DEAR AYU

DEAR AYU
MASA LALU



Setelah puas menangis Berjam jam ayu pun kini tertidur,


" to- tolong, langit bangun, "


" siapapun tolong langit,"


" Toolong "


" tolonnnggg ," pekik ayu,


" huugs emm, mimpi itu lagi ," guman ayu,


sambil memeluk kakinya,


" langit maafin aku karna aku gak bisa selamatkan kamu," guman Ayu yang mulai terisak,


* flaks on*


malam itu hujan sangat deras dan ayu baru saja keluar dari supermarke,


* duh hujan lagi untung aku bawa payung ," batin Ayu.


lalu waktu ayu ingin masuk ke area komplek rumanya, ayu tidak sengaja melihat sosok cowok yang sangat di kenali ya sedang berkelahi dengan sekelompok orang berbaju hitam.


" * **langit dia berkelahi dengan siapa apa dia ada musuh,?" pikir Ayu.


" hey mau apa kalian, aku tidak punya urusan dengan kalian semua," ujar langit menahan amarahnya pasalnya ia tidak memiliki musuh.


" mau apa kami? tentu saja mau nyawa mu melayang," jawab salah satu dari mereka kemudian mereka tertawa


" hahaha sekarang siap siap untuk menuju ajalmu ,"


lalu tanpa aba aba lagi salah satu dari mereka munusuk langit di bagian dada dan perut.


" syut, syur."


brug


lagit tumbang jatuh ke tengah jalan dengan tubuh berlumuran dengan darah,


" ayo kita tinggalkan dia palingan sebentar lagi dia mati," ujar sala satu dari mereka


lalu orang orang itu pergi meninggalkan pandu yang masih berbaring tidak berdaya di jalanan.


melihat orang orang itu telah pergi, ayu baru berani keluar dari tempat persembunyian ya dan berlari menuju langit.


" sayang bangun " ujar ayu sambil menangis memegangi pipi langit. dan tak lama kemudian mata langit pun terbuka,


" sayang jangan nangis aku gak papa kok ," jawab langit mencengangkan pacarnya itu,


dengan wajah tersenyum, walaupun ia merasakan sangat sakit di bagian dada dan perutnya,


ya ayu adalah pacarnya langit mereka pacaran dari kelas 7 SMP dan sekarang hubungan mereka telah berjalan 2 lebih.


" gak papa gimana kamu berdara semua ini ,aku telpon ambulan sekarang" ujar ayu masih dengan bibir yang bergetar karna merasa takut.


tak lama kemudian ambulan pun datang dan menuju rumah sakit,sesampai di rumah sakit l


angit langsung di tangani oleh dokter, dan malakukan. operasi selang 1 jam Kuang operasi itu pun dibuka.


" dok bagai mana keadaan pacar saya ,?" tanya ayu dengan nada khawatir.


seketika itu juga air mata ayu luruh, dan di saat yang bersamaan orang tua langit pun tiba di rumah sakit.


" bagai mana ke adaan anak saya dok ,?" tanya mama Dinda


" maaf buk tapi akan ibu dak bapak tidak bisa di selamatkan, walaupun adik ini langgung membawanya ke rumah sakit ,?" jelas sang dilokter sambil menunjuk ayu.


" sayang bisa kamu jelaskan sama mama kenapa ini bisa terjadi,?" tanya mama Dinda sama ayu.


" ma pa jadi tadi ayu pulang dari supermarket dan ayu lihat kak langit di keroyok oleh orang berbaju hitam ,dan sala satu dari mereka membawa pisau danenusuk kak langit ma aku takut ma pa ,?" Idak ayu dengan tubuh yang bergetar.


" sudah sekarang kami pulang dulu ya sayang kasih tahu orang tua kamu tentang kejadian ini, mama dan papa juga mau mempersiap kan kepulangan dan pemakaman langit nanti pagi. sekarang kamu pulang dulu ya diantar sama supir papa." tutur papa Hendra


"iya pa, kalok gitu ayu pamit dulu, assalammualaikum," pamit ayu


" waalaikum'salam hati hati di jalan" jawab mama dan papa langit.


30 menit berlalu kini ayu telah sampai di rumahnya.membuat orang tua nya khawatir pasalnya ayu pulang sambil menangis dan penampilan yang sangat berantakan,


" Astaga sayang ada apa dengan kamu ?" tanya mama ras.


" ma pa kak langit," jawab ayu


" iya kenapa sama langit nak ,?" tanya papa ledi.


" kak langit meninggal ma dia di tusuk oleh orang yang gak di kenal.," ujar ayu yang mulai menangis.


" kamu tahu dari mana sayang," tanya papa ledi.


" tadi aku yang nemu kak langit di tusuk oleh orang yang gak di kenal." jawab ayu


" ya sudah kamu bersihin dulu diri kamu terus istirahat." suruh mama ledi.


sesampai ayu di kamar ia langsung membersikan diri, dan mulai mencoba untuk tidur walau pun ia tidak bisa tidur karena menangis sampai akhirnya ia tertidur karena kelelahan.


ke esokan harinya, ayu dan kedua orang tuanya sedang berada di pemakaman bersama keluarga langit.


" sayang kamu yang sabar ya ," ujar mbk Anita Kakak pertamanya langit.sambil memeluk ayu. namun tak ada respon dari ayu dan ternyata ayu pingsan.


" ma pa ayu pingsan " ujar mbk Anita


" kamu bawa ke mobil aja ," jawab mama ras.


plaks off


semenjak kematian langit ayu tidak lagi membuka hati untuk laki laki lain sampai akhirnya, ia membuka hati untuk Cakra, ayu kira cakra akan menjaga dan melindunginya, tapi ia salah bahkan Carra pun menorehkan luka baru di hati ayu.


*****Hay maaf ya part nya masih agak pendek soalnya tangan akuasih agak sakit juga,


dan buat kalian yang udah baca cerita aku


I LOVE YOU🖤🖤🖤🖤🖤


dan salam ya buat semuanya dari


aku AYU PUSPITA SARI 🖤🖤🖤


dan jangan lupa like komen dan BINTANG LIMA YA**