
10 November 2019, 08:30, Hannam The Hills, Seoul
"selamat pagi sayang", ucap emma ketika melihat kekasihnya berjalan mendekatinya karna baru saja bangun tidur.
"selamat pagi sayangku", ucap taehyung langsung memeluk kekasihnya.
Mereka sarapan bersama diruang makan, setelah itu taehyung bersiap karna malam ini BTS akan tampil disalah satu acara penghargaan musik bergengsi korea.
09:24
taehyung : lee? kapan kamu datang? (terkejut melihat wajah sekretaris emma)
lee : baru saja tuan.
taehyung : apa hari ini emma akan bekerja juga?
lee : benar tuan, hari ini nona akan bertemu dengan salah satu CEO dari beberapa perusahaan agensi.
taehyung : apa akan ada kerjasama baru?
lee : benar, semenjak BTS menjadi brand ambassador, banyak sekali perusahaan agensi yang juga ingin artis atau idolnya menjadi perwakilan dari beberapa brand yang berada dibawah perusahaan nona, walaupun nona sudah sering menolak tapi pertemuan ini tetap harus dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman sepihak dari perusahaan agensi lain.
taehyung : kenapa kekasihku menolaknya? bukankah bagus jika banyak yang memakai fashion dari perusahaannya?
lee : semua brand yang berada didalam perusahaan nona adalah brand ternama dan eksklusif, perusahaan tidak pernah asal memilih brand ambassador ataupun seseorang yang mengiklankan secara kontrak langsung dengan perusahaan. Kami selalu memilih dengan penuh kehati-hatian, karna citra dari artis, penyanyi ataupun idol seperti tuan juga sangat penting bagi perusahaan.
taehyung : wah banyak sekali alasannya hingga aku tidak bisa membalas perkataanmu lagi.
lee : maafkan saya tuan jika saya bersikap diluar batas anda.
taehyung : tidak tidak, saya mengerti, lagipula menjalankan suatu perusahaan hingga sebesar itu pasti tidak mudah.
"sayaaaaaang, kamu dimana?", ucap emma berteriak dari arah kamarnya.
"aku dibawah sayang, cepatlah turun, lee sudah datang", ucap taehyung yang juga sedikit mengencangkan suaranya agar emma mendengarnya.
Tidak lama kemudian emma turun dengan mengenakan dioriviera mid length dress, small lady dior bag dan j'adior slingback pumps. Rambut panjangnya yang terurai rapih membuat emma semakin terlihat cantik dan berkelas.
taehyung : sayang, tetaplah dirumah dan batalkan pertemuanmu!
emma : apa!? apa maksudmu!? (terkejut)
taehyung : bagaimana bisa kamu keluar dengan seperti ini !?
emma : apa aku terlihat buruk mengenakan ini? (bingung)
taehyung : tidak, kamu cantik sekali !! aku tidak bisa membayangkan pria lain yang melihat kecantikanmu !!
emma : lee, sebaiknya kita pergi sekarang saja, kekasihku sudah gila (beranjak pergi)
lee : baik nona (menahan tawanya)
taehyung : yaa!! sayang!! kamu tidak boleh pergi ! (menahan lengan emma)
Emma berbalik menatap dalam mata taehyung yang terlihat sangat tidak rela membiarkan emma pergi, dengan cepat emma mengecup bibir taehyung, kemudian memegang kedua sisi pipi kekasihnya dengan lembut.
emma : apa kecantikanku terlalu membebani kekasihku?
taehyung : .. (menganggukkan kepalanya)
emma : apa itu? hahahaha kamu menggemaskan sekali !
emma : aku tidak berdandan juga akan membuat pria lain menatapku sayang hahahaha
taehyung : aku akan mengantarmu kesana, ayo kita pergi.
emma : apa kamu sedang kehilangan akal? kalau kamu mengantarku, semua orang disana bisa mengetahui hubungan kita! apa kamu tidak memikirkannya?
taehyung : benar juga hmm (menghela nafas)
emma : lee akan menjagaku, tidak akan ada pria yang berani menyentuhku apalagi berbicara denganku, kamu taukan bagaimana sikap lee pada orang asing?
taehyung : aku percayakan kekasihku padamu lee (memegang bahu lee)
lee : tentu tuan, sudah tugas saya menjaga nona emma.
taehyung : apa kamu akan pulang setelah pertemuan itu?
emma : sepertinya aku akan mampir sebentar ke suatu tempat nanti.
taehyung : kemana?
emma : aku akan mengatakannya nanti saat aku sudah berada disana, tenanglah, aku tidak akan pergi ke tempat yang aneh.
taehyung : baiklah, ayo kita pergi bersama, managerku juga sudah berada dibasement.
emma : iya sayang.
Taehyung terus merangkul pinggang kekasihnya dan mencium kepala emma berkali-kali, ia sangat suka dengan wangi rambut dan tubuh emma, entah parfum atau body wash apa yang dipakai oleh kekasihnya itu, tapi harumnya selalu membuatnya candu dan ingin terus menghirupnya.
