Immortal

Immortal
Chapter 26



7 Hari Kemudian


Malam Hari di sebuah Hutan


Api unggun menyala dengan apinya yang terang dan menghangatkan


Yehuan duduk di sebuah Batang Kayu yang ada di tepi Api unggun, Dengan Yin Yue dan juga Yin Yui yang tengah duduk di pangkuannya serta memeluk dirinya dengan erat


"Suamiku... Apa... Apa kamu tidak akan melakukannya malam ini?" Ucap Yin Yue bertanya kepada Yehuan


"Suamiku... Aku... Aku sudah tidak tahan lagi..." Ucap Yin Yui yang sangat menginginkan Yehuan


Yehuan menghela nafasnya lalu membelai Rambut Yin Yue dan juga Yin Yui, "Jadilah Gadis yang baik tunggulah beberapa saat lagi" Ucap Yehuan


Yin Yue dan juga Yin Yui tersenyum manis, "Baik" Ucap Yin Yui dan juga Yin Yue secara bersamaan


Yehuan menghela nafasnya, (Terdapat beberapa masalah yang mungkin akan terjadi sekarang ataupun nanti, Yang pertama adalah Lin Yuan, dengan bantuan dari Warisan Kaisar Kuno, entah sudah berapa banyak Harta yang telah dia kumpulkan, Dan yang ke 2 Adalah masalah tentang apa yang akan terjadi jika aku Membunuh Lin Yuan, apakah Dunia ini akan hancur? Jika memang begitu, apa yang akan terjadi selanjutnya? apakah aku juga akan ikut mati? Pertaruhan ini sangat beresiko bagiku, dan Masalah terakhir adalah tentang bagaimana cara Menaklukkan Mei Yi, Jika mengambil sumber dari Novel, aku memiliki beberapa cara yang memungkinkanku bisa menaklukkan Mei Yi saat nanti kami berdua bertemu... Tapi, masih banyak masalah yang perlu aku hadapi setelah itu semua, meskipun begitu, Semua masalah ini akan aku temukan solusinya sesegera mungkin... Semua ini hanyalah masalah waktu...) Ucap Yehuan dalam benaknya


Menyadari bahwa Yehuan tengah merenung akan suatu Hal, Yin Yue dan juga Yin Yui langsung berinisiatif untuk mengambil langkah terlebih dahulu untuk mengembalikan Mood yang Yehuan miliki agar Yehuan bisa segera memulai Aktivitas Malam bersama dengan mereka berdua


Kemudian Yin Yue dan juga Yin Yui langsung mencium pipi kiri dan pipi Kanan Yehuan secara bersamaan


Setelah itu, Yin Yue dan juga Yin Yui mulai melepaskan pakaian mereka kecuali Sarung Tangan dan Kaus Kaki yang mereka kenakan kemudian langsung memeluk Yehuan dengan erat dan menempelkan Gunung Besar milik mereka ke tubuh Yehuan


"Suamiku... Malam ini... Biarkan kami yang melayanimu..." Ucap Yin Yue dan juga Yin Yui secara bersamaan


Yehuan hanya menganggukkan kepalanya untuk membalas apa yang Yin Yue dan juga Yin Yui katakan


Kemudian Yin Yue dan juga Yin Yui mulai melepaskan pakaian Yehuan dan membebaskan Tongkat Yehuan yang sudah Tegang Gagah Perkasa


Menelan ludah mereka masing masing, Wajah Yin Yue dan juga Yin Yui mulai memerah saat melihat Betapa besarnya Tingkat milik Yehuan


Kemudian Yin Yue dan juga Yin Yui mulai menjilati dan menghisap Tongkat milik Yehuan dengan lidah dan mulut mereka


Yin Yue dan juga Yin Yui berusaha sebaik mungkin untuk memuaskan Yehuan


Yehuan menghela nafasnya karena masih memikirkan banyak hal, (Lin Yuan adalah Karakter Utama di dalam Novel ini, Jika dia mati, Berarti Cerita di dalam Novel ini akan tamat saat itu juga, tapi, aku masih harus menyingkirkan variabel yang mungkin terjadi jika Lin Yuan mati, sekarang ini aku bukan sedang membaca Novel, tapi sekarang ini aku ada di dalam Dunia Novel itu sendiri, Segala sumber hukum yang tertuju pada penulisan Novel tidak akan berarti di sini, aku telah membengkokkan Alur Ceritanya hingga hancur berantakan sehingga tidak mungkin lagi bagi alurnya untuk terus mempertahankan alur aslinya, yang mana itu berarti ini semua bukanlah masalah karena itu semua sudah terbukti di depan mata kepalaku sendiri...) Ucap Yehuan dalam benaknya


