Immortal

Immortal
Chapter 12



Malam Hari


Langit malam terlihat indah dengan Bulan Sabit yang bersinar terang dan taburan bintang yang menghiasinya


Dengan Adanya Aurora berwarna Hijau yang membentang dari ujung langit ke ujung lainnya, Membuat Keindahan Malam semakin lengkap


...----------------...


Aula Pengobatan


Yehuan masih terbaring di atas tempat tidur dengan tubuhnya terus menerus menyerap Energi yang ada di dalam Kristal Pecahan Jiwa


Energi yang ada di dalam Kristal Pecahan Jiwa itu perlahan lahan mulai menipis, hingga beberapa saat kemudian, Energi yang ada di dalam Kristal Pecahan Jiwa itu di serap habis oleh tubuh Yehuan


Jari Jemari Yehuan mulai bergerak Dan Yehuan mulai mendapatkan kesadarannya kembali


Perlahan membuka matanya, Seluruh Tubuh Yehuan masih terasa begitu berat untuk di gerakkan


"Huh...? Apa yang terjadi...?" Ucap Yehuan


Dengan segenap tenaganya, Yehuan mencoba bangkit lalu duduk tempat tidur


Melihat sekeliling, Yehuan bertanya tanya dimana dirinya berada


"Bukankah aku tengah memurnikan Pil Esensi Langit...? Lalu bagaimana aku bisa berada di sini?" Ucap Yehuan


Kepala Yehuan masih terasa sedikit Sakit, Tubuhnya masih belum bisa bergerak secara leluasa


"Yin Yue... Benar... Dimana Yin Yue...?" Ucap Yehuan


Dalam Kondisi nya yang masih Lemah serta Kebingungan, Yehuan mempertanyakan dimana Keberadaan Yin Yue


Tak lama setelahnya, Pintu Ruangan terbuka, Kemudian Masuklah Yin Yue dan juga Fu Ma ke dalam Ruangan


"Yin Yue..."


Mendengar suara yang tidak asing memanggilnya, Yin Yue langsung mengarahkan pandangannya ke arah sumber suara tersebut


"Yin Yue... Syukurlah kamu baik baik saja..." Ucap Yehuan


Pada saat itu juga, Air Mata Yin Yue langsung mengalir jatuh saat dirinya melihat Yehuan yang telah sadar kembali


"YEHUAN..." Teriak Yin Yue


Kemudian Yin Yue langsung menerjang ke arah Yehuan lalu langsung memeluknya dengan erat


"YEHUAN... YEHUAN... YEHUAN..." Teriak Yin Yue berulang kali


Yehuan masih kebingungan dengan apa yang sebenarnya terjadi, melihat Tangisan Yin Yue yang tampak sangat mengkhawatirkan nya, Yehuan bisa menebak dengan pasti bahwa sesuatu telah terjadi


Yehuan menghela nafasnya, Kemudian Yehuan membalas pelukan Yin Yue walaupun dirinya tidak tau apa yang sebenarnya terjadi


Yin Yue terus menerus menangis dalam pelukannya kepada Yehuan, Yehuan yang tidak tau apa apa hanya bisa mencoba untuk menenangkan Yin Yue


"Master..."


Fu Ma menghampiri Yehuan yang tengah duduk di tempat tidur


Kemudian Yehuan melihat ke arah Fu Ma, "Fu Ma, Bisakah kamu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di sini...?" Ucap Yehuan


Fu Ma mengangguk, "Sesuai Keinginan Anda Master" Ucap Fu Ma


Kemudian Fu Ma mulai menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, Mulai dari Yehuan yang Hampir Kehilangan Nyawa hingga Yin Yue yang pergi ke Hutan Kematian untuk mencari Kristal Pecahan Jiwa untuk menyembuhkan Yehuan


Setelah itu, Fu Ma menambahkan penjelasan singkat mengenai hal yang telah menimpa Yehuan hingga hampir membuatnya kehilangan nyawa


Yehuan benar benar tidak menyangka bahwa akan terjadi hal seperti itu, itu semua benar benar berada di luar perkiraannya


(Ternyata begitu... Aku hampir saja kehilangan nyawaku karena aku memaksakan Diri untuk Membuat Pil Tingkat Tinggi di Ranah Kultivasi ku yang masih Rendah ini, Sebagai bayarannya, Tanpa Sadar aku telah mengkonsumsi Energi Kehidupan hingga Titik Penghabisan untuk membuat Pil Esensi Langit, Seperti nya, Mulai Sekarang aku harus sangat berhati hati dengan apa yang akan aku lakukan) Ucap Yehuan dalam benaknya


