Immortal

Immortal
Chapter 14



Gerbang Di Kaki Gunung


"Master... Apa Master benar benar sudah Pulih sepenuhnya...?" Ucap Fu Ma bertanya kepada Yehuan


Yehuan Tersenyum kemudian membelai Pipi Fu Ma, "Aku benar benar sudah pulih sepenuhnya, jadi kamu tidak perlu khawatir lagi" Ucap Yehuan


Fu Ma tersenyum bahagia, Kemudian Fu Ma melihat ke arah Yin Yue yang ada di samping Yehuan


"Yin Yue... Aku titipkan Master padamu, Tolong Cintai Master Sepenuhnya" Ucap Fu Ma


Yin Yue tersenyum, "Jangan Khawatir, Aku akan menjadi Istri yang baik Untuk Suamiku" Ucap Yin Yue


Fu Ma tersenyum, "Kalau begitu... Jagalah Diri Kalian... Maaf karena aku tidak bisa menemani perjalanan kalian" Ucap Fu Ma


"Baik" Ucap Yin Yue


Tanpa aba aba apapun, Yehuan langsung mencium bibir Fu Ma


Wajah Fu Ma langsung berubah menjadi merah dan seketika dirinya langsung meleleh dalam Ciuman yang Yehuan berikan kepadanya


Setelah beberapa saat, Yehuan melepaskan Ciumannya, "Jagalah dirimu Baik Baik Fu Ma" Ucap Yehuan


"Baik..." Ucap Fu Ma yang larut dalam kebahagiaan


Setelah mengucapkan salam Perpisahan, Yehuan dan Yin Yue pergi meninggalkan Klan Rubah Surgawi


Dengan Melambaikan Tangannya untuk melepas kepergian Yehuan, Fu Ma menghela nafasnya


"Tunggulah aku Master... Aku akan menjadi Kuat secepat mungkin... Agar aku bisa berguna untukmu..." Ucap Fu Ma


...----------------...


Dalam Perjalanan


Yehuan dan Yin Yue melewati Jalan Setapak yang ada di Kawasan Hutan belantara


Dengan saling bergandengan Tangan, Perasaan Yin Yue terus menerus di penuhi oleh Rasa Kebahagiaan


Tak ada Spiritual Beast di sekitar, Hanya ada Flora dan Fauna biasa


Burung Burung berkicau dengan suara mereka yang indah, Angin lembut bertiup dengan perlahan Dan Suasana Hutan yang masih sangat Alami begitu menenangkan Perasaan Yehuan


Yehuan menghirup udara segar yang ada di sekitarnya, Menghembuskan Nafasnya secara Perlahan, Yehuan bersyukur karena dirinya masih bisa menghirup Udara Segar dari Hutan yang penuh dengan pepohonan


(Udara segar... Berbeda 180 derajat dari Duniaku yang dulu, Polusi dimana mana, Ratusan Bahkan Ribuan kendaraan membuat Macet seisi Kota, Bahkan Selokan pun di penuhi oleh Tikus dan juga sampah, Belum lagi Pencemaran Lingkungan, Penebangan Hutan secara Liar dan Berlebihan, membuat semuanya makin buruk, Pemanasan Global, Kekeringan atau bahkan Banjir dan Longsor Pun kerap kali terjadi, Hidup di Dunia yang bagaikan Neraka, Orang Orang yang Berada di paling Atas penuh dengan Konspirasi... Entah Karena Apa aku bisa bertahan di Dunia yang seperti itu... Mengingatnya saja sudah membuatku Muak) Ucap Yehuan dalam Benaknya


Yehuan menghela nafas berat sebelum akhirnya wajahnya berubah menjadi Murung


Yin Yue melihat ke arah Suaminya yang tengah Murung, Dan Yin Yue sadar Bahwa Suaminya tengah berada dalam Suasana Hati yang buruk


"Suamiku... Apa kamu baik baik saja...?" Ucap Yin Yue bertanya kepada Yehuan


Yehuan melihat ke arah Yin Yue lalu tersenyum kepadanya, "Aku baik baik saja, Jadi kamu tidak perlu khawatir" Ucap Yehuan


Mendengar hal itu, Yin Yue langsung memeluk Yehuan dengan erat


"Suamiku... Kamu adalah orang yang paling aku cintai di Dunia ini... Jadi jangan memaksakan dirimu terhadap sesuatu dan ceritakanlah padaku... Aku akan membantumu bahkan jika aku harus mengorbankan nyawaku..." Ucap Yin Yue mencoba menghibur Yehuan


Yehuan menghela nafasnya, dirinya merasa senang sekaligus merasa beruntung karena bisa memiliki Istri seperti Yin Yue


Kemudian Yehuan membalas pelukan Yin Yue, "Aku sungguh baik baik saja Istriku, Kamu tidak perlu terlalu khawatir" Ucap Yehuan


Mendengar jawaban Yehuan, Yin Yue menjadi murung, sebab Dia tau bahwa Yehuan tengah Berbohong


