Lin Feng

Lin Feng
23. itu adalah kehormatan di tampar tuan muda ini



beberapa hari , Lin feng dan jin xi akhirnya sampai di dekat kota kekaisaran yan


dalam beberapa hari ini, jin xi telah berhasil melakukan 2x penempaan tubuh dan masih bisa melanjutkan


dia bisa melakukan hal ini, tentu karena teknik dinamo


elang cakar besi di biarkan pergi ke hutan di sekitar nya karena, di kota kekaisaran yan, terdapat banyak kultivator yang berada di ranah prajurit dan di atas nya, membawa hewan buas tingkat 4 sebagai tunggangan terlalu mencolok


Lin feng dan jin xi melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki


setelah beberapa saat, mereka akhirnya sampai di depan gerbang kota.


terdapat 5 gerbang besar yang di penuhi dengan orang yang berlalu lalang,


masing² gerbang dapat menampung 5 kereta kuda yang berjalan bersama sekaligus


lin feng dan jin xi berjalan ke salah satu gerbang


dan mengantri


antrian para pejalan kaki cukup panjang


setelah beberapa saat, akhirnya giliran lin feng dan jin xi


setelah membayar 5 koin emas untuk setiap orang, mereka akhirnya bisa melewati gerbang


hanya memasuki kota saja harus membayar 5 koin emas, penghasilan kota kekaisaran ini tak kecil


saat lin feng dan jin xi baru melewati gerbang, terdapat keributan dari belakang mereka


"minggir sialan, jangan menghalangi jalan" teriak seorang pemuda berusia sekitar 15 atau 16 tahun yang menunggangi kuda nya dengan kecepatan tinggi


beberapa orang yang terlambat minggir akan terinjak oleh kuda dan beberapa orang lagi akan di cambuk oleh pemuda itu


" dasar udik kampungan, itulah akibat nya menghalangi jalan tuan muda ini" ucap pemuda itu dan memacu kuda nya dengan semakin cepat


kerumunan yang melihat itu bahkan tak berani bertindak atau menegur pemuda itu


bahkan prajurit penjaga gerbang tak menghentikan pemuda itu


namun saat pemuda itu melewati gerbang, ada 2 orang yang berdiri di depan jalan nya


meski sebenarnya dia bisa berbelok sedikit dan lewat dengan bebas, namun pemuda itu tak melakukan nya


"hahaha ada udik kampungan lain" ucap pemuda itu memacu kuda nya dengan semakin cepat dan hendak menabrak kedua orang tersebut


kedua orang tersebut tentu saja adalah lin feng dan jin xi


saat melihat pemuda tersebut memacu kuda nya dengan cepat ke arah nya, ekspresi lin feng dingin


dia tetap berdiri di tempat nya.


saat kuda pemuda tersebut hendak menabrak lin feng, lin feng menendang kedepan


brak


suara seperti hantaman benda tumpul terdengar


pemuda dan kuda di terbangkan kembali ke belakang


arrrkkh


terdengar teriakan kesakitan saat pemuda dan kuda jatuh ke tanah, kuda tersebut tak lagi bernafas dan menindih tubuh pemuda tersebut


kuda yang di tunggangi pemuda tersebut bukan lah kuda biasa, itu adalah kuda sisik hitam, hewan buas tingkat 2 menengah yang di kembang biakan khusus untuk menjadi tunggangan


harga 1 kuda ini sangat mahal, 1 ekor saja bernilai ribuan batu roh


hanya orang² kelas atas yang dapat membeli kuda ini


pemuda tersebut berjuang dan menyingkirkan kuda yang menindih nya


"bocah, berani nya menendang kuda ku, apa kau cari mati" ucap pemuda tersebut


" lalu apakah aku harus diam dan membiarkan kuda mu menabrak dan menginjak kami?" ucap lin feng dengan ekspresi menghina di wajah nya, dia paling benci idiot seperti pemuda ini


" itu adalah kehormatan bagi mu jika tertabrak oleh kuda tuan muda ini, berani nya kalian melawan, apa kau tau siapa tuan muda ini? tuan muda ini adalah..." ucap pemuda itu namun sebelum dia menyelesaikan kata² nya


plakk


aaargh


sebuah tamparan keras mendarat di pipi pemuda itu


dia terlempar beberapa meter sebelum berhenti


saat dia berhenti, dia meludahkan beberapa teguk darah dan beberapa gigi nya


saat ini, banyak orang telah berkerumun dan menonton pertunjukan tersebut


kerumunan tersebut terkejut oleh kekuatan lin feng


anak ini sangat kuat, dia sudah bisa menampar fang qi tanpa dia sadari, fang qi berada di puncak ranah kondensasi qi


apakah bocah ini ranah roh? dia terlihat baru berusia 13 atau 14


heh fang qi pantas mendapatkan nya, dia selalu membuat masalah di mana-mana


hei pelankan suara mu, fang qi bisa saja mendengar nya, meskipun dia ranah roh, lalu apa? keluarga fang mungkin tak kan melepaskannya


terdengar diskusi dari kerumunan saat lin feng menampar pemuda tersebut


" idiot, apa otak mu di taruh di pantat mu? apa nya yang kehormatan dari tertabrak dan terinjak,baik aku beritahu kau, itu adalah kehormatan ditampar oleh tuan muda ini " ucap lin feng dengan keras hingga kerumunan mendengar nya dengan jelas


"kau, bocah tunggu saja kau akan mati" fang qi yang mendengar kata² lin feng, dia sangat malu dan marah, namun dia menyadari bahwa dia bukan lawan lin feng


dia kabur dengan menutupi wajah nya tanpa melihat ke belakang


melihat fang qi yang melarikan diri, lin feng menggelengkan kepala


selalu ada orang seperti itu di manapun


setelah beberapa saat berkeliling, lin feng dan jin xi segera sampai di depan sebuah penginapan sederhana


"xi, bawa uang ini dan pegang batu roh di tangan mu dan pesan lah 2 kamar" aku masih harus melakukan beberapa hal


" baik tuan muda" ucap jin xi dengan hormat


lin feng segera kembali berjalan-jalan, setelah beberapa saat lin feng sampai di sebuah bangunan berlantai 5 yang mewah


di depan gedung tersebut, terdapat papan nama bertuliskan


gedung alkimia


setelah berpikir sesaat,lin feng segera masuk ke dalam bangunan