10:26, Hotel, Seoul
Pertemuan emma dengan beberapa CEO dari agensi korea diadakan disalah satu ruang pertemuan yang berada di hotel bintang 5. Emma sengaja meminta mereka berkumpul diluar perusahaan mereka, karna emma tidak ingin ada berita ataupun rumor yang aneh jika emma datang ke salah satu perusahaan agensi mereka.
Ternyata pertemuan itu bukan hanya dihadiri oleh CEO, tapi setiap perusahaan juga membawa perwakilan artis dan juga idol mereka yang akan dipersiapkan menjadi brand ambassador salah satu brand perusahaan emma.
Hanya 2 agensi yang tidak hadir didalam rapat, yaitu agensi bighit dan juga yg, karna idol dan artis dari kedua agensi itu sudah menjadi brand ambassador utama dari brand terbaik perusahaan emma, terutama BTS yang menjadi brand ambassador LV (brand luxury utama).
Pertemuanpun berjalan hingga 2 jam, mereka banyak berunding dan terus mengutarakan pendapat masing-masing, tidak lupa menunjukkan kemampuan artis dan juga idol mereka dalam mempromosikan diri dan juga fashion yang mereka kenakan. Semua hal itu juga tetap dihargai oleh emma, ia juga akan mempertimbangkan keikutsertaan beberapa artis dan idol yang membuatnya sedikit tertarik.
15:20
Emma meminta lee untuk mengantarkannya pergi ke rumah duka tempat abu ji-eun diletakkan. Semenjak kembali dari rumah keluarga taehyung, emma selalu memikirkan ji-eun, entah apa yang ia pikirkan, mungkin karna ia sangat merindukan adik cantiknya.
16:18, Rumah Duka
"Halo ji-eun, bagaimana kabarmu disana? aku sangat merindukanmu. Maaf aku baru datang, aku sudah menjadi kekasih kim taehyung, kekasihmu dulu. Dia terlihat sangat mencintaiku, walaupun aku tidak tau apa cintanya sebesar cintanya padamu dulu. Dia juga sudah membawaku ke rumah orang tuanya. Ayah, ibu dan kedua adiknya menerimaku dengan hangat dirumah mereka. Aku tidak mengerti dengan perasaanku sekarang, aku sangat bahagia karna memiliki kekasih dan keluarga baru yang mencintaiku, tapi aku juga sedih karna yang seharusnya berada ditempatku adalah kamu, ji-eun. Aku sudah mencintainya, tapi aku juga tau jika didalam hatinya masih tertulis namamu, dia.. dia bahkan belum menghilangkan segala sesuatu tentangmu didalam kamarnya. Sepertinya aku sudah kehilangan akalku ji-eun, aku merasa cemburu padamu, aku.. aku sungguh sudah gila. Apa seberat ini yang harus dirasakan ketika kita jatuh cinta? Apa harus sesakit ini juga? Aku sungguh mencintainya ji-eun.", isak tangis emma sangat keras didepan makam ji-eun, ia tidak bisa menutupi lagi rasa sakit didalam hatinya, rasa yang ia pendam selama ini.
Saat emma menangis begitu keras, hingga membuatnya terjatuh ke lantai dan menutupi wajahnya. Ia mengeluarkan semua air matanya yang selama ini tertahan, emma hanya akan mengeluarkan segala isi hatinya pada ji-eun sejak dulu, karna itu ia datang untuk meluapkan segala resah dihatinya.
Lee hanya bisa menatap emma dari kejauhan walaupun emma sudah terlihat lemas dan tidak berdaya karna tangisannya sendiri, ia tidak tega melihat emma yang sudah dianggap keluarganya menangis seperti itu. Tapi ia juga tidak bisa ikut campur lebih jauh, karna hanya dengan menangislah emma bisa menyembuhkan luka didalam hatinya.
Dan beberapa saat kemudian, hujanpun turun dengan begitu deras, emma masih menangis menatap foto ji-eun dan dirinya yang berada didalam lemari abu, ia sedikit tersenyum walaupun air matanya terus mengalir.
"Lihatlah ji-eun, hujan bahkan membantuku mengeluarkan semua air mataku. Aku tidak merasa kedinginan walaupun hujan yang begitu deras mulai membasahi tubuhku. Ada apa dengan diriku ji-eun? Aku sungguh tidak mengerti dengan apapun yang aku rasakan saat ini. Berikanlah aku kekuatan untuk bertahan ji-eun, aku ingin bahagia, aku ingin bahagia dengannya", ucap emma menekankan perkataannya.
lee : nona, anda akan sakit jika terus seperti ini, sebaiknya kita kembali ke apartemen anda (memayungkan emma)
emma : baiklah, ayo kita kembali (tersenyum)