Emma Adams

Emma Adams
Yura (Part I)



01 November 2019, 11:02, Mall, Seoul


Emma pergi sendiri ke supermarket yang berada disalah satu mall, ia ingin membeli bahan-bahan dapur yang hampir habis karna ia dan taehyung terus memasak bersama.


📞


taehyung : sayang, lama sekali mengangkat telpnya?


emma : maaf sayang, aku sedang mendorong troli belanja, ada apa?


taehyung : tidak apa, aku hanya mencemaskanmu.


emma : akukan hanya pergi ke mall sayang.


taehyung : aku jemput ya sayang?


emma : tidak tidak, kamu sudah berapa kali bolos latihan karna menjemputku? aku benar-benar akan dimarahi penggemarmu jika kamu melakukan itu!


taehyung : hmmm, baiklah aku akan pulang cepat nanti.


"akhh, maaf maaf", ucap emma yang tidak sengaja menabrak seorang pria.


noah : oh? emma? (mengenali teman kuliahnya)


emma : oh? kamu? (ikut mengenali)


📞


taehyung : sayang!? ada apa!? kamu kenapa!? (cemas)


emma : tidak apa, aku akan menghubungimu lagi nanti.


taehyung : tapi aku- (terpotong)


emma : aku mencintaimu.


taehyung : aku juga mencintaimu.


Emma pun menutup panggilan, kemudian ia menatap noah yang menunggunya daritadi karna berbicara dengan taehyung dari telp.


noah : kekasihmu?


emma : eoh, kekasihku. Sedang apa di korea? Bukankah kamu ada di London?


noah : bagaimana kamu tau aku di London? apa kamu mencari tau tentangku?


emma : apa kamu tidak masuk grup angkatan? mereka selalu membicarakanmu noah, kamu itu pria terpopuler dikampus.


noah : ah maaf, nomorku ganti jadi aku belum masuk ke dalam grup chat angkatan lagi.


emma : pantas saja, masukkanlah nomorku ke ponselku, aku akan meminta mereka memasukkanmu (memberikan ponselnya begitu saja pada noah)


noah : bagaimana denganmu? kenapa kamu berada di korea?


emma : aku tinggal sementara disini bersama kekasihku.


noah : sementara?


emma : ya, aku akan kembali ke California nanti.


noah : kapan?


emma : entahlah? aku masih ingin berada disini.


noah : apa kamu sudah makan siang?


noah : aku baru saja ingin mengajakmu, ayo, aku tau tempat makan yang enak di mall ini.


emma : oke.


Bighit


jimin : kamu sudah selesai menghubungi emma?


taehyung : ya baru saja dia menutup telpnya.


jimin : kenapa cepat sekali? biasanya kamu akan menghubunginya hingga jam istirahat kita berakhir?


taehyung : dia menutup telpnya.


jimin : apa dia sedang sibuk?


taehyung : dia sedang berada di mall berbelanja bahan dapur.


jimin : oh begitu, lalu ada apa dengan wajahmu?


taehyung : aku mendengarnya berbicara dengan pria.


jimin : apa? apa maksudmu? dia berselingkuh?


taehyung : tidak mungkin, emma bukan wanita seperti itu.


jimin : lalu pria siapa yang kamu maksud?


taehyung : entahlah? aku hanya mendengarnya berbicara dengan pria tadi.


jimin : mungkin temannya, jangan berpikiran terlalu negatif.


taehyung : bukankah kamu yang baru saja berpikir negatif tentang kekasihku?


jimin : hahaha maaf maaf, sudahlah, nanti kamu tanyakan saja padanya saat dirumah.


taehyung : eoh, aku akan menanyakan padanya nanti.


jimin : ayo kita kembali ke dalam, makananmu akan dingin (merangkul pundak taehyung)


taehyung : hm (mengikuti langkah jimin)


20:34, Apartemen Tae, Seoul


Emma terus menunggu taehyung diruang tv, entah kenapa ponsel taehyung mati hingga emma tidak bisa menghubungi kekasihnya itu. Padahal ia sudah memasak banyak sekali makanan untuk makan malam bersama taehyung.


23:55


Suara pintu apartemen taehyung berbunyi hingga emma berlari ke arah pintu karna senang akhirnya taehyung pulang, tapi ia malah melihat hal yang membuatnya marah. Bagaimana ia tidak marah, jika taehyung terlihat sangat mabuk dan pulang dirangkul oleh yura (staff yang tidak disukainya).


emma : kenapa anda mengantar kekasih saya pulang?


yura : ah kami baru saja selesai makan malam bersama dan taehyung terlalu mabuk, jadi saya mengantarnya.


emma : apa tidak ada staff lain yang bisa mengantarnya?


yura : apa maksud anda?


emma : sudahlah, terima kasih sudah mengantarkannya (merangkul taehyung)


yura : taehyung yang meminta saya mengantarkannya.


Setelah mengatakan hal itu, yura pergi meninggalkan apartemen. Emma mencoba menahan amarahnya, ia segera membawa taehyung yang tidak sadarkan diri karna minum alkohol terlalu banyak. Karna ia tidak sanggup membawa taehyung ke dalam kamar, akhirnya ia membaringkan tubuh taehyung di sofa besar ruang tv kemudian ia menyelimuti kekasihnya itu dengan selimut cadangan yang ada dilemarinya.