DEAR AYU

DEAR AYU
Sakit



Setelah sepeninggalan Ega kepala. ayu menjadi semakin pusing dan tibunya Sakin panas, sedangkan di sana tidak ada yang menjaga, karna semua yang bertugas sedang rapat di ruang OSIS.


" ah kepalaku kenapa menjadi semakin pusing, dan badandu juga kenapa semakin panas, jika begini aku menyesal menyuru Ega untuk pergi tadi." batin ayu


sudah dua jam berlalu kini waktunya jam pulang sekolah, namun ayu masih belum kembali dari UKS.


" astaga ayu kenapa dari tadi belum keluar apa dia pingsan di sana." pikir ayu yang mulai cemas dengan ke adaan ayu.


" lebih baik aku menyusulnya saja ke UKS ." Ega pun langsung berlari menuju ke UKS, karna terburu- buru Ega pun tak sengaja menabrak seseorang.


" .brug "


" maaf - maaf aku tidak sengaja " ujar Ega meminta maaf, dan hendak pergi namun suara seseorang yang sangat di kenali ya membuat ia berhenti.


" kenapa kamu buru - buru? mau ke mana,?" tanya pandu.


" jangan bilang karna kamu tadi menabrak ku, jadi pengen kaburya ,?" sahut Arnol


ya orang yang di tabrak oleh Ega adalah Arnol.


" enak aja, aku mau ke UKS, tadi ayu pusing makanya aku antar ke UKS namun dia gak mau aku temani, jadinya aku tinggal, tapi ia belum kembali juga sampai sekarang. " jelas Ega panjang lebar.


" hah ayu sakit kok aku gak tau " tanya pandu.


" ia kamu gak tau, kamu aja bolos sama arnol di roftof sekolah." jawab Ega ketus.


" ya ma. " .Balum selesai Arnol bicara, namun pandu sudah berlari menuju ke UKS yang di susul oleh Ega.


" ya Allah begini amatsi nasib hambamu ini, mempunyai besty kok otaknya geser semua." batin Arnol sok jadi yang paling ternistakan.


sesampainya di UKS pandu langsung melihat ayu yang masih tidur di brankar.


pandu ingin membangunkan ayu namun ia tak tega apa lagi sekarang ayu sedang sakit. jadi ia menggendong Ayu, dan alangka kagetnya pandu saat menyentu kulit tubuh ayu yang terasa sangat panas.


" astaga ay badan kamu panas banget." batin pandu.


" Ar gua pinjam mobil Lo ya, Lo bawah motor gua aja, dan jangan lupa anterin Ega pulang." ujar pandu.


" ya Bawak aja," balas Arnol


30 menit berlalu kini pandu dan ayu telah sampai di rumah, pandu langsung membawa ayu ke kamarnya dan menurunkan ya dengan sangat hati hati.


" ay cepat sembu aku takut jika kamu sakit terus ," batin pandu. segera pandu mengambil kompres untuk mengompres ayu sebelum dokter sampai.ya pandu sudah menelpon dokter untuk memeriksa keadaan ayu.


20 menit setelah nya dokter yang di tunggu pun sampai.


" permisi mas biar saya periksa dulu adik nya.".ujar sang dokter yang mengira jika ayu adalah adik dari pandu,


tapi ia tak mempermasalahkan itu yang terpenting baginya adalah ayu yang segera di periksa oleh dokter.


dokter cantik itu pun langsung memeriksa ke adaan ayu.


" bagai mana dok." tanya pandu.


" jadi gini mas adik nya tidak apa - apa ia hanya kelelahan dan kurang tidur saja, ini saya tuliskan resep obatnya." jelas sang dokter sambil memberikan kertas resep obat.


" saya permisi dulu mas " pamis sang dokter.


" ya terimahkasih dok." selepas kepergian dokter.


pandu langsung menelpon Bagas.


" *hallo kenapa bro tumben nelpon " jawab Bagas di seberang sana


" tolong Lo beli obat yang gua kirim di wa Lo sekarang, terus Lo antar ke rumah ayu." balas pandu.


" tapi aku gak tau rumah ayu " tanya bagas


" gampang ntar gua serlok " balas pandu*.


" ok 20 menit lagi gua sampai di rumah ayu. "


lalu tanpa menunggu jawaban dari pandu Arnol langsung memutus sambungan telepon secara sepihak.


" wa ini anak bener - bener, untung gua lagi butuh sama dia ," gerutu pandu di dalam hati.