Sembari membelai Rambut Yin Yue untuk menenangkannya, Yehuan menghela nafasnya


"Yin Yue... Terima Kasih karena telah menyelamatkanku" Ucap Yehuan


Yin Yue menggelengkan kepalanya lalu mencoba menghentikan kesedihannya, "Tidak... Kamu tidak perlu berterima kasih..." Ucap Yin Yue


Yehuan menghela nafasnya, "Tapi tetap saja... Aku berutang nyawa kepadamu... Dan jika ada sesuatu yang kamu inginkan, katakanlah, aku akan mengabulkannya sebagai Tanda Rasa Terima Kasihku..." Ucap Yehuan


Setelah mendengar kata kata Yehuan, Yin Yue mempererat pelukannya kepada Yehuan


"Kalau begitu... Tolong Jadikan aku dan juga Fu Ma sebagai istrimu..." Ucap Yin Yue


Yehuan tersenyum, "Baiklah... Jika itu yang kamu... Ehh... Apa kamu bilang?" Ucap Yehuan yang kebingungan


Kemudian Yin Yue menatap Wajah Yehuan dengan Ekspresi nya yang sangat Imut seraya Memohon kepada Yehuan


"Jadikanlah aku dan juga Fu Ma sebagai istrimu..." Ucap Yin Yue


Fu Ma tersenyum, dirinya benar benar tidak menyangka bahwa Yin Yue benar benar serius dalam ucapan nya


Yin Yue mengangguk, "Iya... Aku yakin... Aku sangat yakin dengan ini pilihanku ini... Karena aku mencintaimu... Sangat mencintaimu... Kamu adalah Cinta Pertamaku, Karena itulah Aku benar benar sangat ingin menjadi Istrimu..." Ucap Yin Yue yang mengungkapkan Perasaannya kepada Yehuan


Kemudian Yehuan melihat ke arah Fu Ma, "Fu Ma... Bagaimana denganmu?" Ucap Yehuan


Fu Ma tersenyum manis, "Dengan senang Hati Saya akan menjadi Istri Master... Karena saya sangat mencintai Master sejak pertama kali Saya bertemu dengan Master... Master adalah orang yang paling saya cintai Di Dunia ini... Tidak ada seorangpun yang layak menerima Cinta saya selain Master... Maka dari itulah, Tolong Terima Saya Sebagai Istri Anda Master" Ucap Fu Ma yang menyatakan Perasaannya kepada Yehuan


Yehuan menghela nafasnya, Dirinya tidak menyangka bahwa Yin Yue dan Fu Ma lah yang lebih dulu mengutarakan perasaan mereka yang sebenarnya kepada dirinya


Yehuan tersenyum, "Baiklah, Jika itu yang kalian inginkan, Maka aku akan menerima Kalian sebagai Istriku" Ucap Yehuan


Seketika, Perasaan Yin Yue dan Fu Ma di penuhi oleh Rasa Bahagia yang tiada batasnya saat Yehuan menerima Mereka sebagai Istrinya


Yin Yue tersenyum manis lalu mempererat pelukannya kepada Yehuan, "Terima Kasih Suamiku..." Ucap Yin Yue


Fu Ma tersenyum bahagia, "Terima Kasih Master..." Ucap Fu Ma


Yehuan tersenyum, Kemudian Yehuan melihat ke arah Fu Ma lalu mengulurkan tangannya


"Kemarilah Fu Ma" Ucap Yehuan


Melihat Yehuan yang menawarkan Pelukan kepadanya, Fu Ma langsung menghampiri Yehuan dan langsung memeluknya


Yin Yue dan Fu Ma bersama sama memeluk dan merasakan kehangatan Tubuh Yehuan, Dengan Perasaan mereka yang di penuhi oleh Kebahagiaan yang tiada batasnya, Yin Yue dan Fu Ma terus memeluk Yehuan tanpa henti


(Akhirnya Aku berhasil mendapatkan Yin Yue... Aku juga tidak menyangka bahwa aku juga akan mendapatkan Fu Ma, ini benar benar Luar Biasa...) Ucap Yehuan dalam benaknya


Kemudian Yehuan membelai Rambut Yin Yue dan juga Fu Ma dengan lembut


"Aku berjanji bahwa aku akan mencintai kalian berdua untuk selamanya" Ucap Yehuan


Yin Yue dan juga Fu Ma tersenyum bahagia, "Baik..." Ucap Yin Yue dan juga Fu Ma secara bersamaan


