
Saat tetua menyatakan di mulai nya ujian
Semua orang peserta ujian segera mulai memurnikan pil
Bahan pil, kuali dan lain nya semua nya telah di sediakan di atas meja, jadi para peserta hanya perlu fokus memurnikan pil
Di antara para peserta, ada yang mengikuti resep yg di sediakan, dan ada yg menggunakan resep sendiri
Yan ran yg berada di sudut saat ini tak lagi memperdulikan lin feng
Dia fokus pada pil nya
Dalam hati nya, lin feng adalah orang yg terlalu jauh
Dia hanya bisa bekerja lebih keras untuk melihat apakah dia dapat mencapai hal yg cukup baik untuk masa depan nya
Di sisi lain, lin feng telah memilih sebuah resep dari ingatan kaisar jiwa
Api segera menyala di kuali, dengan menambahkan qi nya, dia memperkuat api sesuai keinginan nya
Kekuatan jiwa nya tertuang ke dalam kuali
Selain untuk melihat dengan jelas, kekutan jiwa akan berfungsi sebagai penyaring, penggerak, dan pembentuk pil
Wus wus
Dengan lambaian tangan nya, beberapa bahan pil langsung masuk ke dalam kuali
Tetua pengawas dan ketua tak berani menggunakan presepsi mereka untuk melihat proses pembuatan pil lin feng
Dengan mata mereka saja, mereka dapat melihat bahwa lin feng sedang memurnikan pil tingkat 3
Dan lin feng menggunakan resep nya sendiri
Resep pil sangat berharga bagi alkemis
Bahkan gedung alkemis hanya memberikan resep yg paling umum untuk ujian
Sangat tabu bagi seseorang mencuri resep pil dengan mengintip seseorang memurnikan pil
Wos wos
Lin feng melambaikan tangan nya dan segera semua bahan masuk ke dalam kuali
Swos
Dengan menekan tangan nya, aliran qi memasuki kuali dan api menjadi lebih panas
Beberapa saat kemudian, aroma obat yang kuat segera tercium.
saat aroma obat tersebar di seluruh ruangan
boom
bom boom
"ah sial"
kuali beberapa orang segera meledak, fokus mereka terganggu karena asik menghirup aroma obat yang membuat tubuh mereka segar dan bertenaga
bahkan yan ran di sudut sedikit terganggu, namun dia berhasil menstabilkan kuali nya
begitu cepat? aroma obat siapa ini
ucap orang² dalam hati
mereka melihat ke arah sumber aroma dan menemukan lin feng yang sedang memurnikan pil saat melihat lin feng, orang² segera menggelengkan kepala sambil menghela nafas
namun, mereka segera tersenyum dan mulai fokus memurnikan pil mereka
mereka tak ingin terkejut lagi jika itu lin feng, memurnikan pil dengan hanya seperempat waktu yang seharusnya, siapa lagi kalau bukan dia di sini
dalam hati mereka, pencapaian apa pun yg mereka raih di masa depan, mereka takkan sombong, mereka akan selalu mengingat hari ini, hari di mana mereka memurnikan pil bersama seorang monster
sudah merupakan kebanggaan yang layak di ceritakan untuk bisa memurnikan pil bersama lin feng
setelah beberapa saat
boom
lin feng segera memasukan pil tersebut ke dalam botol
udara dunia luar tercemar, jika pil di letakan dalam ruangan untuk waktu yang lama, kecuali pil tertentu, itu akan ternoda oleh hal² tak murni di udara
sedangkan, hal yang sangat penting untuk penilaian kualitas pil adalah, kemurnian.
