
Telah satu bilan berlalu semenjak kejadian dimana pandu menggatarkan ayu pulang,
kini mereka semakin akrab,setiap akan pergi ke sekolah pandu selalu menjemput ayu,dan begitu pun jika pulang sekolah pandu selalu mengantarkan ayu dengan selamat.seperti pagi ini pandu sedang duduk di ruang tamu rumah ayu bersama dengan ayah ledi,papanya ayu,
" selamat pagi semuanya." sapa ayu
" pagi anak ayah."
" Hay beruang kutub, ayok berangkat ntar telat kita," ajak ayu kepada pandu
" yaudah,. kalok gitu aku sama ayu berangkat dulu ya ayah, assalammualaikum ."
pamit pandu sambil menyalami tangan ayah dan mama ayu,
" waalaikum'salam, hati hati di jalan jangan ngebut bawa mobilnya ." ujar mama ras
" iya "
namun tiba tiba mobil yang di kendarai pandu dan ayu tiba tiba berhenti mendadak,
" kenapa?." tanya ayu
" gak tau, bentar aku cek dulu." jawab pandu
tak berselang lama, jendelah mobil itu di ketuk
" tok tok tok"
" kenapa" tanya ayu
" mobilnya mogok di sini ada bengkel yang dekat gak.?". jawab pandu
". ada tapi di depan sana." ujar ayu
" yauda kamu tunggu di sini ya, aku panggil montirnya dulu ke sini."
namun belum sempat ayu menjawab pandu telah lebih dulu pergi.tak berselang lama pandu telah kembali bersama dua orang montir.
" ini mas mobilnya, yang saya maksud." ujar pandu
" oh iya bisa di tunggu sebentar." ujar sang montir ke pada pandu dan ayu.
kini telah 30 menit berlalu, namun mobilnya belum juga selesai di perbaiki,
" beruang kutub, kenapa lama sekali, montirnya memperbaiki mobilnya." tanya ayu dengan wajah yang kesal.
" sabar sebentar lagi selesai kok." balas pandu
" ya tapi 10 menit lagi bel loh ," ujar ayu
" ya sab" . belum sempat pandu bicara tapi telah terpotong oleh suara sang montir
" mobilnya telah selesai di perbaiki mas" ujar sang monti.
" ya terimakasih pak. ini uangnya."
ujar pandu sambil mberikan uang 300 ribu.kepada sang montir
" terimakasih mas, kalau begitu saya permisi dulu ."
" ayok cepat nanti kita telat" ujar ayu
" iya bawel amat si" jawab pandu
sekitar 10 menit merekah telah sampai di depan gerbang sekolah, namun gerbangnya telah terlunci.
" Tiin,tiin, tiin," Suara klakson mobil pandu
tak berselang lama pintu gerbang telah di buka oleh pak scuriti.dan mobil pandu pun memasuki halaman sekolah.
namun saat mereka baru saja turun dari mobilnya, mereka telah di sebut dengan suara yang sangat memekakkan gendang telinga,
" PANDU, AYU KESINI KALIAN," teriak pak Bambang sang guru BK
" ck bakalan kena hukum ni kita." ujar ayu
namun tak di respon oleh pandu, lalu.mereka berjalan menuju ke arah pak Bambang
" ada apa pak." tanya pandu dengan wajah tanpa rasah bersalah, bedah halnya dengan ayu yang sudah merasa takut.
" PANDU KAMU BERTANYA ADA APA." tanya pak Bambang
" KAMU TAHU APA KESALAHAN KAMU." tanya pak Bambang lagi
". tidak pak ." jawab pandu dengan entengnya.
". kalian berdua telas 5 menit sekarang kalian hormat di tiang bendera, sampai jam istirahat." ujar pak Bambang dengan emosi.
lalu pandu dan ayu hormat di tiang bendera.
" ini semua gara gara kamu kita jadi di hukum, coba aja kalok mobil kamu gak mogok,kita gak bakal di hukum kayak gini." ujar ayu
" nikmati aja hukuman ini, sebagai kenangan." ujar pandu dengan entengnya.
