
"Bisa jaga diri apanya?nih lihat sekarang kayak gini, kamu pasti makan sembarangan, tidur juga pasti gak teratur, sudah tau gak bisa banyak gerak, kamu pasti habis ngelakuin hal yang buat kamu cape dan nge drop kayak gini!" Omel Tiwi gemas.
"Firda habis ngemall ama abang Irfan hehe!" Jawab Firda cengengesan tanpa dosa.
"Astaga Aba...
"Firda janji gak bakal ngulangin lagi kok!," belum sempat Tiwi melanjutkan perkataannya, Firda sudah memotong dengan wajah memelas.
Keluarga pesantren yang sedari tadi menyaksikan drama ibu dan anak itupun akhirnya pamit, karena Melati dan Nurul sebentar lagi harus sekolah begitupun dengan ustadz Candra yang harus mengajar. Abah dan Umi juga ikut kembali bersama mereka karena sudah ada orang tua Firda yang menjaganya.
Β ππππππππππ
Hari-hari telah dilalui Firda dan hari ini adalah hari senin dimana para santri harus mengikuti sekolah umum.
"ayo Mel, keburu telat!" Teriak Firda yang sedari tadi menunggu Melati di depan pintu kamar.
"Iya Fir, tunggu kitab ku ilang!" Jawab Melati ikutan teriak.
"Cepat Mel, waktunya ustadzah Zahra, bisa kena semprot kita!" Teriak Firda lagi.
"Iya iya, ayo berangkat!"
Melati yang sudah menemukan kitabnya yang dicari segera menarik tangan Firda dan berlari selendang mungkin agar tak tertinggal pelajaran masing-masing
Mungkin hari ini adalah hari kwbwruntyngangan bagi Firda karena ustadzah Zahra masih belum ada didalam kelas.
"Alhamdulilah, ustadzah Zahra belom ada untung gak telat" Firda lega dan langsung duduk di tempatnya.
Zahra segera masuk Ke dalam kelas yang dimana para santri sudah menunggu dirinya.
"Assalamualaikum, pagi semua tabarakallah kita bisa berkumpul kembali seperti biasanya" Salam Ustadzah Zahra
"Waalaikumsalam Ustadzah" sahut para santri
Pelajaran yang dibawakan Ustadzah Zahra sangat membosankan bagi Firda, karna dia duduk dipojok jadi dia bisa tidur karna malas mendengar celotehan ustadzah yang sok cantik menurutnya.
"Surga ialah suatu tempat kediaman yang berada di alam akhirat yang tengah itu diliputi berbagai kenikmatan dan kebahagian yang belum pernah seorang hamba Allah SWT melihat, mendengar dan menikmatinya saat hidup didunianya. Ketahuilah bahwa surga dipersiapkan bagi hamba-nya yang bertakwa semasa hidupnya. Begitu juga bagi hamba-nya yang beriman dan senantiasa beramal shaleh. Merupakan balasan baginya buat selama-lamanya. Hal ini sesuai dengan
Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an, Surat Asy Syu'araa ayat 90.
"Dan(pada hari itu) surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa,"
Dan firman-nya dalam surat Al baqarah, ayat 82.
"Dan orang-orang yang beriman dan beramal shaleh mereka itu penghuni surga, didalamnya mereka kekal. Dalam Al-Qur'an ada lain surat tersebut diatas, masih menjelaskan mengenai surga,dan bagi orang yang lantas penghuninya.
Begitulah Ustadzah Zahra menjelaskan pelajaran tentang Surga yang menurut Firda itu adalah sesuatu hal yang harus kita meninggal terlebih dahulu baru bisa merasakan nya.
"Sekarang Ustadzah mau tanya, ke kalian yang ustadza jelakan tadi!" Mata Ustadzah Zahra mengelilingi se isi kelas dan mendapati seorang santri yang dipojok sedang tidur siapa lagi kalo bukan Firda.
"Siapa nama dia?" tanya Ustadzah bertanya kepada santri yang lain sambil jari nya menunjuk di depan santri yang tengah tidur itu.
Like, Komen n Vote!!!