
"YIN... YUI..."
Sebuah Kubah Berwarna Putih Transparan tiba tiba muncul dan menutupi Sebagian Wilayah yang ada di Kota JiangNan
Dengan di sertai Badai Es yang menerjang dan menghempaskan segala sesuatu yang ada di sekitarnya, semua orang berlarian karena panik
Salju Turun entah dari mana, Menyelimuti semua yang ada di dalam Kubah, Badai Es menerjang dan memporak porandakan segala sesuatu yang ada di sekelilingnya
Amarah Yin Yue benar benar meledak saat Suaminya di rebut tepat di depan mata kepalanya sendiri
Hawa dingin menyerang, Yehuan terlihat menggigil kedinginan, namun tidak dengan Yin Yui yang tetap memeluk Yehuan saat melihat kakaknya mengamuk seperti itu
(G-gawat.... jika seperti ini terus... Yin Yue akan membuat Kehancuran yang lebih besar...) Ucap Yehuan dalam benaknya
Kemudian Yehuan melihat ke arah Yin Yui, Meskipun Keadaan menjadi semakin tak terkendali, Yin Yui masih saja terlihat santai dan terus memeluk Yehuan
Yehuan Menghela nafasnya Kemudian melepaskan pelukan Yin Yui
Yin Yui terlihat terkejut di sertai dengan wajahnya yang terlihat kecewa
"K-kenapa...?" Ucap Yin Yui
Yehuan kembali menghela nafasnya, "Jadilah Gadis yang Baik dan tetaplah diam di sini..." Ucap Yehuan
Yin Yui tidak berkata apapun dan hanya menganggukkan kepalanya
Melihat ke arah Yin Yue, Yehuan mendapati Yin Yue yang tengah Menarik Tombaknya dan bersiap untuk menyerang Yin Yui
Sorot Mata Tajam Yin Yue hanya memandang ke arah Yin Yui, Karena Target Kekuatan Penuhnya hanyalah Yin Yue yang telah merebut Suaminya
"Yin Yue..."
"Ehh...?"
Saat itu juga, Seluruh Kekuatan yang telah di kumpulkan Yin Yue menjadi Goyah dan fokusnya kepada Yin Yui lenyap seketika saat dirinya mendengar Suara Suaminya
Melirik sedikit ke arah Kirinya, Sebuah Pelukan hangat langsung mendekap seluruh tubuh Yin Yue
"Yin Yue... Kupikir aku tidak akan pernah bisa bertemu denganmu lagi..." Ucap Yehuan
Kubah yang mengandung Badai Salju perlahan menghilang, Salju Mencair menjadi Rintihan Air yang mengalir jatuh
Genggaman Erat yang menggenggam sebuah Tombak Legendaris akhirnya melemah dan menjatuhkan apa yang di genggamnya
Dengan di selimuti Rasa Kebahagiaan sekaligus Rasa Kesedihan, Yin Yue membalas pelukan Yehuan dengan sangat erat
Air matanya tak bisa lagi di bendung, Dalam pelukannya, Yin Yue melampiaskan seluruh Rasa Kerinduan kepada Yehuan
"Hiks... Hiks... Suamiku... Suamiku... Aku Merindukanmu... Aku sangat Merindukanmu Suamiku..." Ucap Yin Yue dalam pelukannya kepada Yehuan
Yehuan memeluk Erat Yin Yue dan mencoba untuk menenangkannya, "Jangan Menangis... Aku ada di sini... Aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi..." Ucap Yehuan
Dalam kesedihannya, Yin Yue mengangguk Pelan, "Baik..." Ucap Yin Yue
Di Sisi lain, Yin Yui menjadi Cemberut saat melihat Yehuan dan juga Yin Yue saling berpelukan dengan penuh kemesraan tepat di hadapannya
...----------------...
Malam Hari
Di Sebuah Penginapan
Yehuan menyewa sebuah Kamar yang ada di Penginapan Setelah selesai mengurus Kesalahpahaman yang terjadi kepada Penanggung Jawab Kota JiangNan
Yehuan duduk di tepi tempat tidur, Sementara Yin Yue dan juga Yin Yui duduk berdampingan di sebuah kursi
Yehuan menarik nafas lalu menghembuskan secara perlahan, "Pertama Tama, Aku ingin meluruskan Kesalahpahaman yang terjadi di antara kalian berdua" Ucap Yehuan
Yin Yue dan juga Yin Yui saling menatap satu sama lain sebelum akhirnya mereka membuang pandangan mereka masing masing
"Tidak ada kesalahpahaman yang terjadi di antara kami... Sudah Jelas Bahwa Kakak lah yang membunuh Ayah..." Ucap Yin Yui
Yin Yue melirik ke arah Yin Yui dengan sorot mata yang tidak pasti, "Sudah berapa kali aku bilang padamu... Bukan aku yang membunuh Ayah..." Ucap Yin Yue membantah Tuduhan Yin Yui
Kemudian Yehuan melihat ke arah Yin Yui, "Yin Yui, Jika kamu memberiku sedikit waktu, Aku akan membuktikan padamu bahwa bukan Yin Yue yang membunuh Ayahmu..." Ucap Yehuan
Yin Yue merasa bahagia saat Mendengar Kata Kata Yehuan
"Suamiku..." Ucap Yin Yue
Yin Yui tampak tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Yehuan, Menyilangkan tangannya, Yin Yui ingin memastikan sesuatu tentang ucapan Yehuan
"Lalu... Bagaimana kamu akan membuktikannya? Apa kamu tau siapa pelaku sebenarnya yang telah membunuh Ayahku?" Ucap Yin Yui bertanya kepada Yehuan
Yehuan menggelengkan kepalanya, "Untuk saat ini, Aku tidak bisa menyebutkan siapa orangnya, Karena kamu tidak akan mungkin percaya dengan apa yang aku katakan, Lebih baik kamu melihat dengan mata kepalamu sendiri saat nanti aku menunjukkan Siapa pelaku sebenarnya yang telah membunuh Ayahmu" Ucap Yehuan
Yin Yui menghela nafasnya, "Baiklah..." Ucap Yin Yui
Kemudian Yin Yue berdiri dari kursinya, mendatangi Yehuan lalu duduk di pangkuannya dan langsung memeluk Yehuan dengan erat
Mencium Bibir Yehuan berkali kali, Yin Yue menjadi semakin Agresif meskipun Yin Yui tengah berada di Ruangan yang sama
"Suamiku... Beberapa hari ini aku sangat kesepian... Bisakah kita melakukan Kegiatan Malam bersama malam ini...?" Ucap Yin Yue
"Baik---"
"HEY KALIAN BERDUA... APA KALIAN MENGANGGAP BAHWA AKU TIDAK ADA?"
