
Hari ini adalah hari Senin, dimana seluruh siswa/siswi di setiap sekolah dari berbagai tingkat melaksanakan kegiatan upacara bendera di pagi hari, untuk memperingati dan mengenang jasa para pahlawan yang telah memberi kemerdekaan pada negara Indonesia, untuk para keturunan mereka supaya tidak mengalami apa yang mereka alami.
Saat pagi ini di SMA N 01, para siswa / siswi di sekolah tersebut sedang berbaris di tengah lapangan dan ada siswa yang atribut nya tidak lengkap, maka mereka di pisahkan dari barisan mereka ke barisan untuk orang yang tidak lengkap atribut nya.
Dan kegiatan upacara pun di mulai, dan saat pengibaran bendera merah putih berlangsung ada seorang siswi pingsan di barisan untuk para siswa yang atribut nya tidak lengkap ,lalu dua orang siswi yang bertugas mengawasi saat upacara bendera membawa siswi yang pingsan itu di bawa ke UKS.
Setelah sampai di UKS, ke dua siswi itu meletakkan siswi yang pingsan ke atas kasur dan salah satu dari mereka menekan jari jempol siswi yang pingsan itu dengan kuku tangan nya, untuk memeriksa apakah siswi tersebut pura-pura pingsan atau kah dia memang benar pingsan, setelah melakukan pemeriksaan tersebut ternyata siswi itu memang pingsan, dan mereka pun membiarkan siswi tersebut tidur dan salah satu dari mereka menjaganya dan yang satu nya kembali mengawasi upacara kembali.
Setelah 10 menit berlalu, akhirnya siswi tersebut membuka mata nya dengan perlahan untuk membiarkan mata nya terbiasa dengan cahaya matahari yang mengarah pada nya, setelah itu dia melihat sekeliling ruangan putih tersebut dan dia pun tau kalau dia ada di ruang UKS karena dia juga sama seperti siswi yang sedang menjaganya saat ini, karena mereka sama-sama anggota PMR dan seharus nya siswi itu bertugas hari ini tapi karena atribut nya tidak lengkap maka dia tidak bertugas hari ini dan malah berdiri panas-panasan tanpa topi.
"Udah bangun juga lo Han! " Ucap siswi yang menjaga Hani saat dia pingsan, " Udah berapa lama gue pingsan Lis?" Tanya Hani ke teman nya Lisya. " Udah sepuluh menit gue nunggu lo sadar! " Jawab Lisya dan dia pun memberikan roti dan air mineral seharga lima ratusan ke Hani.
Hani pun segera duduk di pinggir kasur, dan menerima roti dan air mineral yang di berikan Lisya kepada nya, segera dia memakan roti tersebut setelah itu dia meminum air mineral nya untuk menghilangkan rasa haus nya, dan Hani pun membuang bungkusan makanan dan minuman nya ke tong sampah di dekat nya.
"Baru juga 5 bulan baru sekolah, udah kena hukuman aja lo!" Ejek Lisya ke Hani, dan Hani hanya bilang "Terserah gue lah!" Segera Hani pergi keluar dari UKS.
"Mau kemana Han?" Teriak Lisya ke Hani, "Mau ke kantin! belum kenyang gua kalau roti aja gue makan!" Ucap Hani tanpa melihat ke belakang dan tetap terus berjalan ke kantin, " Gue ikut juga! " Ucap Lisya sambil ikutin Hani dari belakang.
Mereka berdua pun sampai di kantin, dan terlihat ada beberapa siswa dan siswi yang sedang jajan di kantin, karena upacara bendera telah selasai tujuh menit yang lalu dan juga para guru juga sedang rapat, oleh karena itu para siswa memilih ke kantin untuk mengganjal perut mereka.
Hani pun menuju ke penjual bakso di sana dengan Lisya, setelah beberapa menit mengantri akhirnya mereka memesan juga, "Buk bakso nya dua!" Ucap Hani yang bersamaan dengan seorang siswa, dan dia melihat ke arah siswa tersebut dan ternyata itu adalah Rendy.
"Rendy!" Satu kata keluar dari mulut nya, *Apa sih yang gue bilang! * Batin Hani dan dia panik jadinya, karena memanggil nama yang seharusnya tidak dia katanya di hadapan orang itu secara langsung pada nya.
"Iya? ada apa ya?" Tanya Rendy ke Hani, seolah dia tidak mengenal orang yang ada di hadapan nya, *APA! kenapa dia tidak kenal sama gua?* Tanya Hani di dalam pikiran nya dan segera dia mengambil pesannya itu dan menarik tangan Lisya ke meja kosong yang tersedia di sana.
"Han! lo kenapa sih?" Tanya Lisya ke teman nya itu, "Han? Hani? " Gumam Rendy karena dia tidak sengaja mendengar ucapan Lisya tadi, "Enggak mungkin! yang gue tau Hani enggak suka rambut panjang ,karena itu dia berambut pendek kaya dora! " Gumam Rendy lagi ,tanpa memikirkan tentang Hani terus Rendy segera mengambil pesanannya dan menuju ke meja paling pojok di belakang, dan di sana sudah ada Surya dan Alvin yang sudah menunggu nya.
