Lin Feng

Lin Feng
5. Bisikan Kematian



setelah memasuki hutan, lin feng terus berlari ke arah kedalaman hutan


bagian terluar hutan hanya terdapat beberapa hewan liar biasa yg hanya sedikit lebih kuat dari hewan liar pada umum nya


setelah lin feng berlari selama setengah jam akhirnya lin feng mulai melihat hewan buas tingkat 1 yg setara dengan kultifator pemurni tubuh


lin feng melambat kan langkah nya dan mulai memilih target


harimau darah adalah target pertama yg ingin dilawan lin feng.


tujuan lin feng ke hutan monster adalah yg pertama berlatih kemampuan bertarung, kemudian berburu, dan mencari herbal yg berharga


Lin feng mendekati harimau darah tanpa menyembunyikan diri


hal ini menyebabkan harimau yg tubuh nya berwarna merah darah itu memandang nya dengan waspada


lin feng terus.. berjalan mendekat, melihat ini harimau itu segera berlari menyerbu ke arah lin feng


lin feng yg melihat itu juga menyerbu ke arah harimau darah, saat jarak nya hanya tinggal beberapa meter lagi, harimau darah melompat dan menerkam ke arah lin feng.


lin feng segera bereaksi dan menunduk sebelum meninju dada harimau darah dengan kekuatan penuh namun tanpa seni beladiri dan qi, hanya kekuatan fisik murni


buak krek


terdengar suarah patah tulang saat tinju lin feng mendarat di dada harimau.


harimau darah itu terpental ke atas sebelum mendarat di tanah tak bergerak lagi.


plak plak


" sepertinya hewan buas tingkat 1 samasekali tak menantang dengan ranah ku saat ini" ucap lin feng menepuk² debu di tangan nya


dengan ranah lin feng saat ini, hewan buas tingkat 1 memang tak akan bisa menahan pukulan nya, siapa lian feng?


dia bukan lah ranah awal kondensasi qi biasa


lin feng telah menyelesaikan 9x temper yg membuat tubuh nya sangat kuat, bagaimana mungkin hewan buas di bawah ranah nya bisa menjadi tandingan nya


lin feng segera menghampiri tubuh harimau giok itu dan menyayat bagian dadanya, segera lin feng menemukan sebuah kristal di kedalaman dada harimau itu.


seperti datian manusia, semua hewan buas memiliki inti kristal sebagai datian


kristal itu bulat sempurna, ukuran nya hanya sebesar sebuah kelereng, yah ini merupakan ukuran kristal hewan buas tingkat rendah


setelah mengambil inti harimau tersebut, lin feng kembali melanjutkan perjalanan.


Lin feng ingin mencari hewan buas tingkat 2 karena hewan buas tingkat satu sama sekali bukan tandingan nya


Lin feng berlari dengan cepat menuju kedalaman hutan


beberapa kali saat iya berpapasan dengan hewan buas tingkat satu di sepanjang jalan.


saat itu terjadi, Lin feng akan menyelesaikan hewan buas tersebut dengan sekali pukulan dan dengan cepat mengambil inti kristal nya sebelum melanjutkan perjalanan.


setelah 2 jam berlari, akhirnya lin feng memasuki zona dengan hewan buas tingkat 2.


lin feng mengurangi kecepatan nya dan sedikit berhati².


setelah beberapa saat Lin feng memutuskan target nya.


itu adalah banteng baja hitam, hewan buas tingkat 2 menengah.


kulit dan bulu banteng itu berwarna hitam dan kokoh seperti baja


Lin feng kembali berjalan ke arah banteng itu tanpa menyembunyikan diri


tujuan Lin feng adalah berlatih dengan bertarung secara langsung dengan hewan buas ini untuk mengetahui garis besar kekuatan nya


ngooooo


saat banteng baja hitam melihat Lin feng, dia meraung dan menyerbu langsung ke arah Lin feng


Lin feng juga tak tinggal diam dan menyerbu ke arah banteng


banteng itu terus menyerbu dan menyeruduk ke arah Lin feng


Kali ini, Lin feng tak menghindar, saat banteng dan lin feng bertemu, lin feng menangkap kedua tanduk banteng itu secara langsung,


bok


terdengar suara benturan saat kepala banteng mengenai dada lin feng


lin feng yang menangkap kedua tanduk banteng terdorong mundur dan dengan susah payah membantu menahan kepala banteng dengan dadanya


kaki lin feng membajak tanah hingga 3 meter sebelum berhenti


aarrrrg aaah


sat lin feng berhasil menahan banteng itu, Lin feng meraung dan dengan memegang tanduk banteng, Lin feng mengangkat dan membating banteng itu ke belakang nya


boom


terdengar ledakan keras saat tubuh banteng menghantam tanah


aaarg ora ora ora


tak puas di situ, lin feng meraung dan membanting banteng itu ke depan dan ke belakang berulang kali sebelum memutar² tubuh nya dan melempar tubuh banteng hingga menghantam pohon


Duaak


terdenger suara hantaman keras saat tubuh banteng menghantam pohon besar.


