
Budayakan Like sebelum membaca ♡
Author POV
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh membuat Firda tertidur di kursi mobil belakang, Dia tidak terganggu sama sekali dengan jalan yang berbatu dan berlubang itu.
Terlihat Jalan yang penuh bungga dan masjid nan indah,, menyejukkan mata dan hati melihat pemandangan yang amat cantik.
Di Ponpes(pondok pesantren) semua berkumpul untuk menyambut keluarga Anggara semua sudah tau dari kiyai Ahmad bahwa yang akan datang ini adalah orang terkenal yang sangat berwibawa, yang akan menyekolahkan anak nya di pesantren ini.
Terlihat santriwan dan santriwati berjejer tapi di beri jarak supaya tidak bersentuhan karna bukan muhrim. setelah mobil berhenti di depan pagar pesantren Firda dan papah serta kaka nya keluar.
Firda cantik apalagi memakai kacamata membuat dia sangat cantik dan menggemaskan. membuat para santriwan tak berkedip melihat kecantikan Firda yang menurun dari mamah nya.
kalo papah nya beda lagi, kalo ganteng sih iya. Tapi sedikit, masih jauh an Irfan tapi sayang papah nya ini playboy, tapi papah angga sekarang sudah tobat dengan sikap playboy nya, karna mamah tiwi datang dengan sikap yang baik, ramah dan penyayang yang membuat hati papah angga luluh.cuma Irfan yang lagi kumat-kumat nya menggoda wanita yang sering disebut Firda Kak Irfan Playboy Cap Buaya.
"ekhem pandangan dijaga" tegur ustad Yusuf
"hehehe maaf ustad" sahut para santriwan
sedangkan para santriwati kagum dengan kecantikan Firda berbeda dengan dua gadis yang merasa iri dengan kecantikan Firda dia adalah Via dan Nana.
"heh orang kayak gitu aja di kagumin" Iri
Via
"cantikan aku dia itu cuma apa, paling oplas kan papah nya kaya" sambung Via jengkel melihat Firda
"Iya,, paling dia sekolah disini cuma pengen tebar pesona" Sahut Nana
"Liat aja nanti kita kasih pelajaran dia, kalo dekat ama ustad kesayangan ku" Ucap Via dan Nana pun mengangguk setuju.
"Assalamualaikum kiyai Ahmad" Salam Papah Anggara.
"Waalaikumsalam" sahut pak Kiyai Ahmad.
"Mari pak kita masuk di ruang guru saja" ajak ustad Yusuf
"Ayo Fan, Fir." ajak Papah.
"Iya pah" sahut kedua nya
lalu mereka berbincang bincang mengenai Firda yang akan sekolah di ponpes ini sambil menikmati cemilan ringan dan teh.
setelah selesai berbincang bincang papah dan Irfan pamit untuk pulang. Setelah berpamitan Kepada pak Kiyai Ahmad Papah dan Irfan menuju keluar dengan Firda yang mengekori di belakang. ketika berada di dekat mobil Papah dan Irfan bergantian memeluk Firda dengan erat.
"Nak jaga diri baik-baik, jangan ngelanggar aturan di ponpes ini, Kamu denger nasehat dari pak Kiyai, Ustad dan ustazah ya, papah sayang sama Firda" Nasehat papah sambil mencium kening Firda.
"Iya pah, Firda janji gak nakal disini paling cuma sedikit hehehe" sahut Firda.
"Dasar kamu ini" kata papah.
"Dek, Kamu jangan macam-macam disini, awas aja nanti kalo sampe macam-macam gak bakal kaka kasih hadiah lagi" ancam Irfan
"Iya,, Iya gak nakal kok kaka ku yang playboy cap buaya" sahut Firda menaik turunkan alisnya.
"Hey hilangkan playboy cap buaya nya kaka tidak suka" Kata Irfan
" Ya gapapa lah terserah aku dong, sebelum kaka nikah jadi nama kaka terserah kaka aku mau buat apa, ayam kek kerbau atau yang lain" Sahut Firda tertawa batin.
"Heh terserah kamu lah dek, kaka mau pulang aja bye bye" Irfan duluan masuk kedalam mobil sambil melambaikan tangan nya.
"huahh dasar kak Irfan playboy cap buaya" teriak Firda
"Dasar adek lucnut" Irfan juga ikut-ikutan teriak
"Udah,,udah,, kalian ini malah berantem, kalian tuh gak akan kelar selalu aja berantem. Firda papah pulang dulu, jaga diri baik-baik ya ingat pesan papah yang tadi" pamit Papah sambil mengelus kepala Firda yang tertutup jilbab.
"Siap, laksanakan pak boss." Firda hormat di depan papah nya.
" Dadah,sayang" papah melambaikan tangan
"Dadah, hati- hati" Firda juga melambaikan tangan nya.
Bersambung......♡