
"Ada apa denganmu?" Tanya Will l pada Stev e karena tingkah lakunya yang sangat aneh.
"Seharusnya aku tidak melakukan itu padamu! Sekarang sepertinya aku sudah melakukan kesalahan besar." Jawab Stev e .
"Aku benar-benar tidak mengerti apa yang sedang kamu bicarbakal kepadaku!"
"Nanti aku bakal memberitahumu kalau waktunya sudah tepat!" Kata Stev e yang kemudian pergi meninggalkannya.
Will l yang merasa penasaran dengan sikap Stev e yang aneh ia pun masuk ke ruangan rahasia pamannya itu untuk bertanya padanya.
"Paman, sebenarnya apa yang paman bicarbakal dengannya? Sikap Stev e sangat aneh padaku saat keluar dari sini tadi." Tanya Will l yang sambil memasuki ruangan itu.
Melihat ekspresi wajah pamannya yang juga seperti menyembunyikan sesuatu itu membuat Will l semakin bingung dengan mereka berdua.
"Paman sedang tidak menyembunyikan sesuatu dariku kan?" Tanya Will l lagi.
"Tidak. Aku tidak menyembunyikan apapun darimu, kau fokus saja dengan tujuanmu." Sahut pamannya.
"Kalau ada apa-apa kau bisa langsung memberi tau padaku, kau tau kan paman aku paling tidak suka dibohongi? Aku bisa memaafkan banyak kesalahan yang lain tapi tidak dengan berbohong."
"Aneh banget!" Ujar Will l yang sedang duduk disebelah Aku u tapi ia terlihat seperti sedang berbicara dengan dirinya sendiri.
"Hah?! Apanya yang aneh Will l ? Apa dandananku hari aneh?" Tanya Aku u yang sambil melihat baju dan wajahnya karena Will l yang berbicara seperti itu.
"Mulai deh!" Balas Aku u karena Will l yang terus menggodanya dari kemarin.
"Terus kamu udah tanya ke pamanmu dia abis ngobrolin tentang apa sama Stev e tadi?"
"Hmm ya udah gak usah dipikirin lagi Will l mungkin kebetulan dia pas mau minta maafnya disana."
"Iya sih, ngapain juga aku penasaran banget kalo mereka gak mau kasih tau sekarang juga gak apa-apa asalkan jangan bohongin aku." Ujar Will l yang berbicara pada Aku u .
"Memberikannya padaku? Kau bakal tetap memberikannya padaku saat kau sudah mengetahui tujuanku?" Tanya Henr i pada James j .
"Ada hal yang harus aku lakukan sekarang Henr i , aku mohon padamu untuk kali." Balas James j yang memohon pada Stev e agar melepaskannya.
"Bagaimana kalau kau kabur saat menemukan liontin merah itu nanti?"
"Cepat pakai gelang ini! Kau tau kan aku tidak bakal menyakitimu kalau kau melanggar janjimu itu karena bagiku itu sama sekali tidak menyenangkan, tapi aku bakal memberikan hadiah yang sangat spesial pada orang yang kamu sayangi."
"Jangan pernah ganggu Will l ! Karena aku tidak bakal melanggar janjiku itu padamu." Ujar James j yang sambil memakai gelang yang diberikan oleh Henr i .
Henr i pun melepaskan James j dan memberikan kalung permata buatan nya itu pada James j .
James j pun mengambil kalung permata buatan Henr i dan miliknya itu kemudian ia langsung pergi untuk menemui Will l .
"Will l !" Ujar James j datang memanggil Will l yang sedang duduk bersama Aku u di taman.
"Kau tidak apa-apa kan Will l ? Apa ada sesuatu yang terjadi padamu?" Tanya James j padanya sambil memeluknya karena sudah lama tidak bertemu.