
Emma adalah anak satu-satunya dari pemilik perusahaan besar fashion mendunia. Ayah emma bernama Robert Adams, berusia 49 tahun. Sedangkan ibunya bernama Emily Adams, tetapi ibu emma sudah meninggal sejak 15 tahun lalu karna penyakit yang mematikan. Sejak saat itu, emma hanya hidup bersama dengan ayahnya dan selalu mendukung karir ayahnya.
05 Juli 2019, 07:10, Home, Malibu, California
Emma baru saja selesai lari pagi di sekitar area rumahnya, ia selalu melakukan rutinitas sehatnya setiap hari.
bibi wang : nona, ini minuman anda (memberikan air mineral untuk emma, bibi wang adalah asisten rumah tangga yang bekerja dirumah emma sejak emma berusia 13 tahun)
emma : terima kasih bi (meminum airnya)
bibi wang : tuan robert sudah dalam perjalanan kesini bersama dengan nyonya rosie (istri baru ayahnya)
emma : kenapa mereka tiba-tiba kesini?
bibi wang : bibi tidak tau nona.
emma : baiklah, saya akan mandi dulu (pergi ke dalam kamarnya)
07:43
Emma keluar dari kamarnya setelah bibi wang mengatakan ayahnya sudah sampai, ia mengenakan ruffle top, le high skinny dan sandals.
emma : hei dad (mencium pipi ayahnya)
ayah : hei sayang (mencium pipi emma)
emma : hei tante (mencium pipi rosie)
rosie : bagaimana kabarmu? (mencium pipi emma)
emma : baik, bagaimana dengan bulan madunya, apa menyenangkan berada di swiss?
rosie : ya tentu saja, disana indah sekali (tersenyum)
ayah : ayo kita sarapan bersama, ayah tau kamu pasti belum sarapan kan?
emma : ya benar, aku baru saja selesai berolahraga.
Mereka mulai makan pagi bersama diruang makan, bibi wang sudah menyiapkan menu sarapan yang sehat untuk emma.
ayah : daddy harus menyelesaikan beberapa pekerjaan di paris, jadi tidak bisa berlama-lama disana.
emma : padahal aku bisa saja menggantikan daddy.
rosie : daddy mu tidak ingin membuatmu kelelahan, apalagi saat ini kamu juga sedang sibuk.
emma : lalu tante akan ikut dengan daddy ke paris?
rosie : tante akan kembali ke korea.
emma : kenapa tidak ikut saja dengan daddy?
rosie : kondisi ji-eun semakin lemah, jadi tante harus kembali ke korea dan menemaninya, daddy mu juga akan menyusul kesana setelah pekerjaannya selesai (ji-eun adalah anak satu-satunya rosie berusia 23 tahun dan sedang mengalami kanker mematikan)
emma : apa tidak sebaiknya dibawa ke rumah sakit di Inggris?
rosie : ji-eun ingin tetap berada di korea, jadi tante tidak bisa memaksakannya untuk berobat ditempat lain, apalagi diluar negeri, tante tidak ingin membuatnya semakin memburuk.
emma : bolehkah aku ikut dengan tante ke korea? aku sudah lama tidak bertemu dengan ji-eun.
ayah : kamu sungguh ingin ke korea? (terkejut)
emma : ya, ji-eun pasti akan senang jika aku datang.
ayah : tapi bagaimana dengan traumamu? (ibu emma meninggal di korea)
emma : aku sudah sembuh, jadi tidak perlu khawatir, lagipula ada tante yang akan menjagaku disana.
rosie : ya benar, aku akan menjaganya disana sayang.
emma : apa daddy mengijinkanku ke korea?
ayah : baiklah, tapi jangan terlalu memaksakan, daddy tidak ingin terjadi sesuatu padamu.
emma : terima kasih daddy (tersenyum)
Setelah menyelesaikan sarapan paginya, emma pergi keluar bersama dengan tante rosie. Mereka ingin membeli beberapa hadiah untuk ji-eun. Mereka masuk ke dalam toko pernak-pernik unik. Karna ji-eun sangat menyukai benda-benda yang unik dan juga antik. Mereka membeli banyak hadiah disana untuk ji-eun.