Immortal

Immortal
Chapter 15



Keesokan Paginya


Yehuan dan Yin Yue melanjutkan perjalanan mereka


Tujuan Yehuan berikutnya adalah Kota Perdagangan Terbesar Di Kekaisaran Jixia, Kota JiangNan


Selama Perjalanan, Yin Yue terus menerus bersikap Manja kepada Yehuan Layaknya seorang Anak Kecil


Di sepanjang Perjalanan, Yehuan dan juga Yin Yue saling berbagi cerita, Baik itu tentang Hobi atau Hal yang lainnya, Dengan begitu, Yehuan dan juga Yin Yue bisa saling mengenal satu sama lain lebih jauh lagi


"Suamiku... Apa kamu pernah dengar Legenda Tentang Naga Es Dan Naga Api?" Ucap Yin Yue bertanya kepada Yin Yue


"Naga Es Dan Naga Api?" Ucap Yehuan


Yin Yue mengangguk, "Iya, Itu adalah Kisah Legendaris yang sudah ada sejak dulu, Dan Kisah itu juga mengandung Cerita tentang Asal Usul Tombak Naga Es milikku ini" Ucap Yin Yue


(Tombak Naga Es milik Yin Yue adalah Senjata Surgawi Tingkat 9, Terbuat dari Inti Spiritual Heavenly Beast Tingkat 9, Naga Es, Yang di Tempa selama 100 Tahun agar Kekuatannya bisa Terserap Dengan Sempurna ke Dalam sebuah Tombak yang terbuat dari Kristal Es Abadi, Proses Penyempurnaan Tombak ini memakan Waktu 500 Tahun, Dan menjadi Warisan Turun Temurun yang di miliki oleh Sekte Teratai Salju, Adapun Tentang Naga Api, Sekarang itu telah berhubungan dengan orang lain) Ucap Yehuan dalam benaknya


Yehuan tersenyum, "Bisakah kamu menceritakannya padaku?" Ucap Yehuan


Yin Yue tersenyum bahagia, "Dengan Senang Hati Suamiku"


Kemudian Yin Yue mulai menceritakan Legenda Naga Es Dan Naga Api yang berkaitan langsung dengan Tombak yang di miliki oleh Yin Yue


"Sekitar 8000 Tahun yang lalu, Kekaisaran Jixia di Landa Ketakutan akan Ancaman Bahaya yang sangat besar, Lebih dari Setengah Kekaisaran Jixia telah menjadi Gurun Es dan Lautan Api, Kehancuran dan Malapetaka mengintai di siang maupun Malam, itu semua di Akibatkan oleh Pertarungan yang terjadi di antara Heavenly Beast dan Demonic Beast Tingkat Ke 9, Naga Es Dan Naga Api, Banyak orang yang tak berdosa harus kehilangan nyawanya, Kelaparan melanda seluruh Kekaisaran Jixia, dan Ketakutan akan Kematian terus menerus menghantui Semua orang... Setelah lebih dari Setengah Tahun Krisis dan Kehancuran itu terjadi, Kekaisaran Jixia akhirnya Bangkit untuk segera Turun Tangan menghadapi Malapetaka itu, Kaisar Pertama dari Kekaisaran Jixia memimpin 100.000 Pasukan untuk menghadapi Malapetaka tersebut, Di bantu oleh Leluhur Pertama dari Sekte Teratai Salju dan juga Leluhur Pertama dari Sekte Darah Iblis, Kekaisaran Jixia memulai Perang melawan Kedua Malapetaka itu... Perang tersebut telah mengorbankan banyak sekali Nyawa, Bahkan Sang Kaisar Pertama harus gugur di Medan Pertempuran, Namun Pengorbanan Kaisar Pertama tidaklah Sia Sia, Pada Akhirnya, Kekaisaran Jixia berhasil memenangkan Pertempuran tersebut walaupun harus membayar harga yang sangat mahal... Dengan Kematian Kedua Naga itu, Kekaisaran Jixia telah mencapai Kedamaian yang selama ini mereka impikan, Mimpi Buruk yang terus menghantui telah berakhir sepenuhnya, Dan Mayat Kedua Naga itu Di Simpan Di Pusat Kekaisaran Jixia, Darah Mereka Di Suling dan menjadi Barang Paling Berharga, Sementara itu, Leluhur Pertama dari Sekte Teratai Salju dan juga Sekte Darah Iblis mendapatkan Inti Spiritual yang di miliki oleh Kedua Naga itu, Sekte Teratai Salju mendapatkan Inti Spiritual dari Naga Es, Sementara Sekte Darah Iblis mendapatkan Inti Spiritual dari Naga Api, Kedua Inti Spiritual itu sama sama di Jadikan sebuah Senjata, Yaitu Sepasang Tombak Yang saling Berlawanan satu sama Lain dan menjadi Warisan Turun Temurun di Kedua Sekte... Dan saat ini, Tombak Naga Es yang di miliki oleh Sekte Teratai Salju telah di Wariskan kepadaku, Sebagai satu satunya orang yang Telah di pilih langsung oleh Tombak Naga Es..."


