DEAR AYU

DEAR AYU
MENCARI KESIBUKAN



Tak lama kemudian papa Ledi.a papanya ayu turun ke bawah.dia melihat anak dan istrinya ada di ruang keluarga.


" ma, apa yang terjadi dengan anak kita". tanya papa ledi kepada istrinya


" mama juga tidak tahu pa".


" sayang kamu kenapa nak". tanya papa ledi kepada ayu


" cakra pa,ma, "jawab ayu dengan suara yang gemetar menahan isak tangisnya


" cakra kenapa nak " tanya papa ledi


" cakra udah menikah sama cewek lain pa,ma,."


jawab ayu sesunggukan.


sedangkan mama dan papanya syok,mendengar penuturan anak semata wayangnya itu


"Gimana ceritanya cakra bisa menika sama cewek lain sedangkan dia suda lama pacaran sama kamu." ujar papa ledi menahan amaranya karna ia merasa anak kesayanganya telah di permainkan.


"jadi cakra ia udah lama suka sama cewek itu pa, dan aku hanya dijadikanya sebagai tempat pelampiasanya aja pa,selama ia menunggu cewek itu di singapur, dan cakra pindah ke jakarya demi cewrk itu pa,bahkan sampai cewek itu hamil anaknya cakra pa,dan akhirnya cakra menikahi cewek itu pa, sebagai bentuk tanggung jawabnya kepada cewek itu pa."


papa ledi yang mendengarnya pun hanya bisa menenangkan anaknya dengan cara memeluk ayu,


"kamu yang sabar sayang cowok bereksek seperti cakra gak pantas sama kamu ". jawab papa ledi


" mulai sekarang kamu lupain cakra ya nak, walau pun papa tau bahwa itu tidak muda tapi papa yakin kamu pasti bisa sayang."


" sekarang kamu istirahat sayang " ujar mama ras


lalu ayu pergi menuju kekamarnya,


kini telah satu minggu berlalu ayu hanya menghabiskan hari-harinya dengan menangis,ngelamun,dan selalu menyendiri.


seperti saat ini ayu sedang duduk di mejanya sambil menghadap ke luar jendelah dengan pandangan yang kosong,


lalu ega berjalan menuju ke bangku ayu


" kamu boleh sedih tapi jangan sampai kesedihan itu menguasai diri kamu,karna kamu juga punya hak buat bahagia, kamu harus banyak meliang kan waktu kamu untuk hal hal yang fositif," nasehat ega kepada ayu, ya walau pun ayu tak menjawab nasehat ega,


namun di dalam hatinya ia membenarkan apa uang di katakan oleh ega, ayu bersyukur memiliki teman seperti ega .yang selalu ada meski ayu dalam kondisi terenda pun.


sepulang sekolah ayu mampir ke tokoh buku yang ada di pinggiran jalan.


". ya benar kata ega, kamu harus bisa move'on dari cakra ayu,kamu bisa semangat". ujar ayu menyemangati dirinya sendiri.


tiga puluh menit berlalu kini ayu telah sampai di rumanya.


" akhirnya sampai juga" guman ayu lalu ia langsung menuju kar mandi,dan setelanya ia mengbil ponselnya.lalu mencari kegiatan yang positif dari internet. lalu di situ bamyak sekalih kegiatan yang muncul seperti memesak, liburan berolaraga,dan mengikuti kegiatan yang ada di sekolah.


" ok besok aku akan coba berrolaraga ringan dulu,dan memasak" guman ayu. lalau ayu pun membaringkan diriny di kasur dam mulai meniju alam mimpinya.


namun tak seperti malam malam biasanya ayu selalu tidur dengan. nyenyak tapi tidak dengan malam ini ayu terlihat sangat selisa


" tolong "


" tolong aku"


"hiks hiks hiks"


"ttoolloonngg" ucap ayu sambil berteriak lalu ia terbangun


" kenapa mimpi itu datang lagi ? bukanya aku sudah lama tak memimpikan itu? lalu siapa orang yang berlumuran darah itu aku tidak bisa.melihat wajanya aku tidak ingat kenapa perasaan aku menjadi tidak enak ya semoga tidak terjadi apapun ya allah" monolog ayu dalam hati.


lalu iaelanjutkan tidurnya karna hari masih malam


keesokan harinya ayu bangun pagi pagi sekalih, kini waktu masi menunjukan pukul 04:00.


akan tetapi ayu sudah bangun ia memcuci mukanya, menganti pakaian lalu pergi untuk olahraga di lantai atas.