
RENDY~
"Kring kring kring" Bunyi alaram jam yang membangunkan gue dari tidur, dan gue pun segera bangun dari tempat tidur untuk menunaikan shalat, lalu segera mandi dan memakai seragam SMA gue tak lupa untuk merapikan tempat tidur.
Setelah membersihkan tempat tidur, gue bergegas turun bersama kedua orang tua gue di meja makan.
"Selamat pagi mama&papa" Kata gue sambil duduk di meja makan yang berhadapan dengan mama.
"Selamat pagi sayang" Kata mama sambil memberikan nasi goreng yang di buat mama ke piring gue.
"Selamat pagi" Kata papa sambil meneguk kopi hitam dan membaca koran.
Di keluarga ini gue gak ada saudara, gue ini anak tunggal bahkan sepupu pun enggak ada, karna mama anak tunggal di keluarganya, dan papa hanya punya satu saudara yang belum menikah karna masih kuliah.
Akhirnya gue pun selesai makan, biasanya mama akan menyiap kan bekal untuk gue tapi Alvin bilang biar mbak Sasti yang membuatkan bekalnya .
Rumah gue dan Alvin bersebelahan jadi biasanya, gue pergi ke sekolah setiap hari bersamanya bahkan pulang sekolah, juga di rumah nya hanya ada dua orang yaitu mbak Sasti dan om Boni yang bekerja di sana.
"Ma aku berangkat sekolah dulu" Mencium punggung tangan mama.
"Pa aku berangkat dulu" Mencium punggung tangan papa.
Setelah aku bersalaman papa memberi aku uang jajan sekolah Rp 20.000,00.
"Assalamualaikum " Gue pergi ke luar rumah.
"Waalaikummussalam" Ucap mama dan papa secara serentak.
Dan gue pun pergi ke rumah Alvin yang ada di sebelah rumah gue, rumah nya lumayan besar dari pada rumah gue karna dia orang kaya, dan seperti biasa om Boni lagi duduk sambil menikmati kopi dan goreng pisang di dekat pagar rumah Alvin.
"Assalamualaikum om Boni! " Kata gue dengan lantang sampai terdengar ke dalam rumah Alvin.
"Waalaikummussalam! Eh nak Rendy bikin kaget aja. " Kata om Boni yang kembali menseruput kopi nya.
" Hehehe, kalau begitu saya masuk dulu om" Kata gue yang belarian ke dalam rumah Alvin.
Biasanya orang akan mengetuk pintu untuk bertamu, sedangkan gue lansung masuk kedalam rumah Alvin karna sudah lama mengenal keluarganya, jadi tidak masalah kalau gue masuk ke dalam rumah Alvin tanpa mengetuk pintu.
"Assalamualaikum " Kata gue yang menghampiri Avin dan mbak Sista di meja makan.
"waalaikummussalam" Kata Alvin dan mbak Sista secara bersamaan.
"Udah makan kamu?" Tanya Alvin ke gue yang baru selesai sarapan .
"Udah kok" Kata gue yang duduk di sebelah Alvin.
"Makasih mbak " Kata gue dengan senyuman ke arah mbak sista karena udah menyiapkan bekal untuk gue.
" Apa isi bekal nya mbak?" Tanya gue ke mbak Sista karena penasaran dengan isi bekal nya.
" Nanti tau juga isinya saat istirahat, lebih baik kita ke sekolah sebelum terlambat di hari pertama! " Kata Alvin yang menarik tangan gue ke luar rumah.
"Kami pergi dulu mbak! " Kata gue yang berpamitan ke mbak Sista. Dan mbak Sista hanya mengangguk saja.
Dan kami pun pergi ke luar rumah dan om Boni sudah membukak pintu mobil belakang, untuk gue dan Alvin dan menutup kembali setelah gue dan Alvin sudah masuk ke dalam mobil, lalu kami pun berangkat dengan om Boni yang menyetir.
"Alvin lo masih pakai penyedap suara?" Tanya gue yang melihat henset di telinganya dengan hp kecil di saku seragam sekolah nya.
"Iya! Karna mereka berisik dan aku mau ketenangan! " Kata Alvin yang sedang membaca buku.
Alvin memakai henset itu untuk mengedapkan suara, maksudnya suara bisikan mahluk tak kasat mata, tapi Alvin tetap mendengar suara manusia karna ini hanya berlaku untuk tak kasat mata saja.
Di dalam hp kecil itu terdapat bunyi lantunan ayat suci al-qur'an, kenapa gue bisa tau karna gue perna menndengarkan bunyi hp itu saat SMP dulu.
"Lalu bunda dan ayah kapan pulang nya?" Tanya gue ke Alvin.
"2 Minggu lagi mereka pulang, kemarin aku menelpon mereka! " Kata Alvin ke gue supaya tidak penasaran lagi.
Alvin itu memiliki 1 orang kakak laki-laki dan 1 orang kakak perempuan, dan mereka sudah menikah dan tinggal di luar kota karena pekerjaan, dan kedua orang tuanya di luar negri karena ada bisnis disana.
Dan gue enggak tau kenapa Alvin tidak ikut dengan orang tua nya atau sau daranya? dan memilih untuk tetep di sini!
Akhirnya kami pun sampai di sekolah SMA N 01 , dan tidak terasa karna kami asik mengobrol di dalam mobil, untung ada om Boni yang memberi tau kami.
"Tuan Alvin nak Rendy udah sampai di sekolah! " Kata om Boni yang memberi tau kami kalau sudah sampai di sekolah.
"Wah udah sampai aja!enggak terasa tadi" Kata gue yang baru sadar karena ke asikan ngobrol dengan Alvin.
"Kalaubegitu ayok kita keluar! " Kata Alvin yang menarik tangan gue untuk ke luar dari mobil.
"Kami berangkat dulu ya om! " Kata gue dengan berpamitan dengan om Boni.
Dan om Boni segera pulang dan akan menjemput kami saat pulang sekolah, kami pun segera masuk ke dalam sekolah, dan apa yang akan terjadi nanti di hari pertama sekolah kami?
~BERSAMBUNG ~