FRIENDSHIP Ties

FRIENDSHIP Ties
3.



Seorang guru masuk ke dalam kelas XC, dan dia adalah wali kelas XC nama nya buk Netti. Buk Netti memperkenalkan diri nya ke kami dan setelah buk Netti memperkenalkan diri, sekarang para siswa yang memperkenalkan diri nya ke buk Netti.


"Baiklah,setelah perkenalan ibuk ingin kalian memilih eskul boleh dua eskul diikuti dan tidak boleh lebih dari dua! "Kata buk Netti dan membagikan kertas berisi list eskul yang ada di SMA N 01 ini.


Dan semua siswa kelas XC pun mengisi kertas itu dan setelah mengisi kertas nya, mereka pun melaksanakan most selama 3 hari.


"Alvin lo ikut eskul apa? "Tanya Rendy ke Alvin saat menuju ke aula sekolah.


"Ikut basket dan ke anggotaan osis. "Jawab Alvin ke Rendy.


"Lo ikut osis?"Tanya Rendy ke Alvin


"Iya! Ikut aja kamu Rendy! "Kata Alvin ke Rendy dengan antusias


"Hm.... Oke! "Kata Rendy ke Alvin dengan mengacukan jempol nya.


Dan mereka pun tiba di aula, di mana sudah ada seluruh siswa kelas X dan anggota osis untuk melaksanakan MOST, untuk siswa baru dalam mengenal lingkungan sekolah.


"Assalamualaikum wr.wb."Ucap salah satu anggota osis.


"Waalaikumsalam wr. wb. " Balas salam seluruh siswa X.


"Pertama-tama perkenalkan saya ketua osis, nama saya Haikal kelas IIX A. " Kata bang Haikal si ketua osis.


Bang Haikal memiliki wajah yang lumayan tampan, kulit sawo matang,rambut hitam yang di sisir kebelakag dan memakai kaca mata.


Dan bang Haikal pun memperkenalkan satu-satu anggota osis lain nya, setelah perkenalan bang Haikal memberitaukan kepada seluruh siswa kelas X tentang rangkaian rencana MOST.


"Seluruh siswa kelas X harus membentuk kelompok, dan yang menentukan kami para anggota osis. " Kata bang Haikal ke seluruh siswa yang ada di aula.


"Dan tugas yang di berikan untuk kalian hari ini adalah mengumpulkan tanda tangan semua guru di SMA N 01."Lanjutan bang Haikal ke seluruh siswa di aula.


Dan kelompok pun di bagi, setiap kelompok terdiri 7 orang siswa dan kelas nya berbeda, Rendy dan Alvin berbeda kelompok.


"Ternyata kita beda ke lompok. "Kata Rendy sambil melipat ke dua tangan nya ke belakang kepala.


"Semoga berhasil! "Ucap Alvin sambil menepuk pundak Rendy, dan segera menuju ke kelompok nya.


"Iya!? "Kata Rendy yang bingung dengan sikap Alvin barusan.


"Tumben Alvin begini! "Kata Rendy dalam batin nya.


"Biasanya dia akan bilang: Aku enggak mau kita pisah kelas atau aku akan bilang ke guru agar kita satu kelompok. Begitu kalau kita pisah kelas atau kelompok. " Kata Rendy sambil meniru gaya bicara Alvin.


Dan Rendy pun pergi ke kelompok nya, setelah selesai beragumen tentang sikap Alvin hari ini.


Akhir nya acara MOST pun selesai, dan seluruh siswa siswi pun di perbolehkan pulang.


Seperti biasa Alvin menunggu Rendy di gerbang, dengan mobil di belakang nya dan di dalam mobil ada om Boni supir Alvin.


"ALVIN! "Teriak Rendy memanggil Alvin, sambil belarian ke arah mobil .


"Dari mana aja kamu? "Tanya Alvin ke Rendy dengan wajah dingin nya, yang menandakan dia sedang marah.