Yin Yui tersulut Amarah saat melihat Yehuan dan juga Yin Yue bermesraan di depan dirinya
Wajahnya memerah dan badannya gemetaran, Dengan Ekspresi Cemberutnya yang terlihat sangat imut, Yin Yui terlihat ingin mengatakan sesuatu
Yin Yue melihat ke arah Yin Yui dengan Ekspresi Kesal, "Adikku... Bisakah kamu keluar dari Ruangan ini... Aku dan Suamiku ingin melakukan hal yang bersifat Pribadi" Ucap Yin Yue
Yin Yui semakin cemberut, "Hal yang bersifat Pribadi...?" Ucap Yin Yui
Sesaat setelahnya, Wajah Yin Yui terlihat semakin memerah dengan apa yang Yin Yue katakan
"Kalian... Hal Pribadi kalian... Apa... Apa kalian ingin... Kalian ingin melakukan sesuatu yang berkaitan dengan membuat seorang Bayi...?" Ucap Yin Yui
Yin Yue Tersenyum bangga, "Benar... Apa ada masalah?" Ucap Yin Yue
Tubuh Yin Yui semakin gemetaran, Wajahnya semakin memerah dan pandangannya hanya tertuju ke arah bawah
Kemudian Yin Yui melirik ke arah Yehuan, Dengan cepat, Yin Yui langsung mendatangi dan memeluk Yehuan
Yin Yue terkejut saat Yin Yue memeluk Suaminya tanpa izin, "ADIKKU... APA YANG KAMU LAKUKAN?" Ucap Yin Yue yang marah karena Yin Yui memeluk Yehuan tanpa Izin
Yin Yui melirik ke arah Yin Yue dengan Wajahnya yang sudah sangat merah, "Aku... Aku adalah Istrinya... Jadi... Aku... Aku juga memiliki hak untuk Membuat Bayi bersama dengannya..." Ucap Yin Yui
Yin Yue tampak tidak percaya dengan apa yang Yin Yui katakan
Kemudian Yin Yui melihat ke arah Yehuan dengan tatapan yang penuh dengan harapan, "Ini... Ini... ini adalah pengalaman pertamaku... Jadi... Jadi Tolong lakukan dengan Perlahan..." Ucap Yin Yui
Yin Yue menatap Yin Yui dengan tatapan yang penuh dengan Amarah, "Adikku... Apa kamu serius dengan perkataanmu itu...?" Ucap Yin Yue
Dengan cepat Yin Yui melihat ke arah Yin Yue, "INI... INI TIDAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN KAKAK... AKU... AKU... AKU INGIN MEMILIKI SEORANG BAYI DENGAN SUAMIKU... JADI... JADI KAKAK JANGAN IKUT CAMPUR!!!" Ucap Yin Yui dengan nada yang lantang
Yin Yue tersulut Amarah saat Yin Yui memanggil Yehuan dengan Sebutan Suami
"Apa kamu bilang...?" Ucap Yin Yue
Yin Yui terlihat cemberut dengan Wajahnya yang sudah sangat merah, "AKU BILANG KAKAK JANGAN IKUT CAMPUR... AKU INGIN MEMILIKI SEORANG BAYI DENGAN SUAMIKU..." Ucap Yin Yue dengan lantang
Api Marah membakar Yin Yue dengan sangat cepat, Meskipun begitu, Yin Yui masih meladeni Yin Yue agar dirinya bisa memiliki seorang Bayi bersama dengan Yehuan
Yehuan menghela nafasnya, Memeluk Yin Yue dan juga Yin Yui dengan erat, Kemudian berdiri dan menidurkan Keduanya di tempat tidur
"Jangan Bertengkar... Atau aku akan menghukum kalian berdua..." Ucap Yehuan
Dalam sekejap, Keduanya langsung terdiam seperti Gadis Kecil yang Penurut
Yehuan tersenyum, "Itu bagus... Kalian Berdua jadilah Gadis yang baik... Karena malam ini akan jadi malam yang sangat panjang..." Ucap Yehuan
Yin Yue dan juga Yin Yui mengangguk secara bersamaan, "Baik..."