Lin Feng

Lin Feng
30. Pil dalam 7 putara



Saat tetua menyatakan di mulai nya ujian


Semua orang peserta ujian segera mulai memurnikan pil


Bahan pil, kuali dan lain nya semua nya telah di sediakan di atas meja, jadi para peserta hanya perlu fokus memurnikan pil


Di antara para peserta, ada yang mengikuti resep yg di sediakan, dan ada yg menggunakan resep sendiri


Yan ran yg berada di sudut saat ini tak lagi memperdulikan lin feng


Dia fokus pada pil nya


Dalam hati nya, lin feng adalah orang yg terlalu jauh


Dia hanya bisa bekerja lebih keras untuk melihat apakah dia dapat mencapai hal yg cukup baik untuk masa depan nya


Di sisi lain, lin feng telah memilih sebuah resep dari ingatan kaisar jiwa


Api segera menyala di kuali, dengan menambahkan qi nya, dia memperkuat api sesuai keinginan nya


Kekuatan jiwa nya tertuang ke dalam kuali


Selain untuk melihat dengan jelas, kekutan jiwa akan berfungsi sebagai penyaring, penggerak, dan pembentuk pil


Wus wus


Dengan lambaian tangan nya, beberapa bahan pil langsung masuk ke dalam kuali


Tetua pengawas dan ketua tak berani menggunakan presepsi mereka untuk melihat proses pembuatan pil lin feng


Dengan mata mereka saja, mereka dapat melihat bahwa lin feng sedang memurnikan pil tingkat 3


Dan lin feng menggunakan resep nya sendiri


Resep pil sangat berharga bagi alkemis


Bahkan gedung alkemis hanya memberikan resep yg paling umum untuk ujian


Sangat tabu bagi seseorang mencuri resep pil dengan mengintip seseorang memurnikan pil


Wos wos


Lin feng melambaikan tangan nya dan segera semua bahan masuk ke dalam kuali


Swos


Dengan menekan tangan nya, aliran qi memasuki kuali dan api menjadi lebih panas


Beberapa saat kemudian, aroma obat yang kuat segera tercium.


saat aroma obat tersebar di seluruh ruangan


boom


bom boom


"ah sial"


kuali beberapa orang segera meledak, fokus mereka terganggu karena asik menghirup aroma obat yang membuat tubuh mereka segar dan bertenaga


bahkan yan ran di sudut sedikit terganggu, namun dia berhasil menstabilkan kuali nya


begitu cepat? aroma obat siapa ini


ucap orang² dalam hati


mereka melihat ke arah sumber aroma dan menemukan lin feng yang sedang memurnikan pil saat melihat lin feng, orang² segera menggelengkan kepala sambil menghela nafas


namun, mereka segera tersenyum dan mulai fokus memurnikan pil mereka


mereka tak ingin terkejut lagi jika itu lin feng, memurnikan pil dengan hanya seperempat waktu yang seharusnya, siapa lagi kalau bukan dia di sini


dalam hati mereka, pencapaian apa pun yg mereka raih di masa depan, mereka takkan sombong, mereka akan selalu mengingat hari ini, hari di mana mereka memurnikan pil bersama seorang monster


sudah merupakan kebanggaan yang layak di ceritakan untuk bisa memurnikan pil bersama lin feng


setelah beberapa saat


boom


lin feng segera memasukan pil tersebut ke dalam botol


udara dunia luar tercemar, jika pil di letakan dalam ruangan untuk waktu yang lama, kecuali pil tertentu, itu akan ternoda oleh hal² tak murni di udara


sedangkan, hal yang sangat penting untuk penilaian kualitas pil adalah, kemurnian.


setelah memasukan pil kedalam botol lin feng segera maju ke depan dan ingin menunjukan nya ke ketua dan tetua pengawas


"tak perlu, itu adalah pil kelas tiga kualitas teratas, sekarang kamu adalah alkemis kelas 3, lencana mu masih di tempa dan butuh beberapa waktu, adik kecil, tak tahu apakah orang tua ini bisa mengajak mu minum " ucap ketua gedung


