
Risa dengan cepat memasuki kamar nya, dia mencari cari pengisi daya baterai di laci dekat ranjang. Mata nya melirik ranjang yang terlihat acak acakan itu apakah ada perang hebat disini. Pipi Risa memerah memerah malu dengan isi pikirannya.
Risa mengambil Pengisi daya dan Earphone lalu Risa lari terbirit birit keluar kamar, dia masuk ke kamar tamu, langsung dia menggisi handphone mahal pemberian Heri itu. Risa turun ke dapur mata melirik Heri dan Anna yang sedang berada di ruang tamu, Anna yang terus banyak bicara hanya saja Heri diam saja tanpa menjawab celotehan kekasihnya itu. Heri melihat Risa yang menuju ke dalam dapur, Heri ingin menemui Risa tapi ia urungkan dia tidak ingin rencana yang dia susun langsung kacau.
Risa mengambil berbagai Cemilan yang memang tersedia disana. Makanan ini akan menjadi teman menonton. Risa memeluk jajanan yang begitu banyak itu. Lalu berjalan ke lantai atas untuk masuk ke kamar tamu tanpa memerdulikan Heri yang sedang memperhatikan nya Hingga tubuhnya hilang dari pandangan Heri.
Risa menutup pintu lalu mengunci dari luar tidak ingin ada yang mengganggu kegiatannya.
Sedangkan diruang tamu.
"Kak Heri...Anna ingin besok diantar belanja dengan Kak Heri.." Ucap Anna sambil menunjukkan puppy eyes menggemaskan? Tentu tidak hadirin
"Kamu kan baru pulang dari Rumah sakit kenapa mau langsung belanja?hm" Den benar, semua wanita Taunya belanja. Hanya Risaku yang waras.
"Kak Heri udah tidak cinta lagi sama Anna.. " Mata Anna langsung berkaca kaca.
Apa hubungannya Cinta dengan Belanja. Batin Heri
"Aku mau pergi darisini..Kak Heri udah gak cinta sama Anna.. Hiks.. Hiks.. " Anna sudah mau meninggalkan ruang Tamu, dengan cepat Heri menahan tangan wanita itu.
"Iya..Iyaa... Besok aku anterin kamu belanja yahh,,, udah jangan nangis lagi..." Heri pasrah dengan tingkah laku wanita dihadapnya. Sampai kapan dia harus bertahan?!!
"Makasih sayang Makin Cinta deh Muachh. " Anna mencium pipi Heri memberikan Hadiah kepada kekasihnya itu.
"Hm.. "
Anna terus saja meminta sesuatu pada Heri, sedangkan Heri hanya terus menuruti keinginan Anna.
"PRIA BRENGSEKKK!!! KENAPA TIDAK MATI SAJA!!!!" teriakan seseorang dari Kamar Tamu.
"AKAN KUBUNUH JUGA WANITA PENGGODA ITU!!!!"
Anna membulatkan mata saat teriakan itu kembali terdengar. Apa dirinya mendapat Acaman sejak dini?!!
Heri langsung takut mendengar Teriakan Risa yang begitu nyaring itu. Apa Istrinya sampai begitu marah begitu sampai berteriak dengan penuh emosi.
Sedangakan yang terjadi diruang tamu sebenarnya adalah,
Flasback On
Risa marah saat adegan seorang wanita memergoki pacarnya sedang selingkuh direstoran, saat dia akan menampar wanita selingkuhan itu. Tangan wanita itu malah dicekal oleh pacar nya itu. Pacarnya malah membela selingkuhannya itu.
Dan paling mengesalkan nya adalah Selingkuhan itu memasang wajah angkuh yang membuat orang ingin membakar wajah Angkuh nya itu. Jika Risa menjadi pemain di drama itu dia akan membawa batu bata lalu melemparkan ke wajah dua orang itu.
Risa tidak menyadari Teriakan umpatan nya itu akan terdengar dari luar kamar, dan mereka yang mendengarnya langsung mengalah artikan teriakan nyaring Risa.
Karena mengenakan Earphone yang tentu saja suara nya tersamarkan di indra pendengarannya.
Flasback Off
Heri langsung berlari keatas ingin meminta maaf kepada Risa karena kesalahannya itu, orang yang melihat Heri berlari langsung mengikutinya tak terkecuali Anna. Heri dengan cepat akan membuka pintu, namun pintu yang dikunci membuat Heri begitu panik dia takut terjadi sesuatu pada Risa karena tidak ada suara lagi dari dalam sana.
"Ambillah kunci cadangan Cepat!!!.." Ucap Heri dengan tergesa gesa.
"YES!!! MATI!!!MATII SAJA!! " Teriakan Risa langsung membuat orang diluar sana kelabakan.