
Dunia immortal.
"Maaf mengganggumu lord, daerah Utara diserang oleh pemberontak yang membuat daerah tersebut menjadi hancur tak tersisah lagi."
"Dan para fairy pun sedang membereskan kerusakan yang berada di daerah hutan dan menumbuhkan kembali tumbuhan yang dirusak oleh pemberontak." lanjutnya.
"Bawalah pemberontak itu kehadapanku, karna telah melawan kepemerintahanku. Aku sendirilah yang akan memberikan hukuman yang pantas kepadanya. "
"Baik lord, saya undur diri. " ucap orang itu yang tak lain adalah serge pengawal pribadinya dan ia membungkuk 90° lalu pergi meninggalkan ruangan tersebut.
Seorang pria laki-laki yang duduk bersandar sambil meneguk secangkir minuman anggur dengan menatap lurus kedepan dengan tatapannya yang kosong.
Ia menaruh kembali gelas itu diatas meja kecil yang berada disampingnya dan kemudian ia berdiri lalu berjalan dua langkah lurus kedepan dan berhenti didepan sebuah jendela yang sangat besar.
LOIS itu lah nama seorang KING IMMORTAL yang ditakuti semua makhluk dunia Dendellag yaitu dunia yang berisi berbagai klan seperti fairy, wizard, vampire, werewolf, Demon, iblis, orc, Elf, Goblin, Mermaid, Gnome dll.
Srekkk
Jubah itu terlepas dari tubuh sang Lord dan terjatuh dibawah kakinya dan Terlihat setengah tubuh yang polos tanpa sebenang kain yang menutupi tubuh Indah itu.
Tubuhnya yang kokoh nan gagah, ototnya yang besar dan tak lupa garis-garis kotak yang menghiasi perutnya. Suspect
Dipunggungnya dihiasi dengan tato atau gambar yang memanjang dibelakang punggung dengan berbentuk pedang bermata satu dengan naga yang melingkar di pedang tersebut. Tato itu sudah ada sejak ia terlahir didunia.
Kretek..
Seketika keluarlah sayap berwarna putih setengah hitam pekat yang memanjang membentang keluar dengan gagahnya. Sayap itu berkibas dengan pelan dipunggung pria itu.
MARIA POV
Huoaa...
Seorang gadis yang tertidur dengan nyenyaknya diatas ranjang Queen size yang masih memejamkan mata tanpa niat untuk membukanya.
Tring tringgggg
Seperti biasa alarm selalu bunyi tepat pada waktunya dengan amat nyaring, tetapi makhluk cantik yang berada disamping alarm itu tidak kunjung bangun walaupun ia sempat terusik dengan bunyi itu.
Si gadis itu bukannya bangun malah ia mengambil bantal yang berada dibawah kepalanya dan menaruh diatas kepala untuk menutupi telinganya dengan rapat lalu merubah posisi menjadi miring kesamping dengan membelakangi alarm tersebut tanpa adanya niat untuk dimatikan.
30 detik berlalu
Alarm terus berbunyi tanpa henti, Maria yang mendengar itu pun mulai jengah dan mengambil alarm itu lalu melemparnya dan terjatuh didepan pintu kamar Maria.
Alarm mati seketika, Maria pun melanjutkan kembali tidurnya yang sempat terhenti dan menaikkan selimut ditubuhnya lalu mencengkramnya dengan amat erat.
Kau tau ini sudah keberapa kali Maria membanting alarm karna ulahnya. Setiap pagi tak pernah absen pasti selalu saja alarm akan berakhir ditong sampah.
Satu menit berlalu...
Dan
Tringggg tringgggg tringgg...
Tringggg... Tring.. Tringgg
Tringgg tringgg... Tringg
Tringgg..
Tringgggg!!!!
Sontak Maria dengan kilat langsung bangun terduduk diatas ranjangnya karna kaget dengan suara tersebut dan matanya pun tak bisa merem kembali karna sudah terbuka lebar.
Maria melihat kebawah lantai dari atas kasurnya dan ternyata ada sepuluh alarm berbaris yang berbunyi berbarengan.
Ah.
OH MY GOD!!!
Teriak maria dengan suara menggelegar mengisi ruang tersebut.
Skip.
Disini lah ia sekarang ini yang suda berpakaian rapih dengan mengenakan seragam sekolah dan berakhir didepan meja makan dengan pukul jam 6.00 pagi.
Seharusnya jam segitu ia sedang enak-enaknya bermimpi Indah ketemu sehun exo disana, tetapi khayalan itu semua sirna seketika karna kejadian tadi pagi dikamarnya.
Hooaaa..
Mulutnya tak henti menguap karna tidurnya kurang cukup. Ia baru tidur jam 3 pagi karna menonton oppa oppa korea dan terbangun jam 5.01.
Padahal sekolahnya dimulai pukul jam 7.30 pagi tetapi ia sudah rapih berpakaian. Ini sebuah keajaiban sungguh.
Huhh..
Maria tak henti menghelah nafas berat karna ia jengkel sama kedua bodyguardnya oh astaga!! Betapa jengkelnya ia.
Maria baru tau kalau yang menaruh alarm tersebut adalah kedua bodyguardnya itu dengan suruhan mamahnya.
_______
Disekolah, Pukul 7.00 pagi.
