
PANTAI
Chapter 1. KEPERGIAN
pagi hari yang indah mentari telah bersinar menandakan mulainya aktivitas bagi semua orang, kecuali seorang gadis cantik yang masih berbaring di tempat tidurnya,
matanya sembab,kantung matanya berwarna hitam menandakan jika gadis itu menangi dan tidak tidur sepanjang malam.
akan tetapi ia mulai turun dari tempat tidurnya untuk menuju kamar mandi dan bersiap untuk berangkat ke sekolah
sudah 30 menit berlalu kini gadis itu telah tiba di kelasnya,
" Hay kenapa sama wajah cantikmu?". tanya *Ega nadia, ia adalah sahabat Ayu Puspita Sari dari kelas 10
" Cakra udah pindah ke Jakarta " jawab ayu dengan lesu
Ega yang mendengan Cakra udah pinda ke Jakarta pun sangat senang,namun ia pura -pura sedih di depan ayu sahabatnya itu, bukan karna Ega jahat kepada ayu.
hanya saja Cakra tak sebaik apa yang dilihat ayu ,Cakra sering datang ke club' malam,mabuk,bahkan yang lebih para ia mengonsumsi obat -obatan terlarang.
dan kenapa Ega bisa tau? karna salah satu teman Cakra juga teman Ega.
ayu yang melihat Ega hanya melamun, menjadi kesal,
" apa yang kamu pikirkan? ngebayangin betapa sedihnya aku saat ini?" tanya ayu dengan wajah yang di tekuk
Ega yang tersadar dari lamunannya hanya bisa menyengir kuda seperti orang bodoh,
" gak kok aku gak ngebayangin sehancur apa kamu" jawab Ega denganemunjukan wajah bersalahnya.
" ya terus ngebayangin apa "
" ngebayangin bagai mana hubungan kalian "
di dalam hati Ega berharap bahwa hubungan mereka bubar, namun apa yang di bayangkan Ega salah
jawab ayu dengan air mata yang hampir tumpah,
" oh " Ega hanya ber oh karna guru mapel telah masuk ke dalam kelas dan bersiap untuk memulai pelajaran
tak terasah hari mulai sore kini ayu dan semua murid telah keluar dari kelasnya masing-masing
menuju gerbang sekolah begitupun dengan ayu, Ega, dan Alvin
" gua duluan ya Ay Al kalian mau bareng gua gak soalnya rumah kita ber tigakan searah?" tawar Ega kepada Alvin dan ayu
" gak kamu duluan aja, itu supir aku juga udah sampai " balas ayu
" aku juga Bawak mobil " sahut Alvin
" kalau gitu kita pisah di sini ya besty n'tar malam kita mimbrung di grup ya
" ok" ujar ayu dan Alvin berbarengan
Tak terasa waktu berlalu dengan cepat kini telah 3 bulan ayu selalu menanti kembalinya Cakra. setiap sore sepulang sekolah ayu selalu menyempatkan dirinya untuk duduk di tepi pantai.
sambil bermain pasir,
hari ini tepat 3 bulan Cakra pergi meninggalkan Palembang,
" Cakra hari ini tepat 3 bulan kamu pergi, kamu bilang kamu akan kembali bukan?cepatla kembali Cakra aku merindukanmu apaka kamu juga merindukan aku"
kini ayu takbisa lagienahan rasa sesak di dada nya bulir bening mulai meluncur tanpa bisa di tahan lagi
tiba -tiba ada nomor yang tidak di kenal mengirimlan foto dan vidio. awalnya ayi kira orang itu salah kirim namun setelah melihat ada wajah cakra yang sedamg menggunakan pakaian pengantin. hatinya pun mendadak tak enak.
"kenapa ada cakra sama seorang peeempuan yamg tidak aku kenal. menhhunakan pakaian yang sama.