
Di Sebuah Ruang Bawah Tanah
Yehuan berjalan menyusuri sebuah Lorong gelap yang di terangi oleh sekumpulan Obor dengan api berwarna Biru Muda
Tepat setelah beberapa saat berjalan, Yehuan sampai di tempat Tujuannya, Titik Pusat Array Pelindung Sekte Teratai Salju
Di sana, Terdapat sebuah Ruangan yang sangat Luas, Sekiranya seukuran setengah lapangan sepak Bola
Dengan sebuah Lingkaran Bercahaya Biru yang ada di tengah tengah tengahnya, Dan sebuah sungai kecil yang bersinar dengan warna Biru Muda mengalir di pinggirannya
Nuansa Aura Berwarna Biru Muda menyelimuti tempat itu, layaknya sebuah Tempat di dunia fantasi, Pemandangan itu membuat Yehuan terkesima selama beberapa saat
"Dulu... Aku hanya bisa melihat Tempat penuh Keajaiban seperti ini Di Komik, Novel dan juga Anime, namun aku tidak pernah menyangka akan melihatnya dengan mata kepalaku sendiri..." Ucap Yehuan
Kemudian Yehuan berjalan menghampiri Lingkaran yang berada tepat di Tengah Tengah tempat itu
Melihat secara seksama bentuk dan pola yang ada di Lingkaran tersebut, Yehuan teringat akan sesuatu
"Lingkaran dan Pola ini mirip seperti Lingkaran Sihir yang ada di seluruh Anime Bergenre Fantasi, Fungsinya juga cukup Mirip, Ada yang digunakan sebagai Pelindung dan ada juga yang di gunakan sebagai Penyerang" Ucap Yehuan
Kemudian Yehuan berjalan ke tengah lingkaran dimana semua Pola yang ada di dalam Lingkaran itu membentuk sebuah Lingkaran Kecil yang berada di tengah
Berlutut lalu menyentuh Tanah yang ada di Tengah Tengah Lingkaran, Yehuan menutup matanya lalu menyalurkan Energi Spiritualnya ke dalam Tanah
Sesuai dugaan, Yehuan bisa merasakan Jalur Energi Spiritual yang ada pada Lingkaran itu, Dengan Rangkaian Jalur Energi Spiritual yang sangat Kompleks dan Rumit, Terdapat 2 Buah Warna dari Energi yang ada di dalam Jalur Energi Lingkaran Array Pelindung itu
Yang satu berwarna Biru Muda, Sedangkan yang satunya berwarna Merah Darah
(Energi yang berwarna Merah ini pasti adalah Energi Iblis milik Feng Yuan... Akibat dari Energi Iblis ini yang terus menerus mengkorosi Energi Murni yang ada di dalam Array Pelindung ini membuat Kubah Pelindung Sekte Teratai Salju menjadi tidak bisa Beregenerasi sebagaimana Mestinya...) Ucap Yehuan dalam benaknya
Kemudian Yehuan menghela nafasnya lalu berdiri dan melihat ke sekeliling
"Energi Spiritual yang ada di dalam sini terasa begitu Murni... Dengan Energi Spiritual ini, Aku bisa segera memperkuat Kekuatanku, Tapi, Sebelum itu, aku harus memperkokoh Fondasiku terlebih dahulu, Jika aku ingin membangun Sebuah Kerajaan yang Sangat Besar dan Sangat Kuat, maka aku membutuhkan Fondasi yang Sangat Kuat dan Sangat Kokoh untuk Menopang Kerajaanku..." Ucap Yehuan
Setelah itu, Yehuan Berlutut kemudian meletakkan Tangan Kanannya di Tanah
Memejamkan matanya, Yehuan memfokuskan diri untuk Menarik Keluar Energi Iblis yang ada di dalam Array Pelindung itu
Energi Murni berwarna Biru yang tercampur dengan Energi Iblis berwarna merah kini mulai terpisah satu sama lain, Dengan Energi Iblis yang mulai tertarik keluar dan terserap oleh penyerapan yang Yehuan lakukan, LingkaranArray Pelindung itu mulai bersinar