" auw kepalaku pusing, aku haus ." guman ayu


" ay kamu udah bangun, ni minum dulu ." ujar pandu sambil menyodorkan gelas berisi air minum.


ayu pun langsung meminum nya sampai kandas.


" ay maaf, karna aku kamu jadi kurang tidur gini." ujar pandu liri. dengan mata yang memerah menahan tangis.


" udah ini bukan salah kamu kok, sini peluk dulu." ujar ayu menyuru pandu untuk memeluk nya,


" Ting tong"


. . " Ting tong" suara bel membuat pelukan merekah terhenti.


" beruang siapa yang Dateng malam malam kayak gini.?" tanya ayu.


" Bagas mungkin, sebentar ya aku temuin dulu ya ." lalu pandu langsung keluar dari kamar dan turun ke bawah


" bro ini obatnya, gua langsung pamit ya,.soalnya mau jalan sama.gebetan gua." pamit Bagas.


" siapa gebetan Lo." tanya pandu penasaran.


" itu si Luna Adek kelas kita " balas Bagas dengan senyum yang merekah.


" ya Sono pergi, gua gak butu Lo lagi." sahut pandu sambil menutup pintu.


" ya Tuhan tolong buat lah Teman saya menjadi sadar " batin Bagas


" ay makan dulu ya abis itu minum obat ." ujar ayu.


" tapi aku belum masak." ujar ayu


" gak papa tadi ayu udah bikin sup, ya walaupun tidak seenak buatan kamu ." ujar pandu.


" suapin ." pinta ayu


" kenapa ayu menjadi sangat manja jika ia sedang sakit .". batin pandu bertanya - tanya.


pandu langsung menyuapi ayu dengan sangat telaten.


" sekarang minum obatnya ya ." ujar pandu menyodorkan pil berwarna putih itu.


" kamu istirahat aja di sini, kalok gak kamu tiduran aja," ujar pandu sambil menyelimuti ayu.


" tapi aku mau mandi ." rengek ayu seperti anak kecil.


" ya kamu istirahat dulu, nanti aku bangunin untuk mandi." jelas pandu


" tapi a- ."


belum selesai ayu bicara sudah di potong oleh pandu.


" tidak ada penolakan, atau kamu mau aku tinggal sendiri, aku mau jajan sama Bagas,Arnol,dan Kevin. mau.?" jawab pandu.


sedangkan Ayu langsung memejamkan mata nya dia tidak ingin di tinggalkan sendirian apa lagi pandu enak jajan,dan dia di tinggal itu sangat tidak adil pikir ayu.


pandu segera keluar dari kamar ayu menuju kamarnya,


" aku telpon bunda aja kalik ya kalok ayu sakit dan sikapnya berubah jadi manja." batin pandu, lalu segera menelpon bunda ras mama nya ayu,


" hallo assalammualaikum,


pan ada apa .?" tanya bunda ras.


" waalaikum'salam,


Bun pandu cuman mau kasih tau kalok ayu lagi sakit, tapi tenang aja kok ayu cuman kecapean aja kata dokter,. tapi bun ada yang aneh sama ayu." guman pandu yang merasa ragu dengan ucapan ya.


" aneh gimana maksud kamu pan." tanya bunda ras.


" itu Bun kok ayu senjak sakit ia berubah jadi manja ya Bun, ya biasanya kan bunda juga tau kalok aku sama ayu sering ribut." .jelas pandu panjang lebar.


sedangkan bunda ras tertawa di seberang sana mendengarnya.


" bunda kok ketawasi .". ujar pandu


" ya maaf sayang, ayu kalok lagi sakit dia memang sangat manja apa - apa dia minta kita yang lakuin, terus juga ayu tu sangat suka jika di kasih es krim rasa strawberry, biasanya ayu langsung sembu." balas bunda ras.


" ok kalok gitu pandu tutup dulu ya Bun. assalammualaikum." pamit pandu


" waalaikum'salam." jawab bunda ras. dan sambungan telepon pun terputus.


" **Hay semua kali ini udah aku up agak panjang ya


terus juga mungkin di antara kalian Ada yang tanya kenapa pandu itu manggil mama ras dengan sebutan bunda. itu karna pandu waktu SMP sering ke rumah ayu sama mamanya yang lagi arisan. karna muka mama ras itu mirip sama tantenya yang udah meninggal, jadi mama ras nyuru pandu buat manggil mama ras dengan sebutan BUNDA kayak pandu manggil tantenya.


* buat kalian l LOVE YOU πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€


jangan lupa like, komen, bintang limanya, dan tambakan ke favorit kalian.


salam dari aku ayu Puspita sariπŸ€—**