
di pasar, kerumunan mulai menonton dari jauh saat melihat pemuda itu akan membuat masalah dengan lin feng
pemuda itu terkenal karena membuat masalah di mana²
dan saat mereka mendengar Lin feng menghina nya, mereka terbengong
*apakah bocah ini cari mati? ini adalah tuan muda ke 2 keluarga Nan yang menguasai kota ini.
tuan muda ke2 adalah orang yang sombong dan suka membuat masalah di mana²
namun dengan identitas nya, dia memang bisa berjalan dengan mata tertutup di kota ini, terlebih lagi. dikatakan bahwa tuan muda keluarga nan telah mencapai tahap kondensasi qi dengan 2x temper dan akan memasuki akademi kekaisaran yan
benarkah? kalau begitu bocah itu dalam masalah besar.
saat Lin feng berjalan, dia mendengar bisikan² dari kerumunan
akademi kekaisaran yan? bukan kah guru mengatakan nya sebelum pergi? hmm seperti nya aku harus pergi dan melihat², aku ingin tau seperti apa akademi di dunia ini
kata lin feng dalam hati saat mendengar kerumunan
dia bahkan tak terlalu memperhatikan kata-kata, 'Tuan muda ke2 keluarga nan '
di sisi lain, wajah tuan muda ke2 menjadi gelap dia dengan cepat menyerbu dan menghalangi jalan Lin feng
"bocah berani nya kau menghina ku, apa kau tau siapa aku? karena aku tak ingin di tuduh menindas yang lemah, akan ku beri kau kesempatan, berlutut dan jilat sepatu ku, jika tidak aku takkan bersikap sopan" ucap pemuda itu namun saat dia menyelesaikan kata² nya
plaak bomm
aaargg
" enyah lah idiot, jangan menghalangi jalan" ucap Lin feng menampar pemuda itu dengan ringan
siapa yang kau suruh menjilat sepatu? kau memang minta di tampar
pemuda itu terlempar ke samping hingga beberapa meter dan mengeluarkan teriakan kesakitan
melihat pergantian adegan ini, kerumunan yang menonton tercengang
kekuatan bocah ini tak bisa di remeh kan
tuan muda ke 2 yang berada di ranah kondensasi qi awal di terbangkan dengan sekali tamparan?
meskipun di kota ini. ada cukup banyak kultivator kondensasi qi, mereka adalah generasi tua di atas 20 tahun yang akan sangat sulit untuk mencapai ranah roh
dan di kota ini, hanya kurang dari 5 orang yang seperti tuan muda ke 2 dan mereka semua merupakan genius teratas di kota ini
dengan memegang pipi nya, pemuda itu meludah kan becak dara dari mulut nya dan meraung ke arah Lin feng
" bocah mati" pemuda itu menerjang ke arah lin feng dengan tinju nya
Tinju itu di selimuti energi qi yang samar
"anjing yang menggigit sembarangan harus di pukuli supaya kapok" ucap Lin feng menampar wajah tuan muda ke2 tanpa ampun
plak plak plak
terdengar suara tamparan keras hingga puluhan kali saat Lin feng menampar tuan muda ke2
tuan muda ke2 bahkan tak bisa melawan sedikit pun
mendengar suara tamparan itu, kerumunan merasa hawa dingin menusuk kulit mereka
ini.. bocah ini sungguh kejam, dia menampar tuan muda ke 2 keluarga nan seperti itu?
huh kejam apa nya, apa kau lupa perbuatan² tuan muda ke 2? menurut ku dia pantas mendapatkan nya
shuuut pelan kan suara mu, bagaimana pun dia adalah tuan muda ke 2 keluarga nan, Patrick keluarga nan adalah kultivator tingkat roh
terdengar suara dari kerumunan saat Lin feng menampar tuan muda ke 2
setelah beberapa saat, Lin feng berhenti menampar dan berkata" anjing tidak menggonggong sembarangan, apalagi menggigit jika tidak, dia akan di lempar batu" ucap lin feng menginjak lantai batu dengan keras hingga lantai retak
dia kemudian memecahkan segenggam batu dari lantai dan memasukan nya ke mulut tuan muda ke 2
" ingat lah untuk menjadi anjing yang baik lain kali" ucap lin feng kemudian membuang tuan muda ke samping seperti sampah dan berjalan pergi
kerumunan melihat ke arah punggung Lin feng hingga lin feng menjauh dan menghilang
setelah beberapa saat, Lin feng akhirnya sampai di kamar penginapan nya
dia mengeluarkan pisau dan tongkat yang dia beli beberapa saat yang lalu
saat pisau dan tongkat muncul di tangan nya, lin feng segera membuang pisau ke samping dan memperhatikan tongkat
" hahaha benar saja, tongkat ini terbuat dari baja Laut hitam murni, yang merupakan bahan untuk senjata kelas 4" ucap Lin feng yang sangat senang
" dengan ini di tambah beberapa bahan lagi, aku bisa memurnikan sniper kelas 4 saat aku sudah mencapai refiner ( penempa senjata ) kelas 4" ucap lin feng dan memasukan kembali tongkat besi ke dalam cincin ruang nya
setelah menyimpan tongkat, Lin feng mulai berkultivasi, dia ingin secepat nya menjadi kuat dan untuk itu dia perlu rajin berkultivasi
lin feng berkultivasi menggunakan teknik dinamo tingkat ke 2 namun dia memelankan tempo agar energi spiritual di sekitar tak terlalu kacau mengarah ke kamar nya, jika tidak itu akan menarik banyak perhatian
.
.
.
kalo punya saran penggunaan bahasa, komen di bawah, soal nya author masih belajar jadi mingkin banyak salah dan ada typo nya