yg sudah compang camping.


Mo yin telah memberinya beberapa pasang pakaian dan semua nya telah hancur dalam seminggu ini.


setelah berpikir sejenak, lin feng memutuskan untuk kembali ke Bai Cheng ( kota Bai).


namun saat dia akan berdiri, Lin feng merasa bingung.


dalam seminggu ini, lin feng telah berkeliaran dan berkelahi dengan banyak hewan buas tanpa mengingat jalan pulang,


saat ini, lin feng telah tersesat dan bingung terdiam di tempat.


Boom


saat dia sedang bingung, terdengar suara ledakan seperti ada yang bertempur,


tanpa pikir panjang, Lin feng segera bergegas ke tempat suara ledakan


setelah beberapa saat Lin feng berdiri di pohon yang tinggi dan melihat ke arah pertempuran


saat ini, Lin feng menonton pertempuran dan merasa, dia memang tak boleh sombong dan terlalu puas dengan pencapaian nya saat ini, di luar sana, banyak orang hebat yang belum pernah dia Lihat.


di arena pertempuran terlihat, seorang gadis kecil sedang bertempur dengan seekor serigala badai tingkat puncak kondensasi qi tanpa tanda² di rugikan.


meskipun Lin feng juga dapat melakukan nya, Lin feng tetap merasa tersaingi karena gadis kecil itu juga terlihat berumur sekitar 7 atau 8 tahun, yang artinya seumuran dengan nya.


tak seperti seorang lelaki yang akan menumbuhkan otot, seorang gadis tentu saja akan merawat diri dan penampilan nya sehingga wajah nya takkan terlihat lebih dewasa dari umur nya.


apalagi, dari pakaiyan gadis itu, dia pasti berasal dari keluarga kaya.


" bocah, hebat juga kau sudah mencapai ranah kondensasi qi di umur kurang dari 8 tahun, tak ku sangka ada anak seperti mu di tempat terpencil ini." saat Lin feng tenggelam dalam pikiran nya, sebuah suara tiba² terdengar dari samping nya dan mengagetkan nya


" uwwwo uwoo" lin feng yg terkaget hampir terjatuh dari atas pohon dan berusaha menyeimbangkan diri


apakah semua orang tua suka mengagetkan seseorang


Lin feng menggerutu dalam hati Saat melihat lelaki tua tersebut


saat melihat orang ini, Lin feng merasa seperti melihat guru nya, tak bisa mengetahui seperti apa kekuatan yang mereka miliki.


dan lagi, mereka sama² suka mengagetkan nya


"Lin feng menyapa senior" Lin feng segera menenangkan diri nya dan menyapa lelaki tua itu dengan hormat


" hmm anak muda yang baik, hmn bakat mu tak lebih rendah dari gadis kecil itu, dari kekuatan mana kau berasal?" orang tua tersebut tersenyum saat melihat lin feng, meskipun Lin feng hanya berada di ranah awal kondensasi qi, orang tua itu bisa melihat bahwa kekuatan fisik lin feng sangat mengerikan


Minimal 6 atau 7x tempering dan sudah melatih teknik penempaan tubuh, kekuatan tempur keseluruhan nya mungkin tak kalah dari He'er


pikir orang tua itu


biasanya, hanya kekuatan besar yang mampu membesarkan seseorang dengan fondasi fisik sebaik Lin feng


membutuhkan herbal dan obat² yang baik serta teknik kultivasi yang baik untuk melakukan nya


Lin feng adalah kasus yang berbeda, meskipun tubuh nya masih bocah, pikiran nya adalah seorang ilmuwan genius berusia 30an


tak seperti anak² lain yang berkultivasi namun nama nya anak² keluarga kaya yang terbiasa di manjakan, mereka pasti lebih memikirkan bersenang² dan bermain apa lagi saat masih bocah


saat berkultivasi, mereka hanya ingin cepat² menyelesaikan kultivasi dan pergi bermain, sehingga butuh bimbingan yang ketat dan obat-obatan untuk mendukung fondasi nya agar tetap kokoh dan mampu mengungguli anak² lain di usia nya


sedangkan di keluarga miskin, sangat jarang ada bakat yang terlahir di keluarga miskin


seperti kata pepatah, harimau melahirkan harimau dan kucing melahirkan kucing


apalagi mereka tak mempunyai sumberdaya seperti teknik kultivasi dan seseorang untuk mengajari nya dengan baik.


dengan teknik dinamo dan pemahaman nya, Lin feng mampu berkultivasi dengan cepat meski tak memiliki obat²an yang sangat berharga.


"ehem bakat junior biasa biasa saja, di luar sana masih banyak orang yang lebih berbakat dari junior" ucap lin feng dengan rendah hati


"dan aku adalah seorang yatim-piatu tapi aku mempunya seorang guru, nama nya adalah mo yin, emm senior, apakah senior mengenal guruku? apa mungkin kalian bersaudara? guruku juga seperti senior, sangat kuat dan dia juga suka muncul tiba² dan mengagetkan saya seperti senior tadi" ucap Lin feng lagi


" uhuk² hmm aku tak pernah mendengar nya, ehem bocah, aku bukan nya ingin mengagetkan mu, kau saja yang tak bisa menyadari ku" mendengar kata² Lin feng, orang tua itu tersedak nafas nya, dan terbatuk², siapa yang suka mengagetkan seseorang, bagaimana bisa kau mengaitkan guru mu dan aku dari mengagetkan seseorang


" ooh, guru ku juga berkata seperti itu saat dia mengagetkan ku" mendengar kata orang tua itu, Lin feng malah merasa mereka semakin mirip


" kakek siapa dia?" saat lin feng dan orang tua itu sedang berbincang, gadis kecil itu telah menyelesaikan pertempuran dan bergegas ke arah mereka