Energi Iblis yang di tarik keluar oleh Yehuan segera di musnahkan dengan cara di bakar sesaat sebelum Energi Iblis itu benar benar keluar dari dalam Jalur Energi Lingkaran Array Pelindung
----------------
Di Sisi Lain
Kubah Pelindung Sekte Teratai Salju perlahan mulai terbentuk dan kembali mencakup Ke 5 Gunung dalam perlindungannya
Energi Spiritual yang ada di dalam Kubah Pelindung Sekte Teratai Salju juga sudah kembali menjadi Murni seperti semula
Dan dengan itu juga, Kepanikan dan Kekhawatiran Sekte Teratai Salju kian memudar
----------------
Titik Pusat Array Pelindung Sekte Teratai Salju
Yehuan menghela nafasnya lalu membuka matanya secara perlahan
Berdiri lalu melihat ke sekeliling, Akhirnya Yehuan bisa bernafas lega, "Akhirnya selesai juga..." Ucap Yehuan
Melihat bahwa Lingkaran Array Pelindung Sekte Teratai Salju sudah kembali Aktif seperti semula, Yehuan tersenyum, "Ini saatnya untuk memperkuat Fondasiku..." Ucap Yehuan
Kemudian Yehuan langsung duduk bermeditasi di tengah Lingkaran Array Pelindung
"Aku harus segera memperkuat Fondasiku dan segera meningkatkan Kekuatanku secepat mungkin untuk segera Mengambil Kartu AS yang ada di Sekte ini..." Ucap Yehuan
"Aku harus segera mengumpulkan Kartu AS yang aku perlukan secepat mungkin untuk menghindari segala kemungkinan Buruk yang akan terjadi, Dalam hal ini juga aku harus melindungi Fu Ma, Yin Yue dan Juga Yin Yui... Dan jalan satu satunya untuk melindungi Mereka hanyalah dengan Menjadi Kuat... Sekuat Mungkin hingga tidak ada orang yang Berani Menyentuh Ujung Rambut dari orang orang yang aku sayangi..." Ucap Yehuan
Kemudian Yehuan memejamkan matanya, Fokus pada dirinya sendiri dan memulai Meditasinya
----------------
7 Hari Kemudian
Ruangan Pribadi Pemimpin Sekte Teratai Salju
Yin Yui berjalan menghampiri Pintu Ruangan
Entah apa yang membuat Pemimpin Sekte Teratai Salju memanggil dirinya, itu pasti adalah hal penting yang harus di bicarakan secara pribadi
Menghela nafasnya, Yin Yui meraih gagang Pintu lalu membukanya
Di dalam Ruangan, Pemimpin Sekte Teratai Salju yaitu Mei Yi tengah duduk di sebuah Kursi dengan secangkir teh di tangannya
Mendengar Yin Yui memanggil Namanya, Mei Yi segera mengarahkan pandangannya ke arah Pintu, "Yin Yui... Akhirnya kamu datang, Masuklah, Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu" Ucap Mei Yi
Yin Yui mengangguk Kemudian berjalan menghampiri Mei Yi
"Duduklah" Ucap Mei Yi
Tanpa menunggu apapun, Yin Yui langsung duduk di kursi yang ada di seberang tempat Mei Yi duduk
Meletakkan Teh nya di Meja, Mei Yi melihat ke arah Yin Yui, "Aku sudah dengar tentang Perselisihan di antara kamu dan Kakakmu, Dan semua itu tentang Kakakmu yang membunuh Ayahmu bukan?" Ucap Mei Yi
Yin Yui tak bisa mengelak dan hanya menganggukkan kepalanya
Mei Yi tersenyum, "Sejujurnya, Aku tau siapa pelaku yang sebenarnya telah membunuh Ayahmu" Ucap Mei Yi
Yin Yui terkejut mendengar ucapan Mei Yi, "A-apa anda serius...? Guruku mengatakan bahwa yang membunuh Ayahku adalah Kakakku..." Ucap Yin Yui
Mei Yi menggelengkan kepalanya, "Itu semua adalah Kebohongan..."