Lin feng menyeka darah di sudut bibir nya sebelum berjalan menghampiri mayat banteng


meskipun berhasil menahan banteng dengan memegang tanduk dan menahan kepala dengan dada, hantaman kepala banteng dan dada masi sedikit mengguncang organ dalam nya.


lin feng memperkirakan bahwa dengan kekuatan penuh nya di tambah energi qin dan seni beladiri, dia akan mampu mengalahkan monster tingkat ke 2 akhir dan mampu bertarung sebentar dengan monster tingjat ke 2 puncak


ranah kondensasi qi di bagi menjadi 4 tahap


yaitu awal, menengah, akhir dan puncak


begitu pula hewan buas tingkat ke 2, di bagi menjadi awal, menengah, akhir, dan puncak.


saat lin feng tiba di samping mayat banteng, dia segera mengambil sebuah pisau dan menyayat bagian dada benteng kemudian mengambil sebuah inti kristal dari nya.


inti kristal itu sedikit lebih bercahaya dari inti kristal hewan buas tingkat satu yg iya dapat sebelum nya


kristal hewan buas tingkat 2 berharga sekitar 50 batu roh tingkat rendah.


sedangkan batu roh tingkat rendah bernilai 100 koin emas


saat ini, lin feng duduk dan menyembuhkan diri


seseorang harus memastikan diri dalam keaadaan terbaik nya saat di hutan monster.


hal ini di karenakan kecelakaan bisa terjadi di sini tanpa peringatan sehingga, lebih baik siap untuk apapun yg akan datang


setelah memulihkan diri, lin feng kembali melanjutkan mencari mangsa selanjut nya.


setelah beberapa saat mencari, Lin feng akhirnya memutuskan target.


itu adalah seekor hewan buas puncak tingkat ke 2, gorila berbulu emas


Kali ini, lin feng tak berencana bertarung langsung


Lin feng mengeluarkan sebuah benda dari cincin penyimpanan nya


yah inilah yg membuat Lin feng tak sabar untuk pergi berburu.


benda itu adalah sebuah sniper Laras panjang yg di lengkapi teleskop dan peredam suara yg di tempa Lin feng dan di beri nama


Bisikan Kematian yg terukir di badan sniper


Lin feng sudah tak sabar untuk mencoba seperti apa efek sniper di dunia kultivasi ini, setelah berhasil menempa dan merakit nya seminggu yg lalu.


benda ini juga lah yg membuat lin feng ingin belajar pandai besi


Lin feng memilih pohon yg lebih tinggi dari pohon lain nya, dan memilih posisi yg baik untuk menembak


setelah memantapkan posisi lin feng mulai membidik.


saat ini sepasang gorila bulu emas yg tinggi nya sekitar 6 meter dengan tubuh penuh otot sedang tertidur di depan gua nya


jarak lin feng dan ke 2 gorila itu sekitar 500 meter


dorr...


suara tembakan yg sangat kecil terdengar saat lin feng menembak


peluru membelah angin dan melesat seperti petir kemudian mengenai salah satu gorila tepat di kepala gorila tersebut


gorila itu bahkan tak tau bagaimana dia mati, dan bahkan gorila lain nya bahkan tak terbangun dari tidur nya


dorrr...


sura tembakan kembali terdengar, Lin feng kembali menembak gorila ke 2


peluru melesat dan membelah angin lebih cepat dari peluru sebelum nya.


kembali peluru berhasil mengenai kepala gorila ke 2


darah menyembur keluar dari kepala nya dan gorila tersebut dan membuat tanda² kehidupan nya menghilang.


Lin feng menyimpan Sniper nya dan segera bergegas ke arah gorila


ekspresi puas terukir jelas di wajah lin feng


jelas performa dari sniper buatan nya sangat memuaskannya


sniper buatan Lin feng sedikit berbeda dengan sniper pada umum nya


sniper lin feng lebih panjang dan ukuran peluru nya juga lebih besar


selain itu, karena tak punya bubuk mesiu untuk peledakan, Lin feng mengganti nya dengan ledakan energi qi nya


peluru sniper biasa nya terdiri dari peluru asli dan selongsong berisi mesiu peledak


sedangkan peluru lin feng, solongsong nya di buat kosong dan akan di isi energi gi yg di ledakan menggantikan bubuk mesiu.


peluru seperti ini jelas lebih baik juga kerena, kecepatan sebuah peluru tergantung dari ukuran ledakan pada selongsong


pada peluru Lin feng, dia bisa mengatur seberapa kuat ledakan dari banyak nya qi yg dia tuangkan, hanya saja tentu ada batas nya juga yaitu besi yg di gunakan untuk membuat sniper harus dapat menahan daya ledak,


jika besi tak mampu menanggung nya, bukanya peluru nya yg melesat semakin kencang tetapi senjata akan meledak dan hancur.


dari tembakan barusan, lin feng memperkirakan bahwa. selama itu serangan diam² dia memiliki kepercayaan diri untuk membunuh seseorang di ranah roh puncak


jika ingin lebih dari itu, Lin feng harus menerobos jiwa nya dan menjadi penempa (refiner) kelas 3 agar bisa menggunakan besi yg lebih baik untuk membuat sniper kelas 3


sniper buatan Lin feng saat ini hanyalah artefak kelas 2 dan digunakan membunuh puncak ranah roh adalah batas nya