Lin Feng

Lin Feng
32. datang dan hormati kakek



saat lin feng berbalik, dia melihat seorang pemuda sedang mengendarai seekor serigala angin, hewan buas tingkat 2 puncak mendekat ke arah gerbang akademi


kepala pemuda itu terangkat ke atas, mengendarai serigala angin, pemuda itu sangat bangga, angkuh, sombong menatap orang² di depan gerbang akademi dengan melihat ke bawah seolah melihat orang² rendahan


itu tuan muda Jiu wu dari keluarga Jiu, luar biasa, lihat tunggangan nya, itu adalah hewan buas tingkat 2 puncak yang setara dengan puncak kondensasi qi


ya keluarga Jiu adalah salah satu dari 4 keluarga teratas di ibukota kekaisaran yan


benar² luar biasa dapat memberikan hewan buas tingkat 2 puncak kepada yg muda untuk di tunggangi


yah tuan muda jiu wu terlihat sangat cocok dengan serigala angin itu, terlihat sangat gagah


saat pemuda itu mendekat, terdengar diskusi dari kerumunan


saat mendengar diskusi ini, kepala Jiu wu semakin terangkat tinggi, ekspresi nya sangat puas saat mendengar pujian dari kerumunan


sial ternyata bocah ini sedang pamer, huh hanya hewan buas tingkat 2, aku punya hewan buas tingkat 4 oke, huh seharusnya aku membawa satu yang lemah minimal hewan buas tingkat 3


ucap lin feng menghela nafas dalam hati, dia ke akademi ini untuk merasakan bersenang² menjadi populer dan menjadi pria keren seperti beberapa orang di kehidupan sebelum nya, jedi, membawa hewan buas tunggangan kuat pasti sangat keren


saat Jiu wu mencapai kerumunan, mereka segera terbelah dan memberi jalan secara otomatis


melihat ini. Jiu wu terlihat puas dan mengendarai serigala angin lurus ke gerbang akademi, namun saat kerumunan membelah, ada 2 orang yg tetap diam di tempat mereka dan menatap pemuda dengan main²


saat Jiu wu semakin mendekat, kedua orang tersebut sama sekali tak minggir dan tetap di tempat nya, sebenarnya, dia bisa berbelok namun, karena keangkuhan nya, dia merasa itu akan menodai wajah nya


"bocah, tak bisakah kau minggir?" ucap jiu wu mengerutkan kening


" heh apa maksud mu, aku sudah di sini lebih dulu, tak bisakah kau berbelok?" ucap pemuda tersebut dengan main main


pemuda tersebut tentu adalah lin feng dengan jin xi yg selalu mengikuti di belakang nya


aiih selalu ada bocah yg tak takut mati, lihat pakaian mereka, mereka pasti orang udik


" hahha bocah apa kau tak tahu siapa aku? aiiih selalu ada orang udik seperti mu yang tak tahu apa² minggir lah ke samping jangan sampai serigala ku menginjak mu" ucap Jiu wu tertawa menggelengkan kepala


" yah aku tahu kau, kau adalah cucu ku, cucu, kemari dan hormati kakek mu" ucap lin feng dengan tangan mengundang


" hahhaha "saat Lin feng menyelesaikan kata² nya, terdengar suara tawa dari kejauhan


semua orang segera melihat ke arah kejauhan


jiu wu juga berbalik dan wajah nya menjadi dingin


segera, mereka melihat 2 orang yg sedang menunggangi hewan buas mendekat


salah satu yg gemuk mengendarai sapi darah hewan buas kelas 2 puncak, dan yg lain nya adalah seorang pemuda dengan baju putih mengendarai harimau putih yang juga hewan buas puncak kelas 2


"Ao Lei, fang Li, apa yang kailan tertawakan" ucap jiu wu dengan dingin saat melihat ke dua orang itu


" heh Jiu wu, seperti nya nama keluarga jiu mu sudah tak terdengar oleh orang²" ucap pemuda gemuk Ao Lei dengan mengejek


"yaah sangat lucu melihat mu di permainkan orang kampung, sungguh menodai nama 4 keluarga besar" ucap pemuda berpakaian putih fang qi dengan jijik saat melihat ke arah jiu wu


mendengar kata² mereka wajah jiu wu gelap, dia ingin membalas namu tiba² dia mendengar suara yg lebih menjengkelkan dari belakang nya


" kalian ber 3 idiot menyebut ku orang kampung sungguh bocah tukang pamer, kemari dan hormati kakek kalian" Lin feng berkata dengan mengundang


dia sudah tak sabar memukuli mereka dengan keren