
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat sudah satu bulan berlalu hubungan Ega dan Kevin semakin romantis,
begitu juga dengan Sinta dan Arnol mereka berdua juga sudah terang terangan bucin, ya walaupun mereka belum meresmikan hubungan mereka.
bedah halnya dengan hubungan ayu dan pandu, jika hubungan dua pasangan lain bertbah romantis maka ayu dan pandu menjadi renggang, ayu terlihat seperti menjaga jarak dari pandu. sama halnya seperti pagi ini.
" ay, kamu kenapa si selalu menghindari ak?." tanya pandu ketika ia sudah bisa menghentikan ayu.
" aku gak menghindari kamu kok." ayu berusaha untuk tidak terlihat gugup.
" tapi kenapa kamu selalu menghindari aku. akhir-akhir ini."
" aku sedang punya urusan, jadi aku sibuk."
" sibuk dengan hal apa, kasih tau aku." pandu masih berusaha untuk menanyakan ayu.
" gak semua hal tentang aku kamu harus tau." setelah mengatakan itu ayu langsung pergi menjau.
pandu memandang kepergian ayu dengan perasaan yang campur aduk.
"maaf kan aku pan, bukannya aku ingin menjauhiku namun ini yang terbaik untuk kita aku gak mau di saat aku sudah pergi untuk selamanya kamu merasa terpukul." guman ayu di dalam hati.
Di kelas pun ayu terlihat tidak pokus dengan pelajaran sehingga menarik perhatian Ega yang duduk di samping ayu.sampai waktu istirahat tiba, Ega pun tidak tahan lagi untuk tidak bertanya ada apa sebenarnya.
" ay kamu kenapa, dari tadi aku perhatiin kamu gak pokus terus.? tanya Ega
. " gak papa aku cuma gak enak badan aja." jawab ayu lesu.
" ya udah kamu istirahat gi ke UKS." usul Sinta.
" eemm" ayu langsung pergi ke UKS, namun kepergian ayu mengundang pertanyaan di benak mereka,
Sesampai di UKS kepala ayu mulai pusing dan dada nya terasa nyeri.
" ya Allah kenapa harus di sekolah aku sakit nya," batin ayu.
namun karna tak kuat lagi ayu menelpon dokter yang menanganinya. sekitar tiga pulu menit, dokter Surya sudah Tibah di sekolah ayu,
" permisi dek saya mau tanya UKS di sebelah mana ya?" tanya dokter Surya kepada salah satu murid.
" di lantai dua kak." jawab siswa itu bingung.
sesampai nya dokter Surya di UKS dia melihat ayu sedang tertidur di brankar dokter Surya pun mendekati ayu untuk membangun kan ya.
" ay bungun." dokter Surya mengguncang pundak ayu pelan.
" dok panggil ayu lema" panggil ayu lemah
" kenapa kepala kamu sakit lagi.?" tanya dokter surya. yang mendapat angukan dari ayu. tanpa mengulur waktu lagi dokter Surya langsung menggendong ayu ke rumah sakit.
" ayu saya periksa dulu ya keadaan kamu." ujar dokter Surya
" iya dok" balas ayu lemah
dokter Surya pun langsung memeriksa ke adaan ayu. sekitar tiga pulu menit hasil laboratorium nya keluar,
" ay saya ingin menyampaikan sesuatu sama kamu, mungkin ini berat buat kamu tapi kamu harus kuat," jelas dokter Surya
" ada apa dok," tanya ayu namun di dalam hatinya ia merasakan hal yang tidak enak.
" saya ingin menyampaikan jika hasilnya sudah keluar, saya minta maaf karna kelalaian saya salah dalam memponis kamu." ujar dokter Surya
"maksud dokter apa." bingung ayu karna jika doktet Surya sala dalam pemponisnya berarti ia tidak sakit, ada secerca harapan di hati ayu namun itu tidak berlangsung lama karna kata selanjutnya yang keluar dari mulut dokter Surya membuat waktu seakan berhenti dan dadanya merasa kan sesak yang luar biasa.
" sebenarnya kamu tidak sakit kanker otak, itu kesalahan saya dan hasil kamu tertukar dengan pasyen lain, tapi kamu mengalami kangker hati stadium akhir." jelas dokte Surya.
" deg"
tanpa terasa air mata ayu keluar tanpa bisa ia tahan lagi.
" **ya Allah apa lagi ini kenapa hidup ku seberat ini, apa aku tidak punya harapan lagi buat hidup dengan tenang, aku tidak tahu ini ke sedihan atau** **kesedihan lainnya," guman ayu dalam hati.
Hallo semua maaf ya sudah hampir dua bulanan ini aku gak update soalnya aku hp aku yang ini rusak dan baru bisa di benari sekarang
I LOVE YOU semua💜🖤🖤🖤🖤
oh ya jangan lupa follow Ig ak ya @ayupuspitasari627
@ayupuspita6490
nanti di bab 30 aku akan kasih visualnya di Ig supaya kalian gak ke tinggalan kalian follow Ig ak, tenag aja aku gak sombong kok nanti ak follback Ig kalian
syu 🖤🥰**