I Love You, Jo!

I Love You, Jo!
Bab 17 Amsterdam



Salah satu kota romantis yang populer di Eropa adalah kota Amsterdam, Belanda.


Di Negeri Kincir Angin ini A


Kania menemukan sudut-sudut menarik untuk dieksplorasi bersama Jo suami tercintanya.


Kota ini menghadirkan nuansa klasik dengan pelestarian budayanya yang terawat.


Tak heran bila tempat-tempat bersejarah di Belanda pernah dinobatkan UNESCO sebagai warisan dunia.


Kania dan Jo bisa menikmati pemandangan kanal air Amsterdam yang ikonik, Desa Kinderdijk dengan 1.000 kincir, Taman Bunga Keukenhof, Frisian Island, dan banyak lagi.


Kota ini sangat memesona untuk menciptakan banyak momen bersama pasangan terutama bagi Kania dan Jo.


Amsterdam memang memiliki nuansa romantis tersendiri, membuat Kania dan Jo ingin menghabiskan waktu honeymoon disana.


Pemandangan kota Amsterdam yang cantik ini dikarenakan terdapat banyak kanal air yang menjadikan siluet bangunan terpantul di permukaannya.


Kania dan Jo menikmati pemandangan saat malam hari, dimana lampu-lampu kota mulai menyala.


Amsterdam memang terkenal dengan taman Bunga Tulip dan juga kincir angin.


Miniatur Belanda atau yang dikenal Madurodam juga kota nelayan atau Volendam.


Wisatawan juga bisa mengunjungi pembuatan sepatu khas Belanda ataupun pembuatan keju.


Destinasi wisata di kota Amsterdam yang pertama Kania dan Jo lakukan dengan jalan kaki bisa dimulai dengan mengunjungi Dam Square.


Dam Square ini mirip dengan alun alun yang digunakan untuk bertemu ataupun berekspresi.


Kania dan Jo menemukan National Monument yang dibangun untuk peringatan perang dunia kedua.


Karena lokasinya di pusat kota, maka tempat ini juga menjadi terminal yang ingin naik trem.


Bangunannya sangat unik dan anda bisa mendapatkan informasi tentang Amsterdam di masa lalu sampai masa mendatang.


Selain menjadi museum, Kania dan Jo menikmati Amiricano Hot di cafe yang terletak di museum ini.


Cafenya menyediakan banyak menu seperti kopi sampai kue-kue khas Holland.


Pasar Albert Cuyp adalah pasar jajanan di Amsterdam, Belanda, di Albert Cuypstraat antara Ferdinand Bolstraat dan Van Woustraat, di daerah De Pjip di distrik Oud Zuid. Jalan dan pasar ini dinamai Albert Cyup, seorang pelukis dari abad ke-17.


Pada awal abad ke-20, keadaan menjadi sangat kacau sehingga pada tahun 1905, pemerintah kota memutuskan untuk mendirikan pasar, yang pada awalnya hanya diadakan pada Sabtu malam. 


Pada tahun 1912, pasar tersebut menjadi pasar siang hari yang buka enam hari seminggu.


Awalnya jalan tersebut dapat diakses saat pasar sedang berlangsung, tetapi baru-baru ini jalan tersebut benar-benar ditutup untuk lalu lintas selama jam pasar.


Pilihan produk di pasar bervariasi mulai dari sayuran tradisional , buah-buahan dan ikan hingga pakaian dan bahkan kamera.


Ada banyak produk yang dijual yang menarik bagi penduduk kota asal Suriname, Antilla, Turli dan Maroko memberikan pasar dan lingkungan nuansa multikultural yang kuat.


Pasar ini adalah yang tersibuk di seluruh Belanda dan mengklaim sebagai pasar siang hari terbesar di Eropa.


Jo mengikuti kemana kaki Kania melangkah, Kini Kania kembali menyalurkan hobi berbelanja sambil berjalan-jalan di Designer Outlet Roermond dimana Kania dapat berburu barang-barang ber-merk dengan harga menarik.


Setelah puas berbelanja Kania juga berkesempatan untuk mengunjungi desa Giethoorn.


Suasana tenang dengan pemandangan indah dan asri membuat Kania dan Jo terpukau.


Banyak rumah tidak dapat dicapai melalui jalan darat sehingga cara terbaik untuk menjelajahi Giethoorn adalah dengan perahu.


Dengan Canal Cruise Anda akan diajak untuk mengitari desa yang dikenal sebagai “Venice of the North” ini.


...****************...