
saat ujian di mulai, yan ran lihat ke arah lin feng sebelum dengan cepat mengerjakan soal, dia juga sangat ingin menjadi murid salah satu dari 5 alkemis tingkat 4
melihat lin feng menolak apa yang dia impikan, dia sangat marah di hati nya, dia merasa telah kalah, di ujian ke 2 kali ini, dia ingin mendapatkan hasil yang lebih baik dari lin feng
selain yan ran, ma hong juga melihat ke arah lin feng dan mencibir dalam hati
heh meskipun kekuatan jiwa mu kuat, lalu apa, ujian ini adalah soal pengetahuan, aku sudah pernah mengikuti ujian seperti ini, meskipun soal nya berbeda, aku dapat dengan mudah menyelesaikan soal ini, dan mendapat hasil yang lebih baik dari mu
aku tak percaya, pengetahuan mu lebih baik dari ku
di sisi lain, Lin feng dengan santai mengambil 3 level soal ujian dan melirik nya beberapa saat sebelum mengisi nya dengan cepat
sebelum nya, dia sengaja menahan kekuatan jiwa nya di alkemis tingkat 3 karena, meskipun kekuatan jiwa nya telah mencapai tingkat 5, kultivasi nya terlalu rendah, dia tetap hanya bisa menyempurnakan pil tingkat 3
untuk pil tingkat 4, bahan pil tak bisa lagi di murni kan dengan api biasa, di butuhkan beberapa hukum misterius untuk membentuk api dari qi dan jiwa yang kuat
meskipun lin feng mewarisi ingatan kaisar jiwa, hukum hanya dapat di pahami sendiri, tak dapat di ajarkan
itu seperti prinsip² yang terkandung dalam tekni² lin feng namun, hukum lebih mendalam dari prinsip
saat ini, lin feng menulis jawaban dengan cepat, tangan nya menari dengan penah tanpa jeda
soal² ini sebagian adalah tentang beberapa penyakit yang merupakan petahuan yang harus di ketahui sesui tingkatan alkemis, dari alkemis tingkat 1 hingga 3 pengetahuan nya jelas berbeda
selain penyakit, ada juga soal untuk mengenali tanaman obat, terdapat banyak tanaman obat di atas meja, yang harus di lakukan adalah, menulis ciri² obat dan menuliskan nama nya
bagi lin feng yang memiliki ingatan kaisar jiwa, soal² ini sangat mudah
setengah batang dupa berlalu, lin feng yang duduk di meja paling depan, tiba² berdiri dan membawa jawaban nya ke depan
tetua yang mengawasi ujian segera melihat ke arah nya, dia bisa melihat bahwa, lin feng membawa 3 lembar jawaban
ini bahkan baru setengah dari batas waktu untuk mengumpulkan jawaban tingkat 1, apakah bocah ini sudah menyelesaikan 3 tingkat soal?
ucap tetua dalam hati
meskipun dia yakin dia juga bisa melakukan nya, dia sudah sangat tua, bagaimana mungkin itu di bandingkan
dalam hati nya,dia telah menganggap tinggi lin feng tanpa sadar, ini karena, perangai lin feng yang tenang dan sama sekali tak kekanak-kanakan
"pergilah dan menunggu di tempat, hasil nya akan di umumkan bersama yang lain" ucap tetua mengambil lembar jawaban lin feng
lin feng kembali ke tempat nya dan menunggu dengan tenang
orang lain terlalu fokus dengan jawaban mereka, tak ada satupun yang menyadari bahwa lin feng telah mengumpulkan jawaban nya
saat ini, tetua pengawas sedang memeriksa jawaban lin feng
soal untuk alkemis tingkat 1 dan 2 di jawab dengan sangat teliti dan semuanya benar
dia segera memeriksa jawaban untuk soal alkemis kelas 3
jawaban lin feng sangat genius dan teliti, tetua pengawas bahkan mendapat beberapa pengetahuan baru tentang cara merawat pengakit
ini membuat nya melihat ke arah lin feng untuk waktu yang lama seolah ingin mengukur nya
saat dia lanjut memeriksa jawaban, dia seperti melihat sesuatu dan menghela napas
pada akhir nya, dia tetap anak muda
ucap tetua menghela nafas lega dan mencoret salah satu jawaban lin feng
jika lin feng menjawab semuanya dengan benar, itu terlalu genius
genius no 1 kekaisaran yan bahkan hanya bisa menjawab 85% jawaban dengan benar dan dia di anggap sangat genius
jika lin feng menjawab dengan sempurna, apa nama nya?
usia lin feng bahkan lebih muda dari genius itu
meskipun begitu, sepertinya tetap akan ada pergeseran peringkat genius di kekaisaran yan
beberapa saat kumudian, tersisa seperempat dupa sebelum dupa pertama selesai
ma hong dan yan ran tiba² berdiri dan dengan percaya diri mengumpulkan jawaban nya
namun saat mereka sampai di meja pengawas, mereka mematung
ada 3 lembar jawaban di sana?
"tetua, jawaban siapa ini" ucap ma hong dengan hormat, namun wajah nya gelap
3 orang lebih cepat dari nya?
yan ran juga melihat ke arah tetua menunggu jawaban
siapa 3 orang yang lebih cepat dari nya? dia bahkan kalah dari 3 orang?
"pergilah, kerjakan soal lainnya yang ingin kalian ambil, jangan urusi hal² tak penting" ucap tetua dengan malas
anak muda sangat sangat peduli dengan jawaban orang lain, bukan nya belajar agar jawaban mereka lebih baik
mendengar jawaban ini, mereka dengan enggan kembali ke tempat mereka, mereka tak berani melawan tetua
namun saat telah duduk, mereka seperti mengingat sesuatu dan melihat ke arah lin
mereka menemukan bahwa, lin feng sedang duduk dengan malas menguap dan tak sedang mengerjakan soal
melihat ini, urat di dari mereka timbul
aku bersusah payah mengerjakan soal agar bisa lebih cepat dari mu, namun kamu tetap lebih cepat dari ku dan duduk santai menguap tanpa beban?
sialan, ku doakan semua jawaban mu salah
yan ran mengutuk dalam hati sebelum mengambil soal tingkat ke 2 dan mengerjakan nya dengan cepat
saat waktu 1 batang dupa selesai, semua orang telah mengumpulkan jawaban kelas 1
saat ini, orang² melihat bahwa, hanya tersisa ma hong dan yan ran yang mengerjakan soal
huh lihat, ternyata bocah itu hanya mengerjakan soal kelas 1
heh, kekuatan jiwa yang kuat bukan berarti pengetahuan mendalam, dia masih sangat muda, aku yakin jawaban ku lebih baik dari nya
beberapa orang berdiskusi dengan berbisik saat melihat lin feng yang menguap karena mengantuk menunggu jawaban di umumkan
setelah 1 batang dupa kembali berlalu, ma hong dan yan ran kembali mengumpulkan jawaban mereka
mereka melihat ke arah lin feng dan menghela nafas
bocah ini ternyata hanya mengikuti ujian kelas 1
jelas saat mereka mengerjakan soal kali ini, mereka sesekali akan melihat ke arah lin feng dan menemukan hang terakhir menguap dengan malas dari waktu ke waktu