
17 Oktober 2019, 22:44, Incheon Airport, Korea
Emma mengenakan cropped cashmere sweater, bootcut jeans, satchel bag, slingback pumps dan mask. Ia berlari setelah melihat taehyung sudah menunggu di tempat yang sudah mereka tentukan (tempat parkir mobil khusus). Emma memeluk taehyung untuk meluapkan segala kerisauan hatinya karna merindukan pria satu-satunya itu. Taehyungpun membalas pelukan emma seakan mereka memang saling merindukan satu sama lain, tidak lupa dengan gummy smile yang tidak lepas dari wajahnya.
taehyung : aku merindukanmu emma.
emma : aku juga (menatap taehyung dan tetap memeluknya)
taehyung : .. (tersenyum)
emma : aku lapar tae (memanyunkan bibirnya)
taehyung : ayo, aku sudah membeli banyak makanan dirumahku (menggenggam tangan kiri emma)
Belum lama mereka berjalan menuju mobil, taehyung menyadari ada sesuatu yang aneh dari emma. Dia menghentikan langkahnya dan mencari seperti mencari sesuatu pada emma.
emma : kenapa? apa yang kamu cari? (bingung)
taehyung : koper, kopermu dimana? apa tertinggal didalam?
emma : aku memang tidak membawa koper.
taehyung : apa? kenapa? (bingung)
emma : aku tidak sabar ingin bertemu denganmu, jadi aku tidak merapikan pakaianku, lagipula aku bisa membelinya disini bukan?
taehyung : ah benar juga, tapi mall pasti sudah tutup (melihat jam ditangan kirinya)
emma : aku bisa pinjam pakaianmu tae! sudahlah, ayo kita kerumahmu! aku lapar sekali ! (merengek)
taehyung : em! ayo! (menggenggam tangan emma menuntunnya ke mobil)
23:38, Apartemen Tae, Seoul
Taehyung memanaskan semua makanan yang sudah ia masak sebelum menjemput emma, sedangkan emma sedang mandi dan berganti pakaian didalam kamar yang sudah disiapkan taehyung. Ini pertama kalinya taehyung membawa wanita ke dalam apartemennya, karna sebelumnya ia dan ji-eun hanya pergi berjalan-jalan diluar rumah dan apartemen mereka.
Beberapa menit kemudian, mereka sudah duduk bersama di ruang makan. Emma sangat kagum melihat keterampilan masak taehyung yang luar biasa untuk standar pria.
taehyung : makanlah sebelum dingin (menaruh lauk diatas mangkuk nasi emma)
emma : hmmm!! enak sekali ! (menyukai rasanya)
taehyung : sungguh? kamu menyukainya? (senang)
emma : eoh! cobalah! ini enak sekali !
Taehyung hanya tersenyum melihat emma menyukai masakannya. Saat berkencan dengan ji-eun, ia tidak pernah sempat memasak untuk kekasihnya itu, karna ia sibuk berlatih dan tampil diberbagai acara, pasti selalu ji-eun yang memasak untuknya. Dan saat ini, ia merasa sangat bahagia ketika masakannya disukai oleh wanita yang baru saja ia cintai.
Taehyung dan emma sedang menonton salah satu film barat yang belum sempat mereka tonton. Emma menyandarkan kepalanya dipaha taehyung, sedangkan taehyung terus mengusap lembut rambut emma.
emma : aku bisa tertidur jika kamu terus mengusap kepalaku begitu tae (terus menguap karna usapan taehyung)
taehyung : tidurlah, kepalamu pasti sudah nyaman berada dipahaku (terus mengusap kepala emma)
emma : hm, darimana kamu belajar memasak? aku penasaran sekali (menatap taehyung)
taehyung : ibuku, sejak kecil aku suka sekali melihat ibuku memasak, karna beliau selalu membuat makanan yang lezat untuk keluarga kami.
emma : beruntung sekali dirimu (tersenyum)
taehyung : dulu aku ingin sekali memiliki istri seperti ibuku yang selalu memasak, tapi sekarang aku ingin memasak untuk istriku kelak.
emma : beruntung sekali yang akan menjadi istrimu kelak.
taehyung : dia sudah beruntung karna hari ini adalah pertama kalinya aku memasak untuknya (tersenyum menatap emma)
emma : aku?
taehyung : eoh, apa kamu tau kalau hari ini aku sangat bahagia?
emma : kenapa?
taehyung : hari ini pertama kalinya aku menjemput wanita dibandara, pertama kalinya ada wanita yang masuk ke dalam apartemenku, pertama kalinya aku memasak untuk wanita kecuali ibuku dan pertama kalinya ada wanita yang kepalanya bersandar dipahaku (tersenyum)
emma : kamu tidak pernah melakukan hal itu pada ji-eun?
taehyung : ya, tidak pernah. Karna itu aku sangat menyesal belum melakukan banyak hal padanya, justru dia yang selalu melakukan banyak hal untukku.
emma : tapi aku yakin, dia sangat bahagia saat bersamamu dulu (menggenggam tangan kanan taehyung)
taehyung : aku berjanji akan melakukan banyak hal bahagia bersamamu, aku tidak akan menyakitimu, aku akan selalu menjagamu dengan baik (menggenggam tangan emma)
emma : bagaimana ini? sepertinya aku benar-benar jatuh cinta padamu? hatiku bergedup kencang sekali sekarang.
taehyung : benarkah!? secepat itu!? (tertawa kecil)
emma : eoh, bagaimana ini!? aku belum siap tae!
taehyung : memangnya jatuh cinta harus butuh persiapan? hahahahaha kamu lucu sekali emma (tidak kuasa menahan tawanya melihat emma yang sangat menggemaskan)
Emma sangat malu karna taehyung terus menertawakannya. Ini pertama kalinya emma jatuh cinta pada seorang pria, karna itu wajar sekali jika dia sangat berhati-hati, apalagi ada beberapa temannya yang patah hati akibat terlalu mencintai seorang pria, itulah sebabnya emma sedikit trauma pada kata cinta walaupun dia belum pernah berpacaran dengan siapapun. Emma selalu sibuk dengan berbagai pekerjaan dan juga sibuk membahagiakan dirinya sendiri, ia tidak pernah berniat untuk jatuh cinta dengan pria karna menurutnya sangat merepotkan. Tapi lihatlah yang terjadi sekarang, dia malah jatuh cinta pada seorang pria yang pasti akan merepotkan dirinya, karna pria itu adalah idol terkenal dunia dan juga aset negara korea.