Ephemeral

Ephemeral
2.



"Apa aku ini egois? Apa aku jahat padanya? Apa aku ini yang membuatnya menderita? Apakah itu aku James j ?! Tolong beri tahu aku kalau itu tidak benar!!!" Teriaknya. Aku u yang sambil menangis di hadapannya.


"Ssttt! tidak tidak itu tidak benar! itu bukan kamu Aku u ! Percaya padaku..." Ucap James j yang langsung memeluk Aku u dan menenangkan nya.


namun lama kelamaan dia paham maksud dari sikap Aku u itu, ia hanya kesepian ia membutuh kan seseorang yang dapat memberikannya kehangatan dan menemaninya ditengah gelapnya malam. Orang tua nya telah lama pergi meninggalkan nya karena kecelakaan yang terjadi pada saat Aku u berusia 12 tahun.


"Sudah sudah jangan menangis lagi ada aku yang disini menemanimu sekarang... aku tidak akan meninggalkanmu!" Ujar James j sambil mengusap air mata di pipi Aku u .


"Jangan berjanji padaku! Kau bisa saja melanggar nya!" kata Aku u .


"Aku tidak akan melanggarnya!" Ucap James j yang masih berusaha menenang kan Aku u .


"Kau mungkin tidak ingin melanggarnya tapi keadaan lah yang akan memaksamu untuk melanggar janji mu itu!" Balas Aku u dengan perasaan yang sudah tidak karuan lagi.


Aku u pun langsung pergi dan masuk ke kamarnya ia sudah tidak mampu menahan perasaan nya lagi yang sedang kacau balau ia pun menangis semalaman sambil memikirkan jalan keluar dari semua masalah yang ia hadapi sekarang.


"Aku u ! ada masalah apa? kenapa matamu sembab seperti itu? kau menangis semalaman?" Tanya Stev e sambil menarik tangannya.


"Apa aku harus menerima Stev e seonbae atau tetap memaksa Will l untuk tetap bersamaku?" Ucap Aku u dalam hati sambil melihat ke arah Stev e .


"Kau masih bisa berpikir egois lagi Aku u ?! Kau harus bisa merela kan Will l ! Ingatlah kau ini orang yang keras kepala, tidak memiliki perasaan, dan kau juga tidak akan membiarkan dirimu berhutang budi pada siapapun!" Lanjut Aku u berbicara dalam hati.


"Aku u !" Ujar Stev e yang memanggil Aku u karena ia melamun dan tidak merespon pertanyaan Stev e .


"Hah? Kenapa? tadi kau berbicara apa seonbae?" Tanya Aku u .


"Maaf atas sikapku beberapa hari yang lalu itu..."


"Iya!" balas Aku u dengan singkat pada Stev e .


"Mulai sekarang aku akan bersikap adil Aku u ! aku akan membuat mu jatuh ke pelukanku karena kau merasa nyaman denganku..." Ujar Stev e .


Spoiler bab selanjutnya: 🌹


"Kau mungkin lebih memilih Will l daripada aku, tapi berikanlah juga aku kesempatan untuk mendapatkan hatimu!" Lanjut Stev e berbicara yang masih berusaha untuk membuat Aku u jatuh hati padanya.


"Aku akan memberikanmu kesempatan!" Balas Aku u .


"Benarkah?!"


"Iya! aku akan memberikan kesempatan itu untukmu!"


"Makasih Aku u ! aku janji aku tidak akan mengecewakanmu"


"Jangan mengucapkan kata Janji di depanku! Semua orang yang berjanji padaku pada akhirnya tetap akan meninggalkanku!"


"Janji lah yang memberikanmu harapan! janji lah yang membuat mu untuk terus berusaha! dan janji lah yang membuatmu untuk tetap kuat menjalani hari-harimu yang sulit..."


Aku u yang tak bisa berkata apa-apa lagi ia hanya bisa menatap Stev e dengan pandangan putus harapan.