Kemudian Yehuan menghela nafasnya, (Di Dalam Novel, Seharusnya Lin Yuan lah yang mendapatkan Kristal Pecahan Jiwa untuk menyembuhkan Penyakit dari Anak Perempuan Walikota PingYuan, Luo Shan, Lalu setelah itu, Untuk mendapatkan Hati Yin Yue, Lin Yuan masih harus melalui beberapa kali pertemuan sebelum akhirnya Lin Yuan tau Rahasia yang di sembunyikan Yin Yue, Dari situlah Hubungan Lin Yuan dan juga Yin Yue semakin dekat, Tapi Lin Yuan hanya ingin memanfaatkan Yin Yue untuk mencapai Tujuannya, Singkat Cerita, Lin Yuan dan Yin Yue menuju ke Klan Rubah Surgawi untuk menyembuhkan Kutukan Tubuh Ilahi 9 Takdir milik Yin Yue, Lin Yuan melakukan segala Tipu Daya bahkan menggunakan Ramuan Pemikat Cinta untuk mendapatkan Fu Ma, Lalu, Lin Yuan mengambil Paksa Kesucian milik Fu Ma dan membuat kekuatan Fu Ma terbelenggu selamanya... dia lebih mirip B*jingan daripada Main Character)


Yehuan kembali menghela nafasnya, (Saat ini, Fu Ma hanya bisa mencapai Ranah Transformasi Jiwa di karenakan Segel Kesucian miliknya, Dan satu satu nya cara untuk menghapus Segel itu hanyalah dengan memberikan Kesuciannya kepada orang yang paling di cintainya...) Ucap Yehuan


Yehuan berdiam diri selama beberapa saat, memikirkan hal yang mungkin bisa menjadi kesalahan, tapi Yehuan bertaruh pada keadaan yang saat ini di dapatkannya


Kemudian Yehuan membelai pipi Yin Yue, Yin Yue Tersenyum lalu menatap ke arah Yehuan


Melepaskan Cadar yang menutupi wajahnya, Yin Yue memperlihatkan Wajahnya yang Sangat Cantik kepada Yehuan


Hal itu benar benar membuat Yehuan tak bisa berkata kata saat melihat Kecantikan Yin Yue yang begitu Luar Biasa


(Astaga Naga... Tanpa Cadar miliknya, Yin Yue benar benar sangat cantik layaknya Bidadari...) Ucap Yehuan dalam benaknya


Kemudian Yin Yue mendekatkan wajahnya ke arah Wajah Yehuan dan menunggu dengan tenang


Yehuan Tersenyum, Kemudian Yehuan langsung mengambil Ciuman Pertama Yin Yue


Ciuman itu berlangsung selama beberapa waktu dan di saksikan langsung oleh Fu Ma


Beberapa saat kemudian, Yehuan melepaskan ciumannya


Saat itu juga, Kebahagiaan Yin Yue terus menerus mengalir tanpa henti


Kemudian Yin Yue melihat ke arah Fu Ma, "Fu Ma... Giliranmu" Ucap Yin Yue


Fu Ma mengangguk kemudian menatap ke arah Yehuan


"Master..." Ucap Fu Ma


Yehuan tersenyum, Kemudian Yehuan langsung Mengambil Ciuman Pertama Fu Ma


Tepat setelah beberapa saat, Yehuan melepaskan ciumannya


Kedua Istrinya tampak sangat bahagia dengan wajah mereka yang memerah


Kemudian Yehuan memeluk kedua Istrinya dengan erat, Berdiri dari tempat tidur lalu menidurkan Yin Yue dan juga Fu Ma di tempat tidur


"Malam ini akan menjadi Malam yang panjang..." Ucap Yehuan


Yin Yue dan Fu Ma tersenyum bahagia


"Ini adalah pertama kalinya bagiku... Suamiku... Tolong bersikap lembut lah kepadaku..." Ucap Yin Yue memohon kepada Yehuan


"Master... Tolong Ambil kesucian yang saya miliki... Master bisa melakukan apapun yang Master mau kepada Tubuh ini..." Ucap Fu Ma


Dan dengan Izin dari Kedua Istrinya, Yehuan menikmati Malam pertamanya dengan Kedua Istrinya


Malam Yang Sangat Panjang di Lalui oleh Yehuan dan Kedua Istrinya, Udara malam yang dingin di kalahkan oleh Yehuan yang berbagi kehangatan dengan Yin Yue dan Juga Fu Ma


Darah Kesucian Mengalir jatuh dan menodai Kain Penutup Tempat tidur


Dengan Suara Lembut yang terus menerus terdengar sepanjang malam, Kebahagiaan mengalir tanpa henti