"Lo kenapa sih tadi!?" Tanya Lisya ke Hani yang belum memakan bakso nya, dan malah melamun, 'Jangan pernah kamu mendekati Rendy dan sebaiknya kamu pergi dari sini sebelum kamu melukai Rendy lagi! ' Ucapan itu terus terngiang di kepala Hani, "Hmm huff" Hela napas Hani dengan tatapan lesu karena mengingat perkataan tersebut.
"HANI!" Bentak Lisya ke Hani dan membuat sang empu kaget, dan dia hanya menggelengkan kepala nya saja setelah itu Hani segera menyantap makanan nya, sedangkan Lisya hanya bisa menghela nafas melihat tingkah teman nya itu.
KRING KRING KRING 🔔
Bel pulang sekolah pun berbunyi segera seluruh siswa /siswi segera berhamburan, ada yang pulang ke rumah mereka, ada nongkrong di warnet atau di warung dan juga ada yang masih di sekolah.
Saat ini Hani sedang menuju ke gerbang sekolah untuk pulang ke rumah sendirian, karena tidak ada teman nya yang satu arah rumah mereka yang sama seperti Hani, saat sampai di depan gerbang Hani melihat Ke arah Rendy sedang masuk ke dalam mobil hitam milik Alvin dan Hani tau akan hal itu.
Karena itulah Hani memilih untuk melihat Rendy dari kejauhan dan bagi nya itu tidak masalah, yang terpenting Rendy sekarang baik-baik saja dan dia juga mendapat teman yang selalu ada untuk nya, siapa lagi kalau bukan Alvin dan juga teman baru nya Rendy dan Alvin si Surya.
Tapi, dia juga terasa sakit di hati nya karena kejadian hari ini, saat dia memanggil nama Rendy tapi Rendy malah tidak mengenal nya, dan membuat Hani merasa sedih dan terasa sakit di hati nya karena, orang yang di cintai nya sampai sekarang tidak mengenal nya saat ini.
Bus yang di tunggu pun akhirnya datang juga, segera Hani menaiki bus tersebut dan terlihat di dalam bus tidak ada bangku yang kosong akhirnya dia memilih berdiri saja, seperti penumpang yang lain yang belum dapat tempat duduk.
BUSSSSSH
Setelah dua puluh menit perjalanan, bus akhirnya berhenti di depan sebuah halte tempat Hani turun, segera dia turun dari bus dan menuju ke rumah bibi nya, Hani saat ini tinggal bersama bibi, paman dan juga sepupu kecil nya karena, saat hari lulus nya Hani dari SMP bukannya bahagia malah yang terjadi orang tua Hani mengelami kecelakaan, dan meninggal dunia sehingga hari itu merupakan hari yang paling buruk bagi nya karena harus kehilangan kedua orang tua nya sekaligus, dan apa lagi Hani adalah anak tunggal karena itu dia saat ini tinggal bersama bibi nya.
Dan juga nama marga Hani yang bertukar, dengan nama marga bibi nya dan oleh karena itu Rendy tidak mengenali Hani yang sekarang, apa lagi tampilan nya yang jauh berbeda dengan yang dulu.
"Aku pulang" Teriak Hani sambil melepas sepatu nya dan meletakkan nya di rak sepatu, "Sana, mandi kamu!" Teriak bibi nya dari dapur, segera Hani masuk kedalam kamar dan juga dia satu kamar dengan sepupu nya dan sepupu kecil nya itu adalah perempuan.
Cekleeek
Hani pun melempar tas nya ke lantai, lalu dia hempaskan tubuhnya ke kasur karena dia merasa letih secara fisik dan rohani, karena kejadian hari ini yang dia alami.
"Kenapa Rendy enggak ingat gue sih! apa karena rambut gue? tapi dia kan suka perempuan berambut panjang! tapi dia tau nya gue rambut pendek! "Gumam nya sambil memeluk guling nya.
"Aaaaaa.... tapi percuma rambut panjang, tapi enggak di kenal oleh Rendy! tapi kalau kenal gue karena sudah memotong rambut gue kayak dora, pasti dia enggak akan suka sama gue lagi! " Gumam nya lagi dan Hani pun melempar guling ke arah pintu, tapi guling nya malah mengenai sepupu kecil nya.
Bhuak
"Kakak! " Teriak nya dan segera dia melepar guling nya kembali ke arah wajah Hani, dan itu tepat sasaran.
Bhuuak
"maaf ya, Chika cantik!" Rayu Hani ke sepupu kecil nya itu yang lagi marah pada nya, "Iya! sana mandi kakak! " Tukas Chika ke sepupunya itu dan segera Hani pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya yang berkeringat.
Dan dia pun melupakan semua kejadian nya dengan Rendy, supaya dia tidak merasa sakit hati nya jika mengingat Rendy, orang yang di cintai nya selama ini malah tidak mengingat nya.
...~BERSAMBUNG ~...
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN KOMENTAR! 🎉🎉🎉🎉