Yehuan menghela nafasnya lalu tersenyum kemudian mengelus kepala Yin Yue dan juga Yin Yui yang tengah menjilati Tongkat miliknya


(Semuanya telah terbukti di depan mata kepalaku sendiri, jadi, sekarang tidak ada alasan untuk bertaruh akan resiko yang sudah jelas tak ada sama sekali) Ucap Yehuan dalam benaknya


Kemudian Yehuan segera berdiri, "Yin Yue, Yin Yui, Arahkan Buah Persik kalian kemari" Ucap Yehuan


Saat itu juga, Yin Yue dan juga Yin Yui menjadi sangat bahagia setelah Yehuan kembali bersemangat


Kemudian Yin Yue dan juga Yin Yui segera membelakangi Yehuan lalu mengangkat Buah Persik mereka ke arah Yehuan


Dengan sesegera mungkin Yehuan langsung menusuk Yin Yue hingga menembus masuk ke ujung Rahimnya


Suara Rintihan Yin Yue terdengar sangat merdu di telinga Yehuan


Tanpa memikirkan apapun lagi, Yehuan memompa kedua Istrinya tanpa henti sepanjang malam


Meskipun Yin Yue dan juga Yin Yui memohon untuk beristirahat sejenak, Yehuan tak menghiraukan mereka sama sekali dan terus memompa kedua istrinya sampai mereka pingsan


...----------------...


Hari Berikutnya


Perjalanan Yehuan untuk menuju ke Sekte Teratai Salju tertunda akibat Yin Yue dan juga Yin Yui yang tak kunjung sadarkan diri


Yin Yue dan juga Yin Yui tertidur nyenyak di bawah sebuah Pohon dengan pakaian mereka masing masing yang baru saja di pakaikan oleh Yehuan


Yehuan menghela nafasnya, "Sepertinya aku terlalu kasar kepada mereka berdua, Mungkin nanti malam aku harus lebih kasar kepada mereka berdua" Ucap Yehuan


Kemudian Yehuan berjalan menuju ke sebuah Pohon Besar dan duduk di bawahnya, mulai fokus pada dirinya sendiri lalu melepaskan Energi Spiritualnya ke udara


Lalu dengan cepat Yehuan langsung memadatkan Energi Spiritualnya yang berada di udara


Energi Spiritual yang telah di padatkan itu mulai terlihat seperti Lempengan Kaca yang melayang


Kemudian Yehuan mencoba menyentuh Lempengan Kaca tersebut, "Ini bahkan lebih Kuat daripada Kaca Anti Peluru, 100 Kali... Tidak, Mungkin 1000 kali lebih Kuat..." Ucap Yehuan


Energi Spiritual yang memadat di udara itu perlahan menghilang dengan sendirinya


"Sepertinya ini bisa aku manfaatkan ini sebagai salah satu keterampilan Bertempur milikku, Setidaknya dengan kemampuan ini, aku bisa menahan serangan Terkuat milik seseorang yang berada di Puncak Ranah Raga Sejati" Ucap Yehuan


Kemudian Yehuan terus mengasah Kemampuannya itu untuk meningkatkan kekuatannya lebih jauh lagi


Meskipun basis Kultivasinya saat ini masih berada di Ranah Penempatan Tubuh Tahap Pertama, Tapi Setidaknya Yehuan sudah bisa menghadapi seseorang yang Kultivasinya lebih tinggi daripada miliknya


Apalagi dengan adanya Yin Yue dan juga Yin Yui Yang Memegang Senjata Legendaris berada di sisinya sebagai Istrinya, Hampir tak ada yang Yehuan takutkan di dunia ini


Jalan yang harus di tempuh oleh Yehuan masihlah sangat Panjang, Dengan banyak hal yang menantikan dirinya di Masa Depan, Yehuan telah mempersiapkan Segala Sesuatu yang di perlukan untuk Melawan Langit dan Bumi


"Aku harus bertambah Kuat secepat mungkin, Demi bisa meraih apa yang aku inginkan..."