
Sepulang dari rumah sakit ayu terlihat murung namun ia berusaha untuk terlihat ceria karna ia tak ingin orang tuanya tau tentang penyakit yang di deritanya.
" kamu kenapa sayang kok kayak lemes gitu, kamu sakit.?" tanya mama ras.
" gak kok ma, ayu cuma kecapean aja."
" ya udah kamu jangan begadang, istirahat gi." ujar mama ras
Ayu pun langsung menuju kamarnya, sesampainya di kamar, ayu menangis sejadi- jadinya.
" ya Allah kenapa ini terjadi dengan ku, aku takut ya Allah jika aku nanti pergi untuk selamanya." pikir ayu
Sampai - sampai ayu tertidur dalam ke adaan yang sangat kacau karna kelelahan menagis.
Ke esokan pagi nya ayu terbangun karna sinar matahari yang menyilaukan,
ayu langsung mencuci mukanya dan menggosok gigi, kemudian dia turun ke bawah.
" pagi mama sayang," sapa ayu
" pagi juga sayang, tumben kamu bagun pagi." tanya mama ras sedikit menyindir memang.
" apaan si ma anaknya bangun pagi kok mala di ledikin" Rajuk ayu.
" tapi memang kamu tumben Bagun pagi." ledek papa ledi yang enta datang dari mana.
" is papa ni kok kayak hantu Dateng gak bilang-bilang." sewot ayu
" mana ada hantu yang ganteng kayak papa." sombong nya.
" ya gak ada, kan papa lebih jelek dari hantu." sengit ayu.
" ok kalok gitu uang jajan kamu papa potong, kamu bukan anak papa lagi." ancam nya
" ya gak boleh gitu dong, ya gak de papa aku yang paling baik, yang paling ganteng sedunia." bujuk ayu walaupun ia tau papa nya hanya pura -pura marah dengannya, tapi ai tidak ingin ketinggalan momen seperti ini di hidupnya.
Sedangkan mama ras yang melihat kelakuan anak dan suaminya hanya bisa menggelengkan kepalanya saja, walaupun begitu ia berasa bahagia karna keluarganya harmonis.
" sudah-sudah kalian jangan berantem Mulu ayo sarapan " lerai mama ras
" papa ma yang mulai." sungut ayu sambil menjulurkan lidah nya
" sudah-sudah kalian sini sarapan." lerai mama ras.
lalu Meraka sarapan bersama di saat sarapan tidak ada yang berbicara
selesai sarapan ayu menuju kamarnya untuk membersikan diri.
" Ma aku mau izin ke luar bentar ya." izin ayu
" mau ke mana." tanya mama
" mau ke taman bentar ma,"
" ya udah kamu hati-hati ya." pesan mama ras
Sesampainya di taman ayu duduk sendiri di bangku taman, ke adaan taman saat ini lumayan sepi.
Dalam hati ayu berdoa supaya ia bisah hidup lebih lama lagi,
saat sedang asik melamun ayu di kejut kan dengan seseorang yang memukul pundaknya pelan.
" hai lama kita gak ketemu,kamu makin cantik aja," ujarnya
" biasa aja kalik." balas ayu
" oh ya re kamu kok bisa ada di sini.?"
" bisa dong ini kan tempat umum." balas Regan
ia cowok itu adalah Regan,
" ay, kamu harus kuat apa pun yang terjadi ke depannya aku selalu ada untuk kamu."
" maksudnya aku gak ngerti." balas ayu karna memang ayu bingung apa maksud dari ucapan regan.
" sebenarnya aku tau kamu lagi sakit,"
deg
jantung ayu berdetak kencang ia takut jika Regan tahu ia sakit kangker. namun perkataan Regan selanjutnya membuat ayu bernapas lega.
" tapi aku gak tau kamu sakit apa." ucap Regan.
" tahu dari mana kamu aku sakit " sewot ayu
" kemarin waktu di rumah sakit aku juga ada di sana untuk Nebus vitamin Adik aku." jawabnya santai
" **hai semuanya, apa kabar semoga kalian sehat selalu ya,
L love you 💜 💜 🖤 🥰
oh ya buat visualnya udah ada di Ig aku ya jangan lupa follow Ig ak ya, ak gak sombong kok nanti kalian aku follback janji,✌️
Awalnya aku mau kasih visualnya waktu bab 30 an tapi gak jadi, aku kasih sekarang aja
dan ini Ig aku ya
@ayupuspita6490**