" terima kasi ketua, tentu aku tak kan menolak ajakan ketua" ucap lin feng


" baik, ikuti aku" ucap ketua gedung dan berjalan keluar ruangan


lin feng segera mengikuti


ketua gedung tentu tak tertarik dengan pemurnian pil peserta lain, jadi dia pergi bersama lin feng meninggalkan tetua pengawas untuk lanjut mengawasi


setelah beberapa saat, ketua gedung membawa lin feng ke sebuah gazebo di belakang bangunan gedung alkemis


"teman kecil, teh ini adalah teh terbaik yang di datangkan dari cabang alkemis yg lebih tinggi, silahkan nikmati" ucap ketua menuangkan teh


"terima kasi kateua, yang muda ini takan sopan" ucap lin feng


" ketua sangat baik, silahkan katakan keinginan ketua" ucap lin feng langsung setelah meneguk teh dengan sekali teguk


"aih baik lah, teman kecil mungkin tak suka berbasa-basi, langsung saja, sebenarnya, beberapa bulan lagi akan ada kompetisi alkemis yang di lakukan di salah satu cabang tingkat tinggi gedung alkemis, sayang nya, sampai sekarang aku belum menemukan kandidat yg cocok sebagai peserta, aku ingin tahu apakah teman kecil bisa mengisi" ucap ketua gedung


" ini..." mendengar turnamen alkemis, lin feng sedikit berpikir


dalam ingatan kaisar jiwa, gedung alkemis memang sering menyelenggarakan turnamen, turnamen ini akan menentukan sumberdaya yg di berikan pada setiap cabang gedung alkemis


selain itu, turnamen ini biasa nya memiliki hadiah yang sangat menggiurkan untuk para juara


" baik lah aku akan ikut, namun, aku tak ingin terikat dengan gedung alkemis" ucap lin feng setelah sedikit berpikir


" hahah bagus lah, tenang saja, kau hanya perlu menjadi peserta atas nama cabang ini, cukup menjadi tetua tamu saja, tetua tamu tak terikat apapun, hanya saja, jika gedung elkemis dalam masalah maka di harapkan kua dapat membantu sesuai kemampuan" ucap tetua senang


akhirnya dia mendapat kandidat yg layak


" aku lupa, turnamen alkemis biasa nya memiliki batas usia 17 tahun, hanya ingin memastikan umur adik kecil" ucap ketua gedung lagi


" ah ini... tenang saja, usia ku tak melewati batas itu" ucap lin feng tersenyum tipis


jika dia mengatakan umur nya, itu akan terlalu berlebihan


dengan kekuatan nya, bahkan 1 tingkat kekuatan di atas kekaisaran yan tak memiliki orang seperti nya


"bagus lah kalau begitu" ucap ketua, dia dapat melihat bahwa lin feng tak ingin membicarakan nya


setelah itu, lin feng mengobrol dengan ketua gedung beberapa saat dan menawarkan beberapa bisnis yang sangat menguntungkan


ketua gedung tentu tak menolak hal yang menguntungkan


setelah beberapa saat mengobrol, seorang pekayan menghampiri mereka dengan lencana alkemis dan token tetua tamu


lin feng segera memasukan semua nya ke dalam cincin penyimpanan nya


" ketua, sepertinya kau sudah harus pergi" ucap lin feng melihat awan berwarna oranye di arah barat tanda matahari akan tenggelam


" baiklah, ingat lah untuk kembali ke sini setengah tahun lagi, kita akan berangkat pada saat itu" ucap ketua gedung


"tentu" ucap lin feng


setelah meninggalkan gedung alkemis, lin feng segera pergi ke penginapan tempat dia meninggalkan jin xi sebelum nya


saat dia sampai, dia segera memasuki kamar atas arahan jin xi


dengan metode lin feng yang menyuruh jin xi memegang batu roh di tangan nya, jin xi berhasil dengan lancar memesan kamar


saat lin feng memasuki kamar, dia segera berlatih sebentar sebelum tidur