setelah memasukan pil kedalam botol lin feng segera maju ke depan dan ingin menunjukan nya ke ketua dan tetua pengawas
"tak perlu, itu adalah pil kelas tiga kualitas teratas, sekarang kamu adalah alkemis kelas 3, lencana mu masih di tempa dan butuh beberapa waktu, adik kecil, tak tahu apakah orang tua ini bisa mengajak mu minum " ucap ketua gedung
" terima kasi ketua, tentu aku tak kan menolak ajakan ketua" ucap lin feng
" baik, ikuti aku" ucap ketua gedung dan berjalan keluar ruangan
lin feng segera mengikuti
ketua gedung tentu tak tertarik dengan pemurnian pil peserta lain, jadi dia pergi bersama lin feng meninggalkan tetua pengawas untuk lanjut mengawasi
setelah beberapa saat, ketua gedung membawa lin feng ke sebuah gazebo di belakang bangunan gedung alkemis
"teman kecil, teh ini adalah teh terbaik yang di datangkan dari cabang alkemis yg lebih tinggi, silahkan nikmati" ucap ketua menuangkan teh
"terima kasi kateua, yang muda ini takan sopan" ucap lin feng
" ketua sangat baik, silahkan katakan keinginan ketua" ucap lin feng langsung setelah meneguk teh dengan sekali teguk
"aih baik lah, teman kecil mungkin tak suka berbasa-basi, langsung saja, sebenarnya, beberapa bulan lagi akan ada kompetisi alkemis yang di lakukan di salah satu cabang tingkat tinggi gedung alkemis, sayang nya, sampai sekarang aku belum menemukan kandidat yg cocok sebagai peserta, aku ingin tahu apakah teman kecil bisa mengisi" ucap ketua gedung
" ini..." mendengar turnamen alkemis, lin feng sedikit berpikir
dalam ingatan kaisar jiwa, gedung alkemis memang sering menyelenggarakan turnamen, turnamen ini akan menentukan sumberdaya yg di berikan pada setiap cabang gedung alkemis
selain itu, turnamen ini biasa nya memiliki hadiah yang sangat menggiurkan untuk para juara
" baik lah aku akan ikut, namun, aku tak ingin terikat dengan gedung alkemis" ucap lin feng setelah sedikit berpikir
" hahah bagus lah, tenang saja, kau hanya perlu menjadi peserta atas nama cabang ini, cukup menjadi tetua tamu saja, tetua tamu tak terikat apapun, hanya saja, jika gedung elkemis dalam masalah maka di harapkan kua dapat membantu sesuai kemampuan" ucap tetua senang
akhirnya dia mendapat kandidat yg layak
" aku lupa, turnamen alkemis biasa nya memiliki batas usia 17 tahun, hanya ingin memastikan umur adik kecil" ucap ketua gedung lagi
" ah ini... tenang saja, usia ku tak melewati batas itu" ucap lin feng tersenyum tipis
jika dia mengatakan umur nya, itu akan terlalu berlebihan
dengan kekuatan nya, bahkan 1 tingkat kekuatan di atas kekaisaran yan tak memiliki orang seperti nya
"bagus lah kalau begitu" ucap ketua, dia dapat melihat bahwa lin feng tak ingin membicarakan nya
setelah itu, lin feng mengobrol dengan ketua gedung beberapa saat dan menawarkan beberapa bisnis yang sangat menguntungkan
ketua gedung tentu tak menolak hal yang menguntungkan
setelah beberapa saat mengobrol, seorang pekayan menghampiri mereka dengan lencana alkemis dan token tetua tamu
lin feng segera memasukan semua nya ke dalam cincin penyimpanan nya
" ketua, sepertinya kau sudah harus pergi" ucap lin feng melihat awan berwarna oranye di arah barat tanda matahari akan tenggelam
" baiklah, ingat lah untuk kembali ke sini setengah tahun lagi, kita akan berangkat pada saat itu" ucap ketua gedung
"tentu" ucap lin feng
setelah meninggalkan gedung alkemis, lin feng segera pergi ke penginapan tempat dia meninggalkan jin xi sebelum nya
saat dia sampai, dia segera memasuki kamar atas arahan jin xi
dengan metode lin feng yang menyuruh jin xi memegang batu roh di tangan nya, jin xi berhasil dengan lancar memesan kamar
saat lin feng memasuki kamar, dia segera berlatih sebentar sebelum tidur