
Barcelona menjadi kota pertama yang Kania dan Jo kunjungi.
Kania dan Jo mengagumi karya-karya Antonio Gaudi.
Gaudi adalah arsitek terkreatif dan paling terkenal di Barcelona.
Karya-karyanya yang unik, sering menggunakan elemen-elemen alam serta berbau relijius selalu mengundang decak kagum setiap wisatawan yang jalan-jalan ke Barcelona.
Berikut beberapa karya Gaudi yang bisa kamu kunjungi selama jalan-jalan ke Barcelona:
La Sagrada Familia
Karya Gaudi yang paling terkenal dan kontroversial. Sebagian karena waktu pembangunannya yang memakan waktu lebih dari 100 tahun, sebagian lagi karya gaya arsitekturnya yang jauh dari standar gaya arsitektur gereja tradisional.
Kania dan Jo memandang La Sagrada Familia malah tampak seperti monster besar yang mengancam yang badannya terbuat dari lumpur.
Kania menveritakan kepada Jo apabila baca novel Origin karya Dan Brown, disitu doi menggambarkan La Sagrada Familia dengan detail.
Deskripsi Dan Brown akan gereja inilah yang membuat Kania penasaran akan tempat ini saat jalan-jalan ke Barcelona.
Pembangunan La Sagrada Familia telah dimulai sejak tahun 1882 dan rencananya akan selesai pada tahun 2030.
Wow perlu 148 tahun! Gaudi memerlukan waktu 10 tahun untuk mengerjakan proyek ini. Sebagai Katolik taat, ia memasukkan unsur-unsur relijius dalam desain La Sagrada Familia, bersama alam dan manusia sebagai inspirasi karyanya.
Jo begitu bahagia melihat Kania yang tampak antusias bercerita mengenai tempat yang mereka kunjungi.
"Banyak hal yang kamu ketahui Sauang." Jo dengan gemas melihat antusiasme Kania saat ini.
Parc Guell
Karya fenomenal Gaudi lainnya adalah Parc Guell. Sebuah komplek taman seluas 18,2 hektar bergaya Art Nouveau.
Parc Guell dirancang Gaudi dengan tujuan akan dibuat komplek perumahan lengkap dengan berbagai fasilitas umum.
Pembangunannya dilakukan dari tahun 1900 – 1914. Sayangnya bisnisnya gagal sehingga akhirnya diambil alih oleh pemerintah kota dan dijadikan taman umum. Parc Guell kini menyandang status sebagai UNESCO World Heritage Site.
Parc Guell terlihat menarik sekali karena tampak seperti negeri dongeng yang dilengkapi dengan rumah-rumah berbentuk kue jahe.
Kania mengatakan pendapatnya pada Jo bahwa ia ebih suka Parc Guell daripada La Sagrada Familia karena vibenya lebih ceria dan berwarna-warni dengan penggunaan keramik bermotif mosaik.
Jo begitu mengagumi akan pengetahuan yang Kania miliki. Jo melihat sisi lain dari Kania.
Casa Batllo
Casa Batllo adalah sebuah gedung yang direstorasi Gaudi pada awal tahun 1900an.
Bangunan ini terlihat unik banget karena fasadnya yang dihias dengan mosaik berwarna-warni yang terbuat dari pecahan ubin keramik, yang rupanya diambil Gaudi dari tempat sampah sebuah toko kaca di dekat.
Seperti karya Gaudi lainnya, gaya arsitektur Casa Batllo sangat terpengaruh Art Nouveau.
"Pantas saja Kak Abi memberikan kita honeymoon keliling Eropa, Kak Abi begitu menyanyangimu Sayang." Jo memeluk Kania sambil mengingat kebaikan kakak iparnya.
"Iya Kak Abi sangat baik. Bahkan ia tahu tempat favorit yang ingin sekali aku kunjungi." Kania mengakui bahwa Abimanyu memang kakak terluar biasa.
Casa Mila
Rumah karya Gaudi yang dibangun dari tahun 1906 hingga 1910.
Fasadnya terlihat seperti ditutupi batu gamping sehingga tempat ini juga disebut La Pedrera (stone quarry/ tambang batu).
Casa Mila sempat terbengkalai namun kemudian direstorasi pada akhir 1980an dari bentuk aslinya.
Palau Guell
Terletak di La Rambla, Palau Guell (istana Guell) merupakan bangunan yang didesain Gaudi untuk salah satu bosnya, Eusebi Guell.
Bangunan yang agak bergaya gothic ini tiket masuknya 12 Euro.
Kalau mau masuk gratis, cobalah kesini saat jalan-jalan ke Barcelona pada hari minggu pertama setiap bulan.
"Sayang, semoga selamanya kita akan selalu bersama. Temani aku disisa umurku. Menualah bersamaku. Sampai maut yang memisahkan."
Jo memeluk Kania penih kasih sayang. Kania menikmati setiap momen kebersamaannya dengan Jo.
"I Love You, Jo!"
"I Love You too, Honey."
...****************...