
01 Oktober 2019, 06:11, Home, Malibu, California
Sudah 1 jam emma berenang untuk menenangkan pikirannya, ia berenang sejak matahari belum bersinar karna ia terus saja memikirkan taehyung.
"kamu akan sakit jika setiap pagi seperti ini emma", rosie berjalan mendekati putrinya dengan membawakan jus strawberry kesukaan emma.
Emma tersenyum melihat kedatangan rosie. Ya, sudah 1 bulan mereka tinggal bersama di rumah emma, karna ayah emma sedang pergi ke dubai dan beberapa negara lainnya mengurus bisnisnya yang semakin hari semakin tinggi. Janji emma pada ji-eun pun sudah terpenuhi, saat ini ia sudah memanggil ibu tirinya itu dengan sebutan "ibu", persis seperti panggilan ji-eun pada ibunya.
emma : .. (berjalan keluar dari kolam renangnya sambil memakai bathrobe)
rosie : minumlah (memberikan jus strawberry yang dibuatnya)
emma : terima kasih ibu (duduk di kursi pinggir kolam dan meminum jusnya)
rosie : sebenarnya apa yang terjadi padamu? (menatap lekat putrinya)
emma : ada yang sedikit mengganggu didalam pikiranku (tersenyum menatap ibunya yang cemas)
rosie : apa soal taehyung?
emma : .. (terdiam karna terkejut)
rosie : ternyata benar.
emma : .. (menundukkan kepalanya)
rosie : ada hal yang harus kamu tau soal ji-eun.
emma : ji-eun?
rosie : ji-eun pernah berbicara pada ibu, kalau ia melihat mata taehyung yang berbeda saat menatap dirimu, ia melihat seperti ada perasaan lain didalam mata taehyung yang terpendam untukmu.
emma : .. (terdiam)
rosie : mungkin karna itu juga, ia meminta pada ibu jika suatu hari ia sudah meninggal, ia ingin ibu mendekatkanmu pada taehyung, tapi sebelum ibu mendekatkan, kalian sudah lebih dulu mendekat. Ji-eun berkata, ia akan bahagia jika melihat kekasihnya bisa bersama dengan kakak cantiknya. (mengusap lembut kepala emma)
Tanpa disadari, emma menangis mendengar perkataan ibunya. Ia teringat dengan ji-eun yang selalu bersamanya.
rosie : taehyung selalu menghubungi ibu menanyakan kabarmu, dimana tempat tinggalmu dan juga mengatakan ingin bertemu denganmu.
emma : .. (menatap sendu ibunya)
rosie : sudah 3 bulan nak, tidak baik jika kamu membiarkan perasaanmu seperti ini.
emma : tapi aku- (terpotong)
rosie : pergilah ke las vegas besok, bts akan mengadakan konser disana, ibu sudah membelikan tiketnya untukmu.
emma : ibu..
rosie : pergilah, ibu juga akan pergi menemui ayahmu, dia terus merengek karna merindukan ibu (mencairkan suasana)
emma : .. (tertawa kecil karna ucapan ibunya)
10 Oktober 2019, 18:02, Allegiant Stadium, Las Vegas
Emma mengenakan black leather trenchcoat, white structured contour ribbed short sleeve high neck crop top, length ripped jeans, cloudbust thunder sneakers dan coeur leather bag.
Emma tidak menyangka jika ibunya benar-benar menyiapkan segalanya untuknya selama di Las Vegas, bukan hanya tiket penerbangan, ibunya sudah memesan kamar hotel yang jaraknya tidak jauh dari stadium, bahkan ibunya sudah membeli 4 tiket konser vvip untuk emma (duduk ditempat khusus dan bisa bertemu dengan semua member bts setelah konser berakhir).
Walaupun emma memiliki 4 tiket, tapi ia hanya datang pada hari terakhir konser, karna ia tidak ingin membuat taehyung merasa tidak nyaman jika ia datang disemua konsernya. Emma memberikan 3 tiket konsernya itu secara gratis pada beberapa army (penggemar bts).
Hari sebelum ia berangkat ke Las Vegas, ia meminta sekretarisnya untuk mencari beberapa penggemar bts yang tidak beruntung karna tidak bisa membeli tiket konser idolnya. Dan tidak menunggu waktu lama, ternyata ada beberapa army yang sedang dirawat di rumah sakit Las Vegas dan sangat mengidolakan bts, tanpa pikir panjang, emma pun memberikan 3 tiket konsernya itu pada 3 army yang sedang dirawat itu, bukan hanya tiket konser, emma juga menyiapkan segala kebutuhan medis untuk mereka dan meminta pelayanan khusus pada bighit, beruntung bighit mendukung dengan antusias kedatangan army pada 3 hari konser.