"Itu.... gue menemani teman kelompok gue ke kantin tadi! " Kata Rendy dengan wajah tak berdosa nya.


"Siapa nama nya? "Kata Alvin yang masih dengan wajah dingin nya, dan nada marah nya.


"Seterah! "Balas Alvin dengan suara rendah nya, dan masuk ke dalam mobil.


"Hahaha" Tawa paksaan Rendy, karena dia tau Alvin lagi marah ke pada nya.


Dan akhir nya mereka pun pulang, biasa nya Alvin akan menyuruh Rendy untuk kerumah nya untuk makan bersama, tapi sekarang Alvin tidak menyuruh Rendy kerumah nya, akhirnya Rendy lansung pulang ke rumah.


"Assalamualaikum " Ucap Rendy yang masuk ke dalam rumah.


"Waalaikummusalam"Balas mama Rendy yang lagi nonton tv.


"Loh kok udah pulang, biasa nya kamu ke rumah Alvin makan bersama. "Lanjut mama Rendy yang mematikan tv.


"Ma aku ke kamar dulu,nanti aku makan malam sama papa aja. " Kata Rendy yang lansung masuk ke dalam kamar.


"Yaudah mama juga belum masak ,mama pikir kamu makan di rumah Alvin! "Teriak mama ke Rendy yang sudah ada di kamar.


Rendy pun segera merabahkan tubuh nya setelah selesai membersihkan diri, dan dia pun merenungkan apa yang terjadi dengan Alvin, karna sifat nya berbeda dari biasa nya.


"Ada apa ya dengan Alvin? Kenapa sifat nya berbeda dari biasa nya?Apa karena gue?Tapi apa sebab nya? " Kata Rendy dalam batin nya, yang penuh dengan banyak sekali perta nyaan di dalam benak kepala nya.


Dan begitulah Rendy yang terus memikirkan,


apa sebab dari sikap dingin Alvin pada hari ini.


Di sisi lain, Alvin baru selesai makan dan masuk kedalam kamar nya, dan dia lansung merabahkan tubuh nya ke kasur.


"Apa sikap ku keterlaluan ya ke pada Rendy?" Kata Alvin dalam batin nya, dengan perasaan bersalah karena sikap dingin nya.


Tiba-tiba Mey datang di hadapan Alvin, si hantu kafir yang menjaga anak indigo muslim atau lebih tepat nya hantu yang ingin merusak ahlak Alvin.


"Kenapa kamu tidak mau membuang teman lama mu itu, dan menggantikan nya dengan teman baru aja! "Ucap Mey yang duduk di pinggir kasur.


"Tidak usah ikut campur! " Kata Alvin dengan marah dan melemparkan vas bunga ke arah Mey.


"TAR" Bunyi vas bungan yang di lempar pecah dan berkeping-keping di lantai, tapi sayang nya tidak nengenai Mey.


"Hihihihi"Suara tawa khas Mey yang begitu menakutkan, dan membuat bulu kuduk berdiri.


"Rendy sudah mendapatkan teman baru, dan kamu akan di campakan begitu saja." Kata Mey dengan suara yang sebelum nya biasa saja menjadi berat.


Kemudian Alvin nembaca surat yasin dengan keras, dan membuat Mey pergi dari hadapan nya karena bacaan surat al-qur'an, yang membuat tubuh Mey terasa seperti di bakar api.


Saat itu tidak ada mbak Sasti di rumah, karena setelah makan malam mbak Sasti pulang ke rumah nya di komplek sebelah, biasa nya Rendy akan menemani nya di rumah, tapi sekarang Rendy di rumah nya.


Sedangkan om Boni di luar menjaga rumah, dan tidak dapat mendengar suara vas bunga jatuh dan suara Alvin membaca surat yasin, karena kamar nya di atas dan paling belakang.


Setelah menbaca surat yasin, Alvin segera tidur dengan menggunakan henset ke telinga dan penutup mata.


 


~BERSAMBUNG~