Emma Adams

Emma Adams
Berusaha pulih



12 Juli 2019, Hospital, Seoul


"Untuk kedua kalinya aku merasakan hal yang sama, rasa sakit kehilangan orang yang aku sayangi. Kehilangan sosok ibu dan adik perempuan yang sangat berarti bagi hidupku. Mereka pergi dengan meninggalkan begitu banyak kenangan dan juga cerita didalam hidupku. Kini, aku kembali seorang diri. Aku tidak sanggup membuka mataku karna aku masih merindukan kedua sosok itu."


15 Juli 2019, 11:25, Hospital, Seoul


dokter : sudah 5 hari nona emma tidak sadarkan diri, kondisi mentalnya sangat tidak stabil karna traumanya kembali, selama ini ia pasti berusaha keras menahan rasa traumanya.


ayah : lalu kapan putriku bisa sadar kembali? apa kami harus membawanya pergi kerumah sakit lain diluar negeri?


dokter : kami juga tidak bisa memastikan kapan nona emma akan sadar dan memindah nona emma dalam kondisi yang seperti ini tidaklah baik untuknya.


tante rosie : beri waktu untuk emma, putri kita pasti sedang berjuang melawan segala rasa sakitnya didalam tidurnya (menenangkan suaminya)


ayah : aku sangat mengkhawatirkannya (memeluk istrinya)


tante rosie : aku juga, saat ini kita hanya harus mempercayakan semuanya pada putri kita, dia pasti bisa mencari jalan keluar untuk dirinya sendiri didalam tidurnya.


ayah : .. (meneteskan air matanya)


16 Juli 2019, 08:01, Hospital, Seoul


Pagi itu, tante rosie sedang membersihkan tubuh emma, tapi tiba-tiba saja jari emma bergerak hingga membuat tante rosie sangat terkejut.


emma : tante (suara lemas)


tante rosie : iya nak, syukurlah kamu sudah bangun (mengusap lembut rambut emma)


emma : ji-eun (meneteskan air matanya)


tante rosie : ibumu pasti sudah bertemu dengan ji-eun diatas sana, berhentilah menangis nak (menghapus air mata emma)


emma : aku merindukan mereka (menangis)


tante rosie : mereka juga pasti merindukanmu (tersenyum)


Kondisi emma mulai stabil, walaupun tubuhnya masih begitu lemas karna tidak sadarkan diri selama 6 hari.


19:22


Taehyung datang ke rumah sakit begitu mendengar emma sudah sadar.


emma : taehyung? (melihat taehyung yang baru saja masuk ke dalam ruangannya)


taehyung : .. (tersenyum)


emma : ada apa kesini? apa kamu ingin menemui tante rosie? tante sedang pergi membeli makanan bersama daddy.


emma : apa!? (bingung)


taehyung : bagaimana kabarmu?


emma : sudah lebih baik, besok aku sudah bisa pulang.


taehyung : syukurlah (tersenyum)


emma : apa kamu hanya ingin menanyakan itu padaku?


taehyung : aku hanya khawatir (menundukkan kepala)


emma : taehyung?


taehyung : .. (masih terdiam menundukkan kepala)


emma : maaf sudah membuatmu khawatir, aku sudah baik-baik saja sekarang (mengusap lembut rambut taehyung)


taehyung : .. (menatap lekat emma)


emma : terima kasih sudah datang mengkhawatirkanku, ini pertama kalinya untukku (tersenyum)


taehyung : .. (tersenyum)


"Sayang, emma memang wanita yang sangat baik dan lembut seperti katamu, dia juga memiliki senyuman yang indah seperti dirimu, aku akan menjaganya seperti janjiku padamu, tapi aku tidak bisa memaksakan hatiku jika suatu saat aku tidak bisa mencintainya melebihi cintaku padamu, saat ini aku hanya akan selalu berada disisinya, menemaninya dan menjaganya", suara hati kim taehyung.


17 Juli 2019, 10:00, Hotel, Seoul


ayah : kembalilah ke malibu, daddy tidak ingin kamu memaksakan diri untuk terus berada disini (khawatir)


rosie : jika kamu menginginkannya, tante akan menemanimu disana (khawatir)


emma : aku mohon berikan aku waktu untuk mengenang tempat ini, aku berjanji akan kembali saat hatiku sudah siap meninggalkan semua kenanganku bersama ibu dan juga ji-eun disini, aku pasti akan kembali, hanya saja tidak sekarang.


rosie : apa kamu ingin tante menemanimu disini?


emma : tidak perlu tante, aku bisa mengatasi ini sendiri, percayalah padaku.


rosie : baiklah, kami akan percaya padamu.


13:05


Emma hanya berdiam diri didalam hotel, ia terus melihat ke arah luar jendela hotel, melihat langit yang sangat cerah, ia tidak menangis, tapi hatinya masih dalam kondisi yang tidak baik. Sedangkan ayahnya membawa tante rosie ke paris untuk menghibur istrinya itu, ia ingin membuat istrinya itu kembali tersenyum. Sebenarnya mereka pergi ke paris juga karna keinginan ji-eun sebelum ia meninggal, karna ia tau kalau ibunya sangat menyukai menara eiffel dan ia juga tau hanya ayah emma yang bisa menghibur ibunya.