Dan hari ini adalah konser terakhir bts di Las Vegas, emma sungguh gugup akan melihat taehyung setelah 3 bulan mereka tidak bertemu.
Konserpun berjalan dengan baik, walaupun gugup, emma juga bersenang-senang selama konser, bts memang tidak pernah mengecewakan army, mereka selalu berusaha untuk membahagiakan army.
21:23
Penggemar yang mendapatkan tiket khusus memang bukanlah sembarang penggemar, biasanya mereka yang sudah menjadi army sejak lama (fandom best).
Awalnya tidak ada yang mengetahui kedatangan emma disana, hingga salah satu staff perempuan bighit mengenali emma dan langsung menyapa emma saat mengantri untuk bertemu member bts.
staff : halo nona emma (menundukkan badannya dengan sopan)
emma : eoh halo (menundukkan badannya dengan sopan)
staff : maaf saya baru mengenali anda (merasa tidak enak)
staff : tentu saja, apa yang bisa saya bantu nona?
emma : em, bisakah saya menjadi army terakhir yang bertemu dengan member bts?
staff : oh? saya kira anda ingin menjadi yang pertama (heran)
emma : ah tidak, bisakah?
staff : tentu, anda bisa ikut dengan saya keruangan tunggu, silahkan nona.
emma : baik, terima kasih atas bantuannya.
Penggemar yang bertemu member bts, biasanya hanya berbicara singkat dan bersalaman, mereka tidak bisa foto bersama ataupun berbicara lama, karna semua member bts juga pasti kelelahan dengan konser mereka.
21:47
Sudah saatnya emma masuk ke dalam ruang istirahat bts, semua memberpun antusias dengan kedatangan army terakhir mereka, tapi saat emma melangkahkan kakinya masuk, semua member terkejut karna taehyung langsung berjalan dan memeluk emma dengan erat.
seokjin : taehyung-aa, apa yang kamu lakukan? (heran)
jimin : oh? sepertinya aku pernah melihat wanita itu.
namjoon : emma adams, putri dari robert adams, pemilik perusahaan fashion terbesar didunia (mengenali emma)
jhope : apa!? kamu bercanda!?
yoongi : .. (terdiam)
jungkook : lalu kenapa taehyung hyung memeluknya!?
disisi lain ..
taehyung : kamu datang? (memeluk erat)
emma : oh, aku datang (membalas pelukan taehyung)
taehyung : aku merindukanmu, sangat merindukanmu.
emma : aku tau, lepaskanlah dulu, teman-temanmu sudah melihat kita dengan tatapan aneh (melihat semua member bts yang sedang menatapnya dan taehyung dengan keheranan)
Setelah mendengar perkataan emma, taehyung baru menyadari jika ia disana tidak sendiri (bersama member bts). Emma pun berjalan mendekati semua member bts dengan senyuman manisnya.
emma : maaf sudah membuat kalian terkejut, saya emma (menundukkan badannya dengan sopan)
jimin : eoh, namjoon hyung sudah memberitahu kami barusan.
namjoon : senang bisa bertemu dengan anda secara langsung nona emma (tersenyum)
emma : senang juga bisa bertemu kalian, konser hari ini juga sangat menyenangkan (tersenyum)
seokjin : apa anda sudah mengenal taehyung?
jhope : hyung ! (menyenggol lengan seokjin karna merasa hyungnya tidak sopan)
seokjin : oh maaf maaf, sepertinya saya sudah melewati batas (merasa tidak enak)
emma : tidak apa, wajar jika anda bertanya setelah melihat kejadian tadi.
taehyung : aku dan emma- (terpotong)
emma : sebelumnya saya ingin memberitahu kalian kalau saya adalah kakak ji-eun, kekasih taehyung yang belum lama ini meninggal.
jungkook : apa!? (terkejut)
emma : semenjak ji-eun tiada, taehyung yang selalu berada disisi saya untuk membuat saya kembali tersenyum walaupun hatinya juga pasti sedang tidak dalam kondisi yang baik.
taehyung : .. (terdiam menatap emma)
emma : setelah saya merasa lebih baik, saya kembali ke california dan ternyata selama saya disana, saya tidak baik-baik saja, saya selalu merindukannya, karna itu saya datang kesini untuk bertemu dengannya.
yoongi : sepertinya kami sudah mengerti (tersenyum)
emma : terima kasih (tersenyum)
Taehyung menggenggam tangan emma dengan erat, ia tidak bisa menyembunyikan senyumannya karna merasa sangat bahagia. Emma menyatakan perasaannya bukan hanya pada taehyung, tapi pada keluarga yang sangat di cintai taehyung yaitu semua member bts.