Greagatta

Greagatta
Bab 8 Salah mencari Musuh



Sarapan pagi ini membuat Risa merasa canggung. Apalagi dengan kelakuan bodohnya yang tidak melayani suaminya. Sarapan berakhir dengan Heri yang pergi meninggalkan meja makan menuju ruang kerja nya.


Seharian hanya duduk diruang tamu menonton televisi. Saat Risa akan masuk ke kamar ada suara pelayan wanita yang memberikannya kopi hitam untuk diberikan Kepada Tuan Heri.


"Nona ini kopi untuk Tuan Heri"Dengan senyuman jahat Risa yang mengerti maksud pelayan itu untuk memberikan nya kepada Heri langsung menerimanya.


"Saya permisi Nona"


"Baik"


Lihat wanita Murahan kau akan dibenci oleh Tuan Muda Heri. Batin Pelayan itu


"Permisi, tadi aku ingin memberikan kopi ini untuk Tuan Muda tapi saya tidak jadi memberikannya karena Tuan Muda ingin Kamu yang memberikannya. Mau kah kamu membantu? " Ucap Risa kepada Sella yang baru masuk ke rumah.


"Baik Nona " Ucap Sella sembari tersenyum sumringah. Hatinya sangat senang saat di beritahu Heri ingin dia yang memberikan Kopi nya. Apakah Tuan Muda nya sudah jatuh cinta kepada pesona Sella


Tanpa pikir panjang Sella pergi ke ruang kerja Heri.


Sella masuk ke ruang kerja dengan membawa kopi pemberian Risa.


"Tuan Ini kopinya" Ucap Risa


Heri hanya melihat sekilas lalu langsung meminum kopi itu untuk menghargai itu. Heri memelototkan matanya saat meminum kopi itu, tanpa pikir panjang dia memuntahkan dan melempar gelas kopi itu dekat dengan Kaki Sella


"Apaan ini!!!...Beraninya kamu kasih saya Kopi begini!!!.. Sudah bosan bekerja disini HAHHHH!!!! " Teriakan Heri membuat Sella ketakutan


"Kamu masukkan Kopi ini dengan apa?!! BOSAN HIDUP YA?!!!!.. " Teriakan Heri tidak berhenti disana saja.


"Sa..yyyaa tida.. kkk tau tuan.... ini kopi buatan Nona Risa.... Dia menyuruh saya...untukk.. memberikannya kepada Tuan Mudaa....Hiks... Hiks"Sella begitu ketakutan dengan Raut wajah Heri yang begitu mengerikkan..


"Risa? " Tanpa menunggu lama Heri pergi keluar Ruang Kerja mencari keberadaan Risa diikuti Sella yang mengikutinya ingin melihat Risa dimarahi. Wajah Heri sudah merah padam menahan amarah yang sebentar lagi akan keluar.


Risa yang berbaring di ranjang terkejut dengan kehadiran Heri yang sudah dia duga. Tapi wajah seramnya Membuat nyali Risa menciut.


"Kamu masukkan apa kedalam kopi saya Risa!?" ucap Heri dengan Lembut


"Saya hanya menerima Kopi tadi dari pelayan. Tadi saya kebelet ke kamar Mandi jadi terpaksa memberikannya Kepada Sella. Memangnya kenapa dengan Kopi itu Tuan? " Risa mengeluarkan Wajah pura pura tak tau apa apa. Sella terkejut saat kata kata Risa jauh dari perkataannya Tadi saat berbicara dengan Risa


"Dimana Pelayan itu?"


"Di dapur" Heri langsung melangkahkan kaki nya menuju dapur di ikuti Risa dan Sella. Risa langsung menunjuk Pelayan Wanita yang memberikannya Kopi tadi.


"Itu pelayannya Tuan" Ucap Risa. Pelayan itu kebingungan saat Risa memnujuknya di hadapan Tuan Muda yang disukai nya itu.


"Pak Juan bawa wanita ini keluar dari sini saya sudah memecatnya sekarang juga. berani Beraninya dia memberikan kopi sampah kepadaku " Heri pergi tanpa menghiraukan pelayan wanita yang memohon untuk tidak dipecat. Kepala pelayan Juan langsung mengusir wanita pelayan itu sebelum keluar wanita itu menatap Risa dengan tatapan kebencian. Yang ditatap hanya melemparkan senyum mengejek.


Saat Risa membalikkan badannya terlihat Sella yang sedang menahan Amarah kepada Risa karena gara gara Risa Tempat satu sekongkolnya di pecat.


"Jangan menatap ku seperti itu jika tidak mau bernasib sama dengan wanita itu. Untung aku tidak melibatkan mu" Risa berjalan dengan cepat meninggalkan Sella


......Makasih udah baca cerita aku yang banyak Typo ini......


...jangan lupa Like nyaa tinggalkan jejak berupa komen...