
"Paman bibi bisa kalian jelaskan kenapa bisa ada iblis di daerah ini?". Bertanya. "Iya akan aku ceritakan". Mulai bercerita. " *Dahulu kala iblis dan manusia memang tidak akur iblis suka memburu manusia dan manusia suka membunuh iblis".
"Lalu manusia dan iblis membuat kesepakatan agar mereka hidup di wilayah mereka sendiri-sendiri, tapi suatu hari ada iblis yang memakan manusia di wilayah kami dana itu membuat pemburu iblis marah dan membantai semua iblis di wilayah iblis sana".
" Akan tetapi mereka mati setelah ingin membunuh iblis yang bernama totor dia adalah iblis paling kuat dari semua iblis, iblis itu berhasil membunuh pemimpin sekte pemburu iblis dengan sangat* kejamnya. Maka dari itu iblis sering berkeliaran malam hari disini". Cerita selesai.
"Bibi bagaimana kau tau sekte pemburu itu dibunuh oleh iblis?". Penasaran. "Kami mengetahuinya dari... kepala sekte pemburu iblis tergantung di papan pengumuman desa.. ". Sedih. "Astaga mengenaskan sekali". Kasian. "Nishimiya kita lanjut gak nih perjalanannya?". Berbisik.
"Kita harus membantu desa ini dulu, sekali-kali juga latihan membunuh iblis tingkat tinggi". Berbisik. "Kau ingin mati?!". Terkejut. "Bibi kami akan membantu menyelesaikan masalah anda". Tersenyum. "Aku mohon jangan nak, kami tidak ingin kalian mati". Melarang.
"Bibi aku dan rekan ku ini pemburu iblis terhebat di dunia jadi anda jangan takut". Memeluk bibi. "Nishimiya!". Tidak enak. "Apa?". Fokus berlatih. "Kenapa kau mengatakan kau ingin memburu iblis itu?". Bingung. "Aku hanya ingin membalas kan dendam saja".
"Nishimiya tugas kita hanya mencari hinata temanmu kau ingat tidak?". Memberitahu. "Sebenarnya kau takutkan di bunuh oleh iblis itu?". Mengejek. "Untuk apa aku takut, aku cuman takut dimarahi guru saja". Berbohong. "Hah?".
"Bagaimana caranya kata bibi tadi sekte pemburu iblis saja dibuat KO oleh iblis itu". Khawatir. "Tenang kan ada aku". Percaya diri. "Kau ini". Pasrah. "Lihat itu jejak darah mengarah ke dalam hutan ayo cepat". Bergerak dengan cepat ke dalam hutan.
"Itu iblis yang di bilang bibi itu?". Mengamati dari jauh. "Hati-hati nishimiya semoga berhasil". Berpencar. "Hei iblis!". Memanggil. " Ada manusia kebetulan apa kau mau menyerahkan dirimu kepada****k**u**?". Mendekati nishimiya. "Aku hanya ingin membunuhmu". Mengeluarkan pedangnya.
" Dasar manusia bodoh aku yang akan membunuhmu!". Nishimiya berhasil menghindari serangannya. "Kau sangat cepat, tapi apakah kau bisa mengatasi serangan bertubi-tubi ku ini". Memukul-mukul terus. "Hanya dengan tenaga lemah itu mau mencoba melawan?".
"Jurus aliran surgawi tingkat dewa hantaman tangan buddha". Membelah iblis itu sekali tebas. "Akhirnya mati juga kau iblis". Berhasil mengalahkan totor iblis yang telah membunuh sekte pemburu iblis. "Semoga tenang di sana sekte nagatoro". Mendoakan.
" Xiao iblis disini bisa dibunuh dengan mudah mengunakan jurus cahaya surgawi, semoga berhasil". Berbicara melalui batin. "Mengerti". Mengeluarkan jurus. " Kenapa anak itu meloncat tinggi sekali?". Bingung. "Jurus cahaya surgawi tapak naga". Langsung membelah iblis itu dengan cepat.
"Nishimiya berarti sudah selesai membunuh iblis yang bernama totor itu?". Mendatangi nishimiya. "Lama banget apa kau kelelahan melawan iblis itu?". Mengejek. "Bukan aku cuman sedikit bermain-main dengan iblis itu". Memberitahu.