" kenangan katamu, mana ada kenangan yang kayak gini." jawab ayu dengan ketus
" beruang kutub aku udah gak kuat lagi ," ujar ayu
" yauda kita ke kantin ." ajak pandu
" tapi nanti kita hukumanya di tambah." jawab ayu
" nanti aku tanggung jawab,kalok pak Bambang marah." jawab pandu
lalu mereka berdua pergi ke kantin,sesampainya di kantin mereka langsung mesan makanan dan minuman.
" mang Ujang bakso 2, sama es teh 2.juga." ujar pandu
" sip, di tunggu ya."
5 menit kemudian bakso mereka sudah datang
".ini baksonya KK." ujar mang Ujang
" makasi mang ." jawab ayu dengan senyum sumringan.
" wah akhirnya kenyang juga perut aku." akuau ke kelas aja de.
" belum istirahat." jawab pandu
" Oya aku lupa." ujar ayu sambil menepuk keningnya.
pandu yang melihat tingka ayu merasa gemes sendiri,
" gadis ini kenapa sangat mengemaska, aku sangat tertarik denganya." ujar pandu di dalam hati.
" teng, teng, teng, " bel istirahat pun berbunyi dengan sangat nyaring.
" na itu udah bel." ujar ayu
" ya udah kita ke kelas ." ajak pandu,
lalu mereka berdua pergi ke kelas, namun di tenga perjalanan mereka bertemu dengan Ega,Kevin ,aji,dan andrian, dan Randy.
" kalian dari mana " tanya Ega dan Kevin berbarengan.
" dari kantin." jawab ayu dan pandu berbarengan juga
" cie cie cie kok kompak amatsi kalian ber empat kayang dua pasangan yang serasi gitu." ujar Kevin heboh sendiri.
" APAAN SI KALIAN." bentak ayu,pandu, Ega, dan Kevin berbarengan.
" wa na kan barengan lagi." ujar Kevin semakin heboh.
karna tak ingin menghiraukan ucapan Kevin yang memekakkan gendang telinga.maka ayu dan pandu berjalan mneninggal Kevin.
" woy kok aku di tinggal si, aku kan ganteng ." ucap Kevin dengan suara yang sengaja di buat se lebay mungkin.
" idi jijik aku punya temen kayak kamu." sorak aji, Andrian,dan Randy berbarengan.
" kalian kok tega bangetsi sama babang ganteng yang satu ini." jawab Kevin dengan muka yang dibuat se dramatis mungkin.
" kok ada suara ya? tapi gak ada orangnya." tanya Randy
" gak tau mungkin suara hantu ." jawab Ega
setelahnya mereka berlari meninggalkan Kevin sendirian.di sana
" WOY TUNGGU." teriank Kevin. tapi yang lainya sudah tidak terlihat lagi,
sedangkan di dalam kelas ayu sedang tertidur dengan pandu yang sedari tadi memperhatikan wajah damai ayu.
" cantik" cuman itu kata yang keluar dari mulut pandu. dan pandu pun ikut memejamkan matanya.
tak terasa waktu berlalu dengan cepat. kini jam pelajaran telah di mulai kembali akan tetapi suara bel tak membangunkan mereka berdua dari tidurnya.
hingga tiba tiba ada suara yang memekakkan telinga.yang mengusik tidur mereka.
" WOW KALIAN SANGAT SERASI." pekik Kevin dari ambang pintu hingga suaranya menggema di seluru ruangan.
" kalian bisa diam tidak ." bentak pandu dengan tatapan tajam.
Kevin yang di tatap seperti itu oleh pandu menjadi takut sendiri, ia menyengir seperti orang bodoh.
" ya sory " ucap Kevin cuman kata itu yang bisa keluar dari mulutnya yang lain entah hilang ke mana.
lalu pandu menoleh ke arah ayu, dan ternyata ayu Masi tertidur tanpa terganggu dengan suara Kevin sang sangat memekakan telinga.
" ay. ayu bangun" ucap pandu dengan mengelus puncak kepala ayu.
ayu yang merasa ada yang mengelus kepalanya pun merasa terganggu
" eemmgg " ayu mulai mengeliat
" ayu bangun sebentar lagi pelajaran akan diulai." ucap pandu.
" emm iya." jawab ayu dengan suara yang serak khas orang yang bangun tidur.
sedangkan yang lain hanya melongo melihat tingka mereka ber dua