Yin Yui terlihat sedikit kecewa atas apa yang Mei Yi katakan, "Lalu... Apa Anda tau Siapa yang membunuh Ayahku ?" Ucap Yin Yui
Mei Yi menghela nafasnya sebelum kembali melihat ke arah Yin Yui, "Apa kamu benar benar yakin ingin mengetahuinya?" Ucap Mei Yi
Yin Yui berkeringat dingin sebelum akhirnya menelan Ludahnya lalu mengangguk
Mei Yi tersenyum, "Kalau begitu, Aku akan memberitahumu yang sebenarnya..." Ucap Mei Yi
Yin Yui mengangguk sekali lagi saat mendengar ucapan Mei Yi
Menghela nafasnya, Mei Yi melihat ke arah Yin Yui dengan tatapan serius, "Orang yang membunuh Ayahmu adalah Tetua Pertama Sekte Darah Iblis..." Ucap Mei Yi
Yin Yui terkejut setengah Mati saat mendengar apa yang Mei Yi katakan
"A-apa...? T-tetua Pertama adalah Guruku... jadi... Jadi bagaimana mungkin dia membunuh Ayahku...?" Ucap Yin Yui yang tidak percaya atas apa yang Mei Yi ucapkan
Mei Yi menghela nafasnya, "Aku mendapatkan Informasi ini dari Mata Mata yang aku kirimkan ke dalam Sekte Darah Iblis beberapa hari yang lalu, Ada sebuah Catatan di dalam Ruangan Tersembunyi yang ada di dalam Sekte Darah Iblis, Catatan itu mengatakan bahwa Pada awalnya Leluhur Sekte Darah Iblis ingin menggunakan dirimu sebagai Wadah Berkembang Biak untuk Janin Iblis, Mendengar Informasi ini, Ayahmu tidak setuju atas apa yang Leluhur Sekte Darah Iblis inginkan, Dengan penolakan dari Ayahmu itulah yang membuatnya di Hukum Mati oleh Tetua Pertama yang menyampaikan informasi ini kepadanya... Ini semua di lakukan tanpa sepengetahuan Dirimu dan Tetua Pertama Sekte Darah Iblis melemparkan Kesalahannya kepada Kakakmu agar kamu membencinya" Ucap Mei Yi menjelaskan apa yang sebenarnya telah terjadi Kepada Ayah Yin Yui
Air Mata mengalir jatuh dari pipi Yin Yui karena dirinya hampir tidak percaya dengan kebenaran yang baru saja dia dengar
"T-tidak... Itu... itu tidak mungkin... Aku... Aku telah membenci Kakakku sendiri atas kesalahan yang selama ini tidak dia perbuat sama sekali...?" Ucap Yin Yui
Pada akhirnya, Tangisan Yin Yui tak bisa lagi di bendung
Air Matanya mengalir deras dan rasa bersalah atas apa yang selama ini di lakukannya kepada kakaknya langsung menusuk hatinya dengan kuat
Melihat Momen itu, Mei Yi hanya membiarkan Yin Yui untuk melimpahkan Kesedihannya karena memang itu adalah apa yang Yin Yui butuhkan untuk saat ini
Beberapa Menit Kemudian, Tangisan Yin Yui akhirnya berhenti dan dirinya sudah menjadi lebih tenang dan lebih baik daripada sebelumnya
"Apa kamu baik baik saja?" Ucap Mei Yi bertanya kepada Yin Yui
Yin Yui mengangguk, "Y-ya..." Ucap Yin Yui
Mei Yi tersenyum, "Kamu tidak perlu merasa bersalah, Aku lihat kamu dan Kakakmu memiliki Hubungan yang baik antara satu sama lain, jadi, tidak ada yang harus di salahkan dalam situasi ini..." Ucap Mei Yi
Yin Yui menggelengkan kepalanya, "T-tidak... Ini semua tidak seperti yang anda lihat... Aku dan Kakakku... Kami terlihat Akrab karena kami berdua adalah Istri Yehuan... Kami di Perintahkan olehnya untuk menjadi Gadis baik dan tidak saling bertengkar... Maka dari itulah... Aku mencoba untuk menahan Amarahku kepada Kakak sampai aku mengetahui Kebenaran tentang kematian Ayahku..." Ucap Yin Yui
Mei Yi tersenyum, "Ternyata begitu... Meskipun begitu, Kamu sudah tidak perlu memendam Dendam kepada Kakakmu karena bukan dia yang telah membunuh Ayahmu..." Ucap Mei Yi
Yin Yui menyadari sesuatu atas apa yang Mei Yi ucapkan
"Anda Benar..." Ucap Yin Yui
Kemudian Yin Yui langsung berdiri dari kursinya
"Pemimpin Sekte... Saya izin undur diri..." Ucap Yin Yui
Mei Yi tersenyum, "Baiklah... Sepertinya kamu tau apa yang harus kamu lakukan sekarang..." Ucap Mei Yi
Yin Yui mengangguk, "Ya... Anda Benar... Saya tau apa yang harus saya lakukan sekarang..." Ucap Yin Yui
Kemudian Yin Yui segera memberi Hormat kepada Mei Yi sebelum pergi meninggalkan Ruangan itu
Berlari di Koridor dengan perasaan yang bercampur aduk, Yin Yui Memiliki 1 hal yang sangat penting yang harus dia lakukan saat ini juga
(Kakak... Aku terlalu bodoh karena telah membenci dirimu, Aku adalah Adik yang buruk... Aku mengikuti apa kata orang lain dan tidak pernah mempercayaimu...Tapi sekarang, Aku telah menemukan Kebenaran yang selama ini aku cari... Dengan kebenaran ini, Aku memiliki Alasan lain untuk Selalu Tetap Berada di sisimu dan selalu Menyayangimu... Kakak... Aku harap kamu mau memaafkan diriku yang bodoh ini...) Ucap Yin Yui dalam benaknya