
Tret... tret...
Aqila terbangun mendengarnya. Hanya saja ia belum sadar sepenuhnya. Kedua kelopak matanya masih terpejam rapat. Bantal guling empuknya juga masih dipeluk erat. Selimutnya pun, masih menutupi tubuh Aqila dengan rapat. Namun kondisi itu tak berlangsung lama.
Tret... tret... tret...
Ponselnya berdering lagi, kali ini Aqila benar-benar terbangun. Kedua matanya kontak terbuka lebar. Walau lampu kamar dalam kondisi mati, Aqila bisa melihat sedikit cahaya lampu jalan masuk melalui sela gorden yang tak tertutup rapat. Aqila sampai melemparkan bantal ke arah jendela dan jatuh persis di bawahnya. Padahal ia malas bangkit untuk memungutinya.
Ngeselin banget!!
Gimana gak kesal? kalau sudah terbangun, Aqila susah untuk kembali tidur. Perlu waktu untuk membuatnya kembali terlelap.
Di liriknya jam weker snoopy yang ada di nakas samping ranjang. Pukul 5 pagi! Entah siapa yang menghubunginya di jam segini pikirnya.
Ia ambil ponselnya yang tergeletak di atas meja sebelah ranjangnya. Ternyata mama yang mengirim pesan, dan memintaku untuk menjemputnya nanti.
Bebera saat kemudian, aku berjalan menuruni anak tangga, karena kamarku terletak di lantai atas. "Bii, bibiii" Panggil Qila, "Iya non" Sahut bibi dari dapur. "Bibi liat syal aku gak? soalnya di kamar gak ada". Bibi menunjukkan syal Aqila yang berada di atas meja. "Non tidak sarapan dulu" tanya bibi kepada Aqila. Aqila menggelengkan kepalanya dan berpamitan kepada bibi.
Aqila membawa mobilnya dengan kecepatan sedang, tidak membutuhkan waktu lama ia pun sampai di bandara. Aqila keluar dari mobil dan berjalan memasuki bandara.
Disisi lain seorang lelaki gagah dengan setelan jas kantor, ia memperhatikan Aqila dari seberang jalan. Ia tak lain adalah Arfan yang diam-diam mengikuti Aqila.
Mataku tak bisa teralihkan darimu
Pandanganku terkunci padamu
Aku memandangmu dari jauh
Aku memperhatikanmu dari balik awan
Namun cintaku dapat kau rasakan
Tak akan kau temukan aku dari mana aku memandangmu
Tapi kau bisa merasakan hembusan angin yang menerbangkan cintaku
Aku penggemar rahasiamu
Aku mengagumimu dari kejauhan
Percayalah...
Cintaku selalu mengiringi langkahmu.
.
.
.
.
**Jangan lupa vote, favorite, like and rate yaa.
Bagi kalian yang ingin kata-kata atau puisinya di post, kalian bisa DM Author yaa.
Follow ig
@ylna_ptr
Mohon dukungannya para readers😊***