Yin Yue menceritakan Legenda Naga Es Dan Naga Api dari awal hingga akhir


"Lalu... Bagaimana dengan Tombak Naga Api?" Ucap Yehuan bertanya seolah dirinya tidak tau


Yin Yue menghela nafasnya dan tampak ragu untuk menjawab pertanyaan Yehuan


"Tombak itu... Sekarang ada di tangan seseorang..." Ucap Yin Yue


"Bukankah kamu sedikit kejam karena tidak mau menyebutkan Nama adikmu sendiri...?"


Tiba Tiba terdengar suara seseorang dari belakang Yin Yue


Karena terkejut, Yehuan dan juga Yin Yue langsung membalikkan pandangan mereka


Saat itu juga, Yehuan dan juga Yin Yue mendapati Seorang Gadis yang tengah berjalan menghampiri mereka berdua


Yin Yui tersenyum, "Lama tidak bertemu... Kakak..."


Yehuan terkejut saat mengetahui bahwa Gadis itu adalah Yin Yui


(Yin Yui...? Kenapa dia bisa ada di tempat ini...?) Ucap Yehuan dalam benaknya


(Yin Yui adalah Adik kembar dari Yin Yue, Mereka benar benar Mirip satu sama lain, dulu aku mengira bahwa Ilustrasi Yin Yui adalah Yin Yue yang mengubah warna rambut dan pakaiannya tanpa sepengetahuan siapapun, ternyata dugaanku waktu itu salah... Yin Yue dan juga Yin Yui adalah Saudari Kembar Identik, Hampir tidak ada orang yang bisa membedakan keduanya jika saja mereka tidak memiliki Perbedaan sama sekali... Yin Yue memiliki Rambut berwarna Putih dan juga Bola Mata Berwarna Biru langit, Memakai Cadar Berwarna Biru Muda Transparan, Pakaian Yin Yue di dominasi oleh Warna Biru dan juga Putih, Dan Sarung Tangan serta Kaus Kakinya berwarna Putih, Dan juga memakai Sepatu High Heels Berwarna Biru... Sementara itu Yin Yui berkebalikan dengan Yin Yue, Rambutnya berwarna Hitam dan Bola Matanya berwarna Merah Menyala, Memakai Cadar Berwarna Hitam Transparan, Pakaiannya sama persis dengan Yin Yue, namun pakaian Milik Yin Yui di dominasi oleh Warna Hitam dan juga Merah, Dan Sarung Tangan serta Kaus Kakinya Berwarna Hitam, Dan juga memakai Sepatu High Heels Berwarna Hitam... Mereka berdua memanglah Kakak Beradik yang sulit di bedakan jika tidak ada perbedaan ini... Meskipun mereka adalah Saudari Kembar... Namun jalan yang mereka ambil Sangatlah Berbeda dan juga Berlawanan... Ibarat 1 Orang Yang sama Namun dengan 2 Kepribadian yang Saling Berlawanan dan Saling Bertolak Belakang...) Ucap Yehuan dalam benaknya


Yin Yui menggenggam erat Tombaknya, mengarahkannya ke arah Yin Yue lalu memasang Ekspresi yang tampak Marah


"Kakak... Kenapa Kakak begitu Tega membunuh Ayah...?" Ucap Yin Yui


Kemudian Yin Yue maju selangkah dari tempatnya berada, "Sudah berapa kali aku bilang kepadamu... Bukan aku yang membunuh Ayah..." Ucap Yin Yue membantah Tuduhan Yin Yui


Yin Yui menggertakkan Giginya, "Dasar Pembohong..." Ucap Yin Yui


Yin Yue membentangkan tangan kanannya ke samping, "Suamiku... Tolong menjauhlah... Biarkan aku menangani hal ini... Ini semua hanya antara aku dan adikku..." Ucap Yin Yue


Yehuan mengangguk lalu mengambil beberapa langkah mundur


"Suami...?" Ucap Yin Yui


Yin Yui kembali menggertakkan Giginya, namun kali ini, Ada sesuatu yang membuat Yin Yui semakin Marah


"KAKAK!!!"


Yin Yui berteriak dan langsung menerjang ke arah Yin Yue


Yin Yue mempersiapkan dirinya, sepersekian detik kemudian, Yin Yue langsung menerjang ke arah Yin Yui


Dengan saling menarik Tombaknya masing masing, Mereka berdua langsung menghantamkan Tombak Mereka ke arah Lawan


Percikan Api Besar Terjadi hingga membuat Gelombang Kejut yang sangat kuat ke segala Arah


Yehuan hampir terpelanting karena tak bisa menahan Gelombang Kejut yang di hasilkan dari Pertarungan antara Yin Yue dan juga Yin Yui


(Sial... Sepertinya... Aku harus mengubah Rencanaku...)