
Roma mempunyai banyak sekali daya tarik bagi para wisatawan termasuk Kania dan Jo.
Sebagai ibukota Italia, Roma menawarkan sejuta pesona bagi para pencinta yang tengah dimabuk cinta.
Kania memenuhi rasa penasaran Jo.
Kini keduanya sampai di Colosseum, tempat wisata yang paling terkenal di Roma, dimana bangunan besar ini diperkirakan sudah ada sejak 80 Masehi.
Colosseum sendiri mempunyai sekitar 50 pintu utama dan mampu menampung 50.000 penonton, dahulunya bangunan ini digunakan untuk permainan atau perang gladiator.
Mempunyai sejarah yang besar dan bangunan yang masih kokoh, membuat Colosseum tidak pernah sepi dikunjungi oleh wisatawan setiap harinya.
Bahkan bangunan tersebut telah masuk ke dalam salah satu warisan dunia yang harus dilestarikan.
Villa d’Este terkenal dengan taman Renaissance yang sangat indah.
Paduan antara bangunan kuno dan taman yang hijau, membuat suasana di kawasan taman ini terasa sejuk dan nyaman.
Kania menunjukkan pada Jo kearah air mancur yang menjadi spot favorit para wisatawan.
Menjumpai tiga air mancur, setiap air mancur mengeluarkan air jernih dan juga segar.
Diperkirakan villa tersebut telah ada sejak abad ke 16 yang lalu, kini villa tersebut dijadikan sebagai salah satu museum terbesar yang ada di Roma Italia.
Tanpa lelah keduanya sedang asik berfoto di Trevi Fountain.
"Sayang." Jo mencium pipi Kania saat wefie.
Trevi Fountain, bertema aqua dengan patung Neptunus, dua Triton, dan dewa laut adalah ciri khas wisata tersebut.
Air mancurnya yang jernih mengalir ke bagian kolam situs tersebut, terlihat berwarna biru kehijauan membuat situs ini sangatlah cantik.
Sedangkan bagian belakangnya terdapat bangunan yang cukup besar, umumnya digunakan sebagai tempat suci di masa lalu. Trevi Fountain sendiri telah ada sejak abad ke-17, hingga kini bangunan tersebut terjaga dengan sangat baik dan tetap mempunyai tampilan yang indah.
Kania tampak kagum dengan bagunan-bangun di roma yang menurutnyanteelihat cantik dan unik.
Palatine Hill disebut juga dengan Bukit Palatium bangunan ini dinilai telah berdiri sejak abad ke-10 SM.
Bangunan ini sendiri adalah bagian utama dari tujuh bagian bangunan yang ada di bukit lainnya.
Bangunan yang masih kompleks dengan struktur yang kokoh, menjadi bukti kemajuan peradaban Italia di masa lampau.
Kania tak berhenti terpukau melihat tembok serta bangunan yang sangat besar, bahkan bentuknya masih terlihat sangat jelas walaupun sudah berumur 3.000 tahun lamanya.
Kania memotret sebuah bangunan.
Lensa kamera Kania begitu pas menakap sebuah bangunan yang tampak megah dan kokoh tersebut.
Piazza San Pietro merupakan Aula terbuka yang dibuat sebagai bentuk enklave kepausan yang ada di Roma, sehingga masyarakat bisa mendengarkan pidato dari sang Paus yang memberi rahmatnya.
Selain itu di waktu-waktu biasa tempat ini sering dijadikan sebagai tempat wisata, bentuknya yang unik dan juga sangat besar pastinya mempunyai kesan tersendiri.
Apalagi aula kepauasan ini dikatakan sebagai yang terbesar di Eropa.
Kania berlarian layaknya anak kecil bermain di taman.
Wajah ceria, senyuman manis, dan sikap manja itu tak luput dari bidikan kamera Jo.
Jo seakan tak mau kehilangan momen indah dihadapan matanya.
"By, sini!" Kania melambaikan tangannya pada Jo.
Taman Villa Borghese Garden adalah campuran antara bangunan bersejarah dengan pemandangan taman yang indah, membuat wisata ini sangat ramai dikunjungi oleh turis-turis asing.
Taman ini mempunyai beberapa objek menarik yang ada di dalamnya, seperti sebuah danau, bangunan bersejarah, serta tanah yang lapang dengan tumbuhan dan pohon-pohon.
Suasana yang sejuk dan juga nyaman menjadi keunggulan tersendiri yang dimiliki Villa Borghese Garden.
...****************...