
"HEEAAAHH!!!"
Yin Yui mengayunkan Tombaknya dengan kuat ke arah Yin Yue
Dengan segenap Tenaganya, Yin Yue mencoba menahan Serangan Yin Yui
Kedua Tombak menghantam satu sama Lain hingga membuat Gelombang Kejut yang sangat Kuat
"UAAGGHH..."
Yin Yue Terdorong Mundur oleh Serangan Yin Yui
Menggertakkan Giginya, Yin Yue Memegang Erat Tombaknya, Kemudian Yin Yue mengangkat lalu menarik Tombaknya ke belakang
"Meskipun kamu adalah adikku, Bukan berarti aku akan mengalah begitu saja" Ucap Yin Yue
Yin Yui menatap ke arah Yin Yue dengan tatapan Tajam
"Itupun jika kamu punya kemampuan untuk mengalahkanku..." Ucap Yin Yui meremehkan Yin Yue
Yin Yue merasa kesal karena dirinya di remehkan oleh adiknya sendiri
Meskipun kekuatan mereka Seimbang, namun Pertarungan kali ini tidak begitu menguntungkan bagi Yin Yue di karenakan Suaminya bisa saja Terlibat ke dalam Pertarungannya jika dirinya tidak berhati hati
(Jika begini terus... Yin Yui akan segera mengincar Suamiku... Aku tidak boleh membiarkan hal itu terjadi... Bagaimanapun Caranya, Aku harus melindungi Suamiku...) Ucap Yin Yue dalam benaknya
"Kalau begitu... Aku tidak akan menahan diriku lagi..." Ucap Yin Yue
Yin Yui tersenyum, "Majulah Kakak..." Ucap Yin Yui
Yin Yue Mengangkat Lalu menggenggam Erat Tombaknya dengan Kedua Tangannya dan mengarahkannya ke arah Yin Yui
"TEHNIK NAGA ES... PERUBAHAN KETIGA"
Dalam Sekejap Mata, Yin Yue langsung menerjang ke arah Yin Yui dengan sangat cepat
"RAUNGAN NAGA ES"
Di Selimuti Oleh Ratusan Pecahan Es Setajam Pedang dan juga Aura Dingin yang membekukan segala sesuatu di jalurnya, Yin Yue menerjang ke arah Yin Yui dengan segenap Kekuatannya
Aura berwarna Putih keluar dari Tubuh Yin Yue, Menyerap Seluruh Kekuatan yang ada di sekitarnya, Lalu berubah menjadi Seekor Naga Es yang meraung
Yin Yui menghela nafasnya, Memutar tombaknya lalu menggenggammya dengan tangan kanannya dan meletakkan Mata Tombaknya ke tanah
Yin Yui mulai berjalan menghampiri Yin Yue tanpa melakukan apapun
Yehuan yang melihat itu Penasaran dengan apa yang akan di lakukan oleh Yin Yui
(Apa yang akan di lakukan oleh Gadis itu...? Dia bahkan tidak mengangkat Senjatanya saat Yin Yue mengerahkan Tehnik Terkuatnya) Ucap Yehuan dalam benaknya
Yin Yue terus menerjang ke arah Yin Yui
Menutup matanya, Lalu menghela nafasnya, Yin Yui menunggu Serangan Yin Yue datang kepadanya
"TERIMALAH INI!!!"
Ujung Mata Tombak Yin Yue telah berada tepat di depan Mata Yin Yui
"Bayangan Darah..."
Serangan Yin Yue mengenai Yin Yui dengan sangat tepat hingga membuat sebuah Ledakan Es yang sangat Hebat
Terjangan Hawa Dingin menjalar ke segala Arah, Membekukan segala sesuatu yang ada di jalurnya
Hutan yang semula Hijau langsung berubah menjadi Gurun Es yang sangat Dingin
Mata Tombak Yin Yue tertancap di sebuah Pohon yang beku, Dengan cepat, Yin Yue langsung menarik Tombaknya keluar dari Pohon Es tersebut
Kemudian Yin Yue segera berbalik arah untuk melihat Keadaan Yin Yui
Namun, Saat dirinya sudah berbalik arah untuk melihat keadaan Yin Yui, Yin Yui sudah tak ada di tempatnya
"Huh...? Kemana Dia Pergi...?" Ucap Yin Yue
Yin Yue Berjalan menyusuri Area tersebut untuk mencari keberadaan Yin Yui namun tak kunjung menemukannya
Beberapa saat kemudian, Yin Yue baru menyadari ada 1 hal yang sangat penting daripada mencari Keberadaan Yin Yui
"SUAMIKU..."
Yin Yue mengarahkan pandangannya ke arah tempat Yehuan berada, Namun yang Yin Yue lihat hanyalah Hamparan Es Kosong akibat dari serangannya
Yin Yue segera berlari ke tempat dimana Suaminya berada
Setelah beberapa saat mencoba menemukan Jejak Suaminya, Yin Yue hanya bisa merasakan Sedikit Aura yang di tinggalkan oleh Suaminya di tempat dirinya Berada
Tak ada jejak lain, Tak ada petunjuk apapun, dan tak ada yang tau dimana Yehuan berada
Yin Yue menggenggam Erat Tombaknya, Menggerakkan Giginya dengan Kuat, Dan Kekuatannya tak bisa di kendalikan
Ledakan Energi Spiritual berhawa Dingin Meledak Hingga membuat Kubah Raksasa yang di penuhi oleh Badai Salju
Amarah Yin Yue memuncak hingga membuat Badai Salju yang sangat Kuat
"YIN... YUI... AKAN AKU TEMUKAN DIRIMU..." Teriak Yin Yue yang di sertai dengan Ledakan Serpihan Es ke segala Arah
...----------------...
Wilayah Pegunungan yang ada di Selatan Kekaisaran Jixia
"UAAAGGGHH..."
Yehuan terjatuh dari ketinggian dan menghantam Tanah dengan cukup Kuat hingga membuatnya terkapar
Mencoba menahan Rasa Sakitnya, Yehuan batuk hingga mengeluarkan Darah
"Uhuk... Uhuk Uhuk... Sialan... Apa yang sebenarnya terjadi...?" Ucap Yehuan
Saat mengarahkan pandangannya ke langit, Yehuan melihat ada sesuatu yang jatuh Menukik Ke arahnya
Dengan sigap, Yehuan langsung memiringkan Kepalanya
Seorang Gadis Jatuh menukik ke arah Yehuan, Menghantam Tanah dan menancapkan Mata Tombaknya tepat di sebelah Kepala Yehuan
Yehuan berkeringat dingin saat melihat Yin Yui yang tengah menatapnya dengan Tatapan Tajam, Mata Tombak Yin Yue hampir saja membelah Kepala Yehuan menjadi 2 jika saja Yehuan tidak menghindar
Mendekatkan wajahnya ke arah Wajah Yehuan, Yin Yue terus menatap Yehuan dengan tatapan Tajam
Dalam Situasi tersebut, Yehuan tak bisa berbuat apapun, Dirinya benar benar tak bisa menang melawan Yin Yui, Diam tak bergerak adalah satu satunya pilihan yang di miliki oleh Yehuan
Meskipun begitu, Yehuan dapat Mencium Aroma Tubuh Yin Yui yang sangat Khas, Aromanya Mirip dengan Aroma Istrinya yaitu Yin Yue
Yehuan berkeringat dingin, (Aroma Gadis ini... Mirip dengan Yin Yue...) Ucap Yehuan
"Jadikan Aku Sebagai Istrimu..." Ucap Yin Yui
Yehuan terkejut dengan apa yang di dengarnya
"Ehh...?" Ucap Yehuan
Yin Yui menarik kerah Baju milik Yehuan dan menatap Wajah Yehuan dengan Serius
"JADIKAN AKU SEBAGAI ISTRIMU ATAU AKU AKAN MENCINCANG TUBUHMU" Ucap Yin Yui
Yehuan terkejut setengah mati saat mendengar Yin Yui mengatakan hal itu
"T-tunggu Nona... Apa... Apa yang kamu bicarakan...?" Ucap Yehuan
Yin Yui memasang Ekspresi Kesal karena Yehuan tidak mendengarkannya
"JADIKAN AKU SEBAGAI ISTRIMU!!!" Ucap Yin Yui dengan cukup Keras
Meskipun mendengar hal itu dengan jelas, Yehuan tau bahwa menjawab Yin Yui dengan asal akan mengakibatkan Kepalanya melayang jauh dari tempatnya berada
Yehuan berkeringat dingin, Kemudian Yehuan menghela nafasnya, "D-dengar ini Nona... Menjadikan seorang Gadis sebagai Istri itu bukan sesuatu yang bisa di lakukan dalam sekejap mata... ada beberapa Proses yang harus di lakukan sebelum---"
"PROSES APA ITU...? CEPAT KATAKAN KEPADAKU!!!" Ucap Yin Yui dengan menarik Kerah Baju Yehuan dengan Kuat
"Tunggu Tunggu... Sebelum itu... aku izinkan menanyakan beberapa hal Kepadamu..." Ucap Yehuan
Yin Yui mengangguk, "Apa yang ingin kamu tanyakan...? Cepat katakan..." Ucap Yin Yui
(Sebenarnya apa yang merasuki Gadis ini...?) Ucap Yehuan dalam benaknya
Menghela nafasnya, Yehuan menatap Yin Yui yang wajahnya sudah sangat dekat dengan dirinya
"Kamu secara terbuka mengatakan bahwa kamu ingin menjadi Istriku, apa kamu benar benar Mencintaiku?" Ucap Yehuan bertanya kepada Yin Yui
Yin Yui menggelengkan kepalanya, "Tidak... Aku tidak mencintaimu..." Ucap Yin Yui
Yehuan menghela nafasnya, "Lalu kenapa kamu ingin menjadi istriku?" Ucap Yehuan bertanya kepada Yin Yui
"Kakakku saja bisa menjadi Istrimu... Lalu kenapa aku tidak bisa?" Ucap Yin Yui
Yehuan kembali menghela nafasnya, (Ini akan menjadi semakin sulit...)