"Kamu tidak bisa membohongiku... Kumohon Suamiku... Tolong ceritakan apa masalahmu, Aku berjanji bahwa aku akan membantumu meskipun aku harus mengorbankan nyawaku" Ucap Yin Yue


Yehuan menghela nafasnya, Sesaat kemudian, Yehuan menatap ke arah Wajah Cantik Yin Yue yang tengah memeluk dirinya


"Sebenarnya... Ada satu masalah besar yang cepat atau lambat akan aku hadapi..." Ucap Yehuan


Seketika saja Yin Yue langsung terlihat bersemangat untuk siap membantu Suaminya menghadapi masalah yang tengah menimpanya


"Suamiku... Katakanlah... Apapun masalahnya, Aku akan selalu berada di sisimu untuk membantumu" Ucap Yin Yue


Yehuan menghela nafasnya, Kemudian Yehuan membelai pipi Yin Yue dengan lembut


"Masalah itu berkaitan dengan dirimu dan juga hubungan kita saat ini" Ucap Yehuan


Wajah Yin Yue terlihat sedikit terkejut saat mendengar apa yang di katakan oleh Yehuan


Setelah itu, Yin Yue Tersenyum karena dirinya paham dengan apa yang Yehuan Maksud


Kemudian Yin Yue menggenggam tangan Yehuan yang tengah membelai Pipinya dengan Kedua Tangannya


"Ternyata itu yang kamu Khawatirkan... Kamu tenang saja Suamiku... Meskipun Semua Orang di Kekaisaran Jixia memusuhimu karena Rasa Iri, Dengki dan di bakar oleh Api Kecemburuan, Aku akan selalu berada di sisimu, Melindungimu dan juga Mencintaimu..." Ucap Yin Yue


Yehuan menghela nafasnya, dirinya tidak bisa menerima begitu saja bahwa dirinya akan selalu berlindung di balik Istrinya


Kemudian Yehuan langsung mencium bibir Yin Yue


Saat itu juga, Yin Yue langsung meleleh dalam Ciuman yang Yehuan berikan kepadanya, Wajahnya memerah dan Perasaannya di penuhi oleh Kebahagiaan yang tiada batasnya


(Aku tidak berniat untuk selalu berlindung di balik Istriku, Aku harus menjadi Kuat secepat mungkin, Hanya dengan cara itulah aku bisa menunjukkan Kepada semua orang bahwa Aku Adalah Satu Satunya Orang Yang Paling Layak untuk Menjadi Suami Yin Yue) Ucap Yehuan dalam benaknya


Kemudian Yehuan melepaskan ciumannya


Meskipun Yehuan sudah melepaskan ciumannya, Tapi Yin Yue masih dalam Kondisi Mabuk Cinta akibat Ciuman yang di berikan oleh Yehuan


"Suamiku..." Ucap Yin Yue dengan Nada Manja dan Sedikit Menggoda


Yehuan menghela nafasnya, "Mari Kita Lanjutkan Perjalanan Kita" Ucap Yehuan


"Baik..." Ucap Yin Yue


...----------------...


Malam Hari


Yehuan dan juga Yin Yue membuat Perkemahan Kecil di Hutan


Dengan Api Unggun yang menghangatkan, Yehuan duduk di sebuah Batang Pohon yang ada di tepi Api Unggun dengan Yin Yue yang duduk di pangkuannya


Yin Yue memeluk Yehuan dengan sangat erat, Yin Yue juga terus menerus mencium bibir Yehuan tanpa henti, Wajahnya memerah dan Nafasnya terasa sangat berat


"Suamiku... Apa kamu mau melakukannya malam ini...?" Ucap Yin Yue


Yehuan menghela nafasnya, Kemudian Yehuan melihat ke sekeliling tempatnya berada


(Sial... Tempat ini di penuhi oleh Tanah... Itu bisa mengotori Kaus Kaki Yin Yue... Aku tidak Rela jika Sepasang Kaus Kaki yang Membungkus Paha Indah Yin Yue Harus Kotor karena Tanah) Ucap Yehuan


Kemudian Yehuan mengeluarkan sebuah Kain Lembut dan Juga Tebal dari Cincin Penyimpanannya lalu melemparkannya Ke Atas Tanah


Kain itu menutupi sebagian Tanah yang ada di dekat Yehuan, Dengan itu, Yehuan tidak perlu lagi takut kaus kaki Yin Yue akan kotor


Setelah itu, Yehuan langsung mengangkat dan Menggendong Yin Yue selayaknya Menggendong Seorang Tuan Putri


Kemudian Yehuan berjalan Ke Arah Kain yang telah di siapkannya lalu segera menidurkan Yin Yue di atas Kain Tersebut


"Aku tidak akan bersikap lembut ataupun berhenti meskipun kamu Memintanya" Ucap Yehuan


Yin Yue tersenyum bahagia, "Baik..." Ucap Yin Yue yang penuh dengan Kebahagiaan