Immortal

Immortal
Chapter 16



"HEEAAAHH!!!"


Yin Yui mengayunkan Tombaknya dengan kuat ke arah Yin Yue


Dengan segenap Tenaganya, Yin Yue mencoba menahan Serangan Yin Yui


Kedua Tombak menghantam satu sama Lain hingga membuat Gelombang Kejut yang sangat Kuat


"UAAGGHH..."


Yin Yue Terdorong Mundur oleh Serangan Yin Yui


Menggertakkan Giginya, Yin Yue Memegang Erat Tombaknya, Kemudian Yin Yue mengangkat lalu menarik Tombaknya ke belakang


"Meskipun kamu adalah adikku, Bukan berarti aku akan mengalah begitu saja" Ucap Yin Yue


Yin Yui menatap ke arah Yin Yue dengan tatapan Tajam


"Itupun jika kamu punya kemampuan untuk mengalahkanku..." Ucap Yin Yui meremehkan Yin Yue


Yin Yue merasa kesal karena dirinya di remehkan oleh adiknya sendiri


Meskipun kekuatan mereka Seimbang, namun Pertarungan kali ini tidak begitu menguntungkan bagi Yin Yue di karenakan Suaminya bisa saja Terlibat ke dalam Pertarungannya jika dirinya tidak berhati hati


(Jika begini terus... Yin Yui akan segera mengincar Suamiku... Aku tidak boleh membiarkan hal itu terjadi... Bagaimanapun Caranya, Aku harus melindungi Suamiku...) Ucap Yin Yue dalam benaknya


"Kalau begitu... Aku tidak akan menahan diriku lagi..." Ucap Yin Yue


Yin Yui tersenyum, "Majulah Kakak..." Ucap Yin Yui


Yin Yue Mengangkat Lalu menggenggam Erat Tombaknya dengan Kedua Tangannya dan mengarahkannya ke arah Yin Yui


"TEHNIK NAGA ES... PERUBAHAN KETIGA"


Dalam Sekejap Mata, Yin Yue langsung menerjang ke arah Yin Yui dengan sangat cepat


"RAUNGAN NAGA ES"


Di Selimuti Oleh Ratusan Pecahan Es Setajam Pedang dan juga Aura Dingin yang membekukan segala sesuatu di jalurnya, Yin Yue menerjang ke arah Yin Yui dengan segenap Kekuatannya


Aura berwarna Putih keluar dari Tubuh Yin Yue, Menyerap Seluruh Kekuatan yang ada di sekitarnya, Lalu berubah menjadi Seekor Naga Es yang meraung


Yin Yui menghela nafasnya, Memutar tombaknya lalu menggenggammya dengan tangan kanannya dan meletakkan Mata Tombaknya ke tanah


Yin Yui mulai berjalan menghampiri Yin Yue tanpa melakukan apapun


Yehuan yang melihat itu Penasaran dengan apa yang akan di lakukan oleh Yin Yui


(Apa yang akan di lakukan oleh Gadis itu...? Dia bahkan tidak mengangkat Senjatanya saat Yin Yue mengerahkan Tehnik Terkuatnya) Ucap Yehuan dalam benaknya


Yin Yue terus menerjang ke arah Yin Yui


Menutup matanya, Lalu menghela nafasnya, Yin Yui menunggu Serangan Yin Yue datang kepadanya


"TERIMALAH INI!!!"


Ujung Mata Tombak Yin Yue telah berada tepat di depan Mata Yin Yui


"Bayangan Darah..."


Serangan Yin Yue mengenai Yin Yui dengan sangat tepat hingga membuat sebuah Ledakan Es yang sangat Hebat


Terjangan Hawa Dingin menjalar ke segala Arah, Membekukan segala sesuatu yang ada di jalurnya


Hutan yang semula Hijau langsung berubah menjadi Gurun Es yang sangat Dingin


Mata Tombak Yin Yue tertancap di sebuah Pohon yang beku, Dengan cepat, Yin Yue langsung menarik Tombaknya keluar dari Pohon Es tersebut


Kemudian Yin Yue segera berbalik arah untuk melihat Keadaan Yin Yui


Namun, Saat dirinya sudah berbalik arah untuk melihat keadaan Yin Yui, Yin Yui sudah tak ada di tempatnya


"Huh...? Kemana Dia Pergi...?" Ucap Yin Yue


Yin Yue Berjalan menyusuri Area tersebut untuk mencari keberadaan Yin Yui namun tak kunjung menemukannya


Beberapa saat kemudian, Yin Yue baru menyadari ada 1 hal yang sangat penting daripada mencari Keberadaan Yin Yui


"SUAMIKU..."


Yin Yue mengarahkan pandangannya ke arah tempat Yehuan berada, Namun yang Yin Yue lihat hanyalah Hamparan Es Kosong akibat dari serangannya


Yin Yue segera berlari ke tempat dimana Suaminya berada


Setelah beberapa saat mencoba menemukan Jejak Suaminya, Yin Yue hanya bisa merasakan Sedikit Aura yang di tinggalkan oleh Suaminya di tempat dirinya Berada


Tak ada jejak lain, Tak ada petunjuk apapun, dan tak ada yang tau dimana Yehuan berada


Yin Yue menggenggam Erat Tombaknya, Menggerakkan Giginya dengan Kuat, Dan Kekuatannya tak bisa di kendalikan


Ledakan Energi Spiritual berhawa Dingin Meledak Hingga membuat Kubah Raksasa yang di penuhi oleh Badai Salju


Amarah Yin Yue memuncak hingga membuat Badai Salju yang sangat Kuat


"YIN... YUI... AKAN AKU TEMUKAN DIRIMU..." Teriak Yin Yue yang di sertai dengan Ledakan Serpihan Es ke segala Arah


...----------------...


Wilayah Pegunungan yang ada di Selatan Kekaisaran Jixia


"UAAAGGGHH..."


Yehuan terjatuh dari ketinggian dan menghantam Tanah dengan cukup Kuat hingga membuatnya terkapar


Mencoba menahan Rasa Sakitnya, Yehuan batuk hingga mengeluarkan Darah


"Uhuk... Uhuk Uhuk... Sialan... Apa yang sebenarnya terjadi...?" Ucap Yehuan


Saat mengarahkan pandangannya ke langit, Yehuan melihat ada sesuatu yang jatuh Menukik Ke arahnya


Dengan sigap, Yehuan langsung memiringkan Kepalanya


Seorang Gadis Jatuh menukik ke arah Yehuan, Menghantam Tanah dan menancapkan Mata Tombaknya tepat di sebelah Kepala Yehuan


Yehuan berkeringat dingin saat melihat Yin Yui yang tengah menatapnya dengan Tatapan Tajam, Mata Tombak Yin Yue hampir saja membelah Kepala Yehuan menjadi 2 jika saja Yehuan tidak menghindar


Mendekatkan wajahnya ke arah Wajah Yehuan, Yin Yue terus menatap Yehuan dengan tatapan Tajam


Dalam Situasi tersebut, Yehuan tak bisa berbuat apapun, Dirinya benar benar tak bisa menang melawan Yin Yui, Diam tak bergerak adalah satu satunya pilihan yang di miliki oleh Yehuan


Meskipun begitu, Yehuan dapat Mencium Aroma Tubuh Yin Yui yang sangat Khas, Aromanya Mirip dengan Aroma Istrinya yaitu Yin Yue


Yehuan berkeringat dingin, (Aroma Gadis ini... Mirip dengan Yin Yue...) Ucap Yehuan


"Jadikan Aku Sebagai Istrimu..." Ucap Yin Yui


Yehuan terkejut dengan apa yang di dengarnya


"Ehh...?" Ucap Yehuan


Yin Yui menarik kerah Baju milik Yehuan dan menatap Wajah Yehuan dengan Serius


"JADIKAN AKU SEBAGAI ISTRIMU ATAU AKU AKAN MENCINCANG TUBUHMU" Ucap Yin Yui


Yehuan terkejut setengah mati saat mendengar Yin Yui mengatakan hal itu


"T-tunggu Nona... Apa... Apa yang kamu bicarakan...?" Ucap Yehuan


Yin Yui memasang Ekspresi Kesal karena Yehuan tidak mendengarkannya


"JADIKAN AKU SEBAGAI ISTRIMU!!!" Ucap Yin Yui dengan cukup Keras


Meskipun mendengar hal itu dengan jelas, Yehuan tau bahwa menjawab Yin Yui dengan asal akan mengakibatkan Kepalanya melayang jauh dari tempatnya berada


Yehuan berkeringat dingin, Kemudian Yehuan menghela nafasnya, "D-dengar ini Nona... Menjadikan seorang Gadis sebagai Istri itu bukan sesuatu yang bisa di lakukan dalam sekejap mata... ada beberapa Proses yang harus di lakukan sebelum---"


"PROSES APA ITU...? CEPAT KATAKAN KEPADAKU!!!" Ucap Yin Yui dengan menarik Kerah Baju Yehuan dengan Kuat


"Tunggu Tunggu... Sebelum itu... aku izinkan menanyakan beberapa hal Kepadamu..." Ucap Yehuan


Yin Yui mengangguk, "Apa yang ingin kamu tanyakan...? Cepat katakan..." Ucap Yin Yui


(Sebenarnya apa yang merasuki Gadis ini...?) Ucap Yehuan dalam benaknya


Menghela nafasnya, Yehuan menatap Yin Yui yang wajahnya sudah sangat dekat dengan dirinya


"Kamu secara terbuka mengatakan bahwa kamu ingin menjadi Istriku, apa kamu benar benar Mencintaiku?" Ucap Yehuan bertanya kepada Yin Yui


Yin Yui menggelengkan kepalanya, "Tidak... Aku tidak mencintaimu..." Ucap Yin Yui


Yehuan menghela nafasnya, "Lalu kenapa kamu ingin menjadi istriku?" Ucap Yehuan bertanya kepada Yin Yui


"Kakakku saja bisa menjadi Istrimu... Lalu kenapa aku tidak bisa?" Ucap Yin Yui


Yehuan kembali menghela nafasnya, (Ini akan menjadi semakin sulit...)