"Wah keajaiban Maria datang jam segini. Mimpi apa yah gua semalam. " gumam ketua kelas yang masih terdengar sedikit oleh maria.
Maria yang mendengar itu langsung menghampiri ketua kelas yaitu maxime analyz lalu bebisik disamping telinganya.
"Gua lagi tobat sehari, jadi lu diam-diam aja oke." ucapku ditelinga maxi, lalu meninggalkan kelas dan pergi menuju perpustakaan bukan untuk belajar tapi untuk melanjutkan tidurnya yang menurutnya kurang cukup.
Perpustakaan_
Dan maria sudah menemukan apa keinginannya itu. Dipojok dinding dengan disampingnya jendela besar seperti biasa belakang perpus adalah taman.
Hoaa..
Maria mulai memejamkan matanya dan mulai tertidur dengan nyenyak tanpa adanya gangguan karna perpus saat ini sangat sepi, karna masih dihuni oleh dirinya dan juga penjaga perpus saja.
Flashback
Dejavu.
Seorang anak perempuan cantik berumur 6 tahun sedang berlari dengan riang tanpa adanya beban apapun didalam dirinya, dengan membawa beberapa bunga yang berwarna-warni diranjang bunga itu. yang ia bawa sambil tersenyum dengan ceriahnya.
Ia pun berhenti berlari sejenak didepan hutan yang berada dibelakang rumah dan tanpa berfikir panjang bocah kecil itu memasuki hutan yang lebat tanpa adanya seorangpun yang mendampingi dirinya.
Anak itu terus berjalan tanpa adanya rasa takut yang menghampiri dirinya. Langkah kecilnya terus berjalan sambil bersenandung untuk menemani perjalannya.
🎶
Langkah kecilku, langkah kecilku.
Membawa bunga cantik ditanganku.
bersenandung dengan riang tanpa henti.
Burung berkicau dengan amat merdu..
Peri oh peri..
Aku disini mencarimu, mengajakmu
Untuk bernyanyi bersamaku..
🎶
Tak terasa langkah kecilnya telah membawa dirinya disebuah tebing yang sangat tinggi, ia berdiri dipinggiran tebing tersebut tanpa terbesit rasa takut.
Anak tersebut melihat Indahnya awan dipagi hari dari atas tebing yang suram yang dihiasi oleh sinar matahari, yang membuat dirinya terasa hangat.
Senyuman tak pernah luntur diwajah cantik anak itu sambil menatap lurus kedepan dengan bergumam 'cantik cekali'
Kresek
Kresek
Kresek
Eh
Anak itu seketika langsung berbalik kearah belakang karna ia telah mendengar sesuatu disemak-semak yang tak jauh dari tempat berdirinya dia.
"Apa ada olang disana? "
"Holo, apa kau celinci (kelinci) besal, hewan yang belbelu lembut? " ucap bocah itu karna melihat salah satu kaki yang terlihat berbulu, jadi mengira itu adalah hewan kelinci.
Bocah itu bergerak mendekati semak-semak yang tak jauh dari dirinya. Ia melangkah mendekati arah sumber suara yang sempat ia dengar.
Srek srek srek
Suara itu semakin tedengar sangat jelas ditelinga sang bocah itu dan.. Ia pun berhenti tepat didepan semak belukar yang lebat.
"Hai keluarlah jangan tatut sama acu."
Tak lama bocah itu berkata, suara disemak terhenti seketika. Tetapi keluarlah seekor hewan dari balik semak itu yang menjulang tinggi nan besar tepat didepan sang gadis kecil tersebut.
AUuuuuuu
Grerrmmm Grerrrr
Ranjang bunga yang ia pengang langsung terlepas dari genggaman tangannya dan terjatuh kebawah tanah.
Ia yang melihat itu meneguk slavinanya karna hewan yang berada didepan tersebut amat sangat besar 10 kali lipat dari tubuhnya saat ini. Hewan yang memiliki taring yang sangat besar nan tajam tak lupa air liur yang selalu menetes membasahi permukaan tanah.
Tatapan hewan tersebut sangat tajam seperti menemukan makanan baru yang segar, hewan itu bergerak maju kedepan kearah bocah itu dengan moncong setengah terbuka kearah dirinya.
Ia mulai gemetaran dikedua kakinya karena merasa takut dengan hewan didepannya, ia pun memundurkan langkahnya kebelakang dan terus kebelakang tetapi hewan itu selalu maju menghampirinya tanpa celah apapun.
BYURR...
Suara batu yang jatuh kebawah tebing yang terdengar oleh anak itu. Tebing dan dirinya mulai berdekatan ia mulai merasa panik dan takut jatuh kebawah sana sama seperti nasib batu itu.
BRUKK..
Akhh, Aittttss
Anak perempuan itu tersandung dan terjatuh ketanah, kakinya pun terkilir serta mengeluarkan darah di dengkul kakinya.
Anak itu tak henti-hentinya menangis dalam Diam karna takut hewan didepannya itu langsung melahap dirinya karna mendengar tangisannya.
'Tolong acu mama, aku tatut huaa Hikh hikh' gumam anak itu dengan amat pelan.
GREEEERRRRR
hewan tersebut meloncat kearah dirinya.
Dan
_________________
